
Setelah pergulatan panjang semalam aisa kelelahan sampai mereka bangun kesiangan
Aisa terkejut saat jam sudah pukul 11.00
" sayang bangun ini udah siang kamu ga kerja kak ini uda pukul 11 gimana dong " aisa membangunkan ziad
" hmmm iya, aku uda bilang ga masuk, sini " ziad mengajak tidur lagi
" gak, huh yaudah aisa beres -beres dulu deh " jelas aisa
" emhh " ziad mengangguk
Aisa bangun dari kasur memasak utuk ziad,
30 menit berlalu
"sayang" bisik ziad pada Aisa yang sedang merapikan kulkas terkejut dengan bisikan ziad disampingnya.
"Aih kakak buat aku jantungan ah " kesal aisa
" ahahahha maaf deh lagi apa tu" tanya ziad
" lagi nyusun belanjaan yang di antar mba tuti tadi, kebetulan aisa uda selesai masak jadi sambil nunggu kakak turun aku nyusun ini sendiri deh" jelas aisa
" iya yaudah perlu di bantuin ga nih" tanya ziad
" em gausa deh soalnya uda mau kelar juga nih kak, kakak sarapan dulu gih sana, " jelas aisa
" aku tunggu kamu ya" tanya ziad
" gausa bentar lagi juga kelar sayang galama kok, makan dulu ya" jelas aisa lagi
Ziad ke arah meja makan dan duduk menunggu aisa
10 menit berlalu aisa menuju kemeja makan
" loh kok belum dimakan" tanya aisa
" aku uda bilang nungguin kamu " jelas ziad
" kakak serius deh ih" aisa agak kesal
" aku pengen disuapin" jelas ziad
" kakak kan bisa makan sendiri" jelas aisa
" yaudah sini" aisa akhirnya mengalah, karna di tatap tajam oleh ziad.
Pelan-pelan aisa menyuap ziad.
di dalam ruang kerja aisa menemani ziad yang sedang bekerja dirumah, aisa berbaring disofa menonton film
" hem eeeeee eee" aisa terbawa suasana menangis sesegukan karna menonton
" oke bagus, kita harus , tunggu sebentar " Ziad yang fokus meeting di laptop mendengar tangisan sesegukan aisapun menyetop meeting sesaat, semua menyaksikan perbincangan tersebut
" kenapa sayang" tanya ziad yang menoleh kearah aisa
" hemm eeeeee gapapa film nya sedih banget sayang, gakuat banget eee " jawab aisa sesegukan
" sayang, kamu buat aku panik, aku lagi meeting tolong dikecilin suara tangisannya yaa " jelas ziad sambil bersuara kecil.
" oke lanjut " ziad melanjutkan meeting
__ADS_1
Karyawan yang menyaksikan suami istri tersebut bergosip bahwa aisa sangat imut.
" kalian semua kenapa, kenapa bisik-bisik hem, kalo ada hal yang ingin disampaikan sampaikan saja" jelas ziad, semua terdiam dan melangsungkan meeting tersebut dengan lancar.
Meeting selesai dan aisa masih dengan dramanya yang sedih.
"Nonton apa sih sampe nangis gitu" tanya ziad yang menuju kearah aisa
" drakor bad mother sayang sedih banget " Jelas aisa yang sudah bermuka sembab karena tidak berhenti menangis.
" uda uda besok aja dilanjutin, kalo nonton semuanya sekaligus aku yakin mata kamu akan meledak itu tu kembung banget, udah ini di simpan dulu"
" ibunya kuat banget huhuhu " aisa nangis ga karuan
" uda sayang "
" kakak udah siap meeting?" Tanya aisa
" udah, udah diketawain seruangan sayang, kamu nangis kenceng banget tadi, orang-orang pada bingung eh kamu malah nonton, dasar kamu" jelas ziad
" ih aisa gasadar maaf ya " aisa minta maaf kepada ziad
" udah gapapa, mereka juga ngerti kok" jelas ziad
" sayang, ini pukul berapa? " tanya aisa
" pukul 5 kenapa? " jawab ziad
Aisa langsung menelfon sela tanpa menjawab ziad
" halo uda bebas belum" tanya aisa
" oh pada kompak ya kalian saling ngadu " jeff mengangkat telfon sela
" kalian sama nakalnya, uda dibilangin jangan terlalu over keras kepala, " jeff memarahi aisa
Ziad melihat aisa dengan tatapan setuju dengan jeff yang sedang memarahinya
" ih padahal ga ngapa-ngapain, apaan sih kalian ini posesif amat, orang kita sesama cewek aja kok" jelas sela
" sela gabole keluar seminggu dari rumah, jangan dekat2 dengan istri kakak dulu dia lagi kakak hukum, kalo kamu mau gabung sini aja sama besti kamu dikurung di rumah aja jangan kelayapan kemana-mana" marah jeff
" ih gamau " jelas aisa
" yauda telfon kakak tutup ya salam buat ziad, yang super lembut itu" pesan jeff
" enak aja " balas ziad dari telfon
" yaudah" jelas aisa
" kamu harus sadar suami kamu terlalu baik" jelas ziad
" heem baik banget" aisa mendekat
" kamu jangan nakal ya" ziad menggelitiki aisa
" ahahaha kakak yang nakal"
Mereka saling bercanda bersama dalam ruang kerja
Keesokan harinya aisa mampir kerumah sakit untuk mengunjungi ayahnya
Sepanjang aisa memasuki rumah sakit semua orang terus menyapa dengan hormat kepada aisa
__ADS_1
" wah makin cantik aja yang abis liburan bareng suami" Tiba- tiba dokter rani datang
" hehhehe masa sih" cengir aisa
" hawa baru bulan madu tambah glowing aja "
" ahahahhah" mereka berdua tertawa bersamaan
" aduh aduh skip skip, gimana dok akhir-akhir ini lancar tidak " tanya aisa
" lumayan capek dok huh," jawab dokter rani
" wadu harus semangat yaaa " aisa menyemangati
" sudah tanggung jawab saya dok,"jelas dokter rani
" em yaudah saya keruangan bapak dulu ya " pamit aisa
" iya dok silakan" jawab doketer rani
Aisa pergi dengan tersenyum, aisa pergi menuju ruangan papanya
//cklik" suara pintu
" anak papa datang kesini ada apa nih" tanya papa primanto
" emangnya harus ada sesuatu gitu kalo mau ketemu papa" jelas aisa
Papa primanto hanya tersenyum,
" aisa cuma kangen aja sama rumah sakit, terus kangen papa juga jadi main, kesini deh" jelas aisa
" bisa aja kamu, jadi gimana suasana barunya?, papa rasa kamu pasti bosan, yang biasanya kerja, kerja, dan kerja sekarang duduk dirumah aja" jelas papa primanto
" ih papa bener banget, bosan sendiri dirumah pa" jawab aisa
" makanya kamu cepet-cepet punya anak biar rame sayang"
" papa itukan bukan kuasa kita pa, mungkin belum waktunya kali" jelas aisa
" iya sayang papa ngerti"
" pa aisa aisa mau ngomong sesuatu sama papa, tapi papa janji jangan marah ya pa" jelas aisa
" ngomong apa " tanya papa
" gini kak sela di hukum gaboleh keluar kamar seminggu sama kak jeff" jelas aisa
" apa" panik papa
" ** tunggu dulu pa, papa janji ya sama aisa jangan marahin kak jeff, papa cukup bilang sama kak jeff untuk biarin kak sela keluar, aisa bosan gapunya teman paa " jelas aisa
" kamu tu yaa tukang ngadu, yaudah nanti papa sama mama main kerumah mereka,"
" pah jangan bilang aisa kasi tau papa ya, papa pura-pura gatau aja soal ini, tapi papa harus atur taktik supaya aisa sama kak sela bisa pergi main bareng ya," jelas sela
" kamu ya, emang salah apa sih sampe dihukum gitu," tanya papa primanto
" cuma kenight party pah, orang kami perempuan semua, terus apa salahnya coba kamikan uda gede pah" jelas aisa
" kalian sih keras kepala"
" yaudah paa bentar lagi aisa ke kantor kak ziad, papa jangan lupa ya papa. Aisa pergi dulu muah " aisa pamit dengan papanya
__ADS_1
" dasar kamu" papa aisa geleng-geleng