TIBA TIBA JADI ISTRI CEO DINGIN

TIBA TIBA JADI ISTRI CEO DINGIN
rahasia


__ADS_3

Aisa di tarik keluar oleh Jeff


"Kak"


" Kamu ini bodo banget masa ga tau kamar kakak "


Jeff kesal


" Ya maaf kak Aisa pikir itu kamar kakak deh kemaren aisa taruh tas kakak disitu "sambil garuk garuk kepala


" Kamu muda2 uda pikun "sambil toel


" Ih "Aisa kesel


" Ayo makan " ajak Jeff


Mereka menuju ruang makan saat makan Aisa bingung dan bertanya.


" Kak itu temen kakak ? "


" Iya yang kakak cerita itu "


"Ouh"


" Kakak gatau tu tiba-tiba aja balik ke indo "


" Em " Aisa cuek


Setelah memakai baju Ziad keluar dan langsung pergi bekerja, Zaid berjalan keluar melewati Jeff dan Aisa


" Bro sarapan bro ni " ajak Jeff


" Thanks bro di kantor aja buru- buru ni " tolak Ziad


"Oh oke deh hati- hati bro"


"Oke"ucap Ziad sambil berjalan keluar


" Kalian kok uda kayak suami istri aja deh, kakak emang se perhatian itu sama dia kok aku jadi aneh " tanya Aisa


" Kamu ini kami hanya teman ya jangan pikir yang bukan-bukan"sangkal Jeff


" Hemm Aisa kan cuman tanya "


" Kamu ga kerja Ai " tanya Jeff


" Kerja tapi aku masuk siang makanya sempet bawa sarapan buat kakak hehehe "


" Yauda kakak uda siap makan ni kakak langsung ke kantor ya oke kamu beresin ini dulu baru pulang "


" Iya ih "


" Yauda kakak berangkat kerja dulu "


" Oke deh "


Keesokannya mama menelfon Aisa dan Jeff untuk makan malam bersama dan Jeff mengajak Ziad untuk makan bersama dengan keluarga mereka

__ADS_1


" Aisa" panggil mama


" Kakak kamu bawa temen tapi mama gatau siapa cewe apa cowok nih " mama kepo


" Mana aisa tau ma aisa kan sibuk banget mana sempat kepo kehidupan kakak " ucap Aisa santai


"Oh iya sih Yasuda " mama berbalik sambil kebingungan dengan segudang pertanyaan yang menumpuk dalam kepalanya.


" Ayok bantu mama siapkan ini semua kemeja makan "


" Okkey mami ku " Aisa mengangkat jempol


Mereka berdua menyiapkan makanan untuk makan malam bersama nanti.


" Maa udah beres nih " Aisa selesai dengan tugasnya


" Yauda kalo uda siap kamu mandi dulu beres beres"


Sambung mama


" Okkey mama ku cantik " Aisa berjalan menuju kamar untuk bersih bersih


Waktu makan malampun tiba, dua org tua yang menunggu anak nya pulang dan tiba tiba pintu berbunyi.


" Tring " suara bel pintu


" Aisaaa Aisaaa " mamak memanggil Aisa


" Iya ma " sahut Aisa sambil memainkan hpnya


" Ada yang datang tu kamu bukain pintu mama lagi beres beres ini " sahut mama


" Cklekkk " suara pintu


" Kakak " panggil aisa


" Mau peluk" aisa mengulurkan tangan meminta dengan manja


Jeff memeluk Aisa dan mengelus mengelus rambut nya Aisa.


" Yauda kamu ih uda gedek masi manja banget " sahut kakak dengan wajah yang senang dengan sikap adik nya yang manja.


" Biarin ih kenapa memang kan bukan orang lain kan kakak nya aisa " Aisa manja


" Iya iya " sahut Jeff


Ziad yang dari tadi sudah berdiri dibelakang Jeff Tanpa disadari oleh aisa menggeleng-gelengkan kepala, dan Aisa pun menyadari adanya Ziad di belakang Jeff, Aisa langsung berdiri tegak dan menyuruh masuk ke dua orang itu.


" Silakan masuk" ucap Aisa malu dengan ziad karna sikapnya kepada kakak nya tadi.


Jeff dan Ziad masuk menghampiri orang tua nya


" Maa, Paa Jeff pulang " sembari menuju meja makan .


" Sayang yaampun mama kangen banget " ucap mamanya Jeff


Jeff mencium pipi mama dan juga papa nya.

__ADS_1


" Ma kenalin ini sahabat jeff di amerika dia yang uda buat jeff sesukses ini maa " sambil menepuk bahu sahabatnya yaitu Ziad.


" Hallo om, tante saya Ziad " sapa Ziad


" Hah nak Ziad silakan duduk gausa segan-segan sama kita ya, anggap saja rumah sendiri" ucap mama nya Jeff


" Oh iya tante ini bingkisan buat tantee " sambil mengasih bingkisan yang dia bawa.


" Yaampun repot repot deh " ucap Mama Sujia


" Gapapa tante " sambil duduk di meja makan.


Semuanya sudah berkumpul di meja makan.


" Nak Ziad jangan Sungkan-sungkan ya makan yang banyak ya nak " ucap  Mama Sujia


" Makasi banyak tante " Ziad sambil tersenyum


" nak Ziad kerja apa si kalo tante boleh tau " tanya Mama Sujia.


" saya CEO goulviz tante " sahut Ziad


Mata mama Sujia terbelalak menatap suami nya dan begitu juga dengan suaminya yang sembari tadi hanya diam takut merusak mood istri nya bagaimana tidak CEO Goulviz yang duduk di depannya ini adalah anak temannya yang akan di jodohkan dengan Aisa.


" Oh yaya "  Mama Sujia tersenyum sambil memberi isyarat untuk suami nya agar menutup mulut rapat- rapat.


" Mama hanya tertarik sama Ziad aja dari tadi asik banget nanya nanyain Ziad" ucap Jeff


" Aduh sayang kamu jangan cemburu dong mama kan lebih penasaran dengan org baru jadi kamu harus mengerti" sahut Mama Sujia


" Tapi dari sekarang kita sudah menjadi keluarga jadi jangan segan-segan sama tante Sering-sering main kesini ya nak " ucap Sujia


Jeff dan Aisa menatap dan seperti ada sesuatu yang ibunya rahasiakan. mereka tau persis bagaimana ibunya merencanakan sesuatu. Jeff dan Aisa tidak terlalu mengubris mamanya dan setelah makan Ziad dan Jeff pun pamit


" maa, paa Ziad pamit yaa " ucap Jeff


" Om, tante Ziad pamit juga " pamit Ziad


" Iya nak hati hati di jalan ya " sahut Papa Primanto


" Jangan lupa sering main main kesini ya nak Ziad " ucap  Mama Sujia sambil tersenyum.


Aisa yang melihat tingkah mamanya sangat suka dengan Ziad yang cuek dan super dingin itu berkata


"Aneh ya mama malam ini " ucap Aisa


" Hmmmm" mama papanya hanya tersenyum


" Yauda paa maa Aisa sepertinya gabisa tidur dirumah deh karna besok jadwal Aisa padat sekali "


sambil mengambil tas.


" Yaampun kamu ini rumah sakit itu milik kita kamu tidak usah patuh-patuh kali lah nak" ucap  Mama Sujia


" Gamaa mama ini, aku harus kasi contoh buat karyawan disitu bahwa meski pun orang tua ku pemilik rumah sakit itu aku juga bisa harus mematuhi peraturan. " ucap Aisa sambil mencium pipi mama dan papanya


" Yaudah hati hati ini sudah malam " ucap Papa Primanto

__ADS_1


" Iya pah , dadah" sambil melambaikan tangan kepada orang tuanya.


__ADS_2