
hari ini aisa berkunjung kerumah sakit menemui sela di hari terakhirnya bekerja, aisa berjalan dengan santai menuju keruangan sela
" hmm, ternyata begini ya rasanya kerumah sakit tidak buru-buru, selama ini pasti sangat berat bagiku, dan aku yang kekurangan waktu santai sekarang mempunyai banyak waktu luang" batin aisa
" siang bu dokter " sapa perawat
" Ah ya selamat beristirah " jawab sela
Aisa masuk keruangan sela dan melihat sela sangat lesu meratapi dirinya sekarang.
" masi berat ya " aisa masuk
" hmmm, iyanih ga pengen resign" jawab sela
" kamu pernah mikir gasih rumah sakit ini milik mertua kamu " tanya aisa
" memangnya kenapa " tanya sela
" pernah ga kamu berfikir kita akan bebas berkunjung kapan saja " tanya aisa
" ya aku tau, tapi kesannya tidak sama seperti ini, saat aku sibuk dengan pekerjaanku, saat aku diruang gawat darurat, saat aku menjadi penyelamat hidup orang yang berjuang demi untuk hidup, berbagi cerita dengan pasien, saat pekerjaanku menjadi sangat mulia bagi orang-orang sekitar betapa bahagianya aku ai " jawab sela
" iya aku tau kamu baik, tapi siapa suruh kamu jadi ipar aku kan jadi ketularan hahaha" jelas aisa tertawa
" kurang asem kamu ledekin aku ya " kesal sela
" aku udah pesen tiket liburan dan hotel buat kita senang-senang bestie " jelas aisa
" aduh sahabatku, mendengar liburan aku jadi semangat, apalagi hanya berdua ahahaha" sela menjadi semangat lagi saat mendengar kata liburan
" aduh aku belum minta ijin sama kak jeff lagi " timpa sela
" hehehe asal kamu tau aku juga belum ijin sama kak ziad " jawab sela
" gila lu persiapan udah mateng, belum minta izin sama suami, nanti ngamok dia tau rasa lu" jelas sela
" gabakal, meski dia luarannya dingin abis, tapi hati dia itu soft banget tau " jelas aisa
" ck ck ck lagi kasmaran ya lu " tanya sela
" ternyata cinta sudah mulai tumbuh dengan sendirinya " timpal sela
Aisa hanya tersenyum,
" sini aku bantu beresin barang-barang lo, lo keluar siangkan udah beres semuakan serah terima" tanya aisa
" udah beres aman itu, tinggal liburan hehehe" jelas sela
" okey berarti gini aja biar kita pas, inikan waktu istirahat, pasti kak jeff sama kak ziad lagi istirahat juga, gimana kalo kita ajak makan siang bareng sekalian minta ijin untuk liburan kita besok gimana?" Tawar aisa
" mantap, lu kabarin suami lo, gue kabarin kak jeff deh " jawab sela
" okey sepakat" sela dan aisa
Aisa dan sela menunggu jeff dan ziad datang, selang beberapa menit jeff sampai duluan dan disusuli oleh ziad.
Saat sampai di restoran jeff menyapa aisa
" wah gimana kabar adik kakak setelah resign," tanya jeff
" em lumayan senggang belum biasa aja punya bangak waktu kak hahaha" jawab aisa
__ADS_1
Ziad sesampai disana mencium kening aisa dan duduk disamping aisa.
" maaf sayang aku sedikit terlambat " setelah mengecup kening.
" gapapa lagian kita juga belum pesan kok " jawab aisa
Jeff dan sela syok dengan tingkah dua suami istri ini, bagaimana tidak, jeff mengenal ziad itu sangat dingin dan kaku terhadap perempuan tidak disangka adiknya merubahnya menjadi pria lembut, begitupun dengan sela yang kaget perasaan mereka tidak semesra ini, tidak di sangka si kulkas dingin itu bisa mencair juga sunggu hal yang aneh dan luar biasa.
" kenapa" tanya ziad pada jeff yang menatapnya tidak berhenti
" kamu siapa, kamu pria yang aku kenal? " tanya jeff
" kamu sakit, amnesia lagi" tanya ziad
" wahhh ya tuhan aku bisa liat kamu kaya gini tu harus di apresiasi, muka balok es kaya kamu ternyata juga bisa gitu, sungguh membuat ku geli " jelas jeff
" heh bangsat " jawab ziad
" udah udah jangan berantem, lagian sudah sewajarnya kita beginikan " jawab aisa
Dan sela hanya terdiam
" aisa suhu juga ya, sungguh hebat, " batinnya
Aisa dan sela hanya menatap penuh dengan arti
Setelah makan aisa dan sela saling bertatap-tatapan.
" kenapa kalian sungguh aneh" tanya jeff
" kenapa sayang, ada yang mau dibicarakan " tanya ziad
Sela dan aisa menatap dan aisapun memberanikan diri untuk meminta izin
" ohh yaudah kapan biar kita bisa pesen tiket, " jawab jeff
" kamu mau liburan, kenapa gabilang dari kemaren sayang, aku akan kabulin apapun permintaan kamu, setelah pengorbanan kamu resign untuk kita," jelas ziad
Aisa tersenyum dan berkata
" kami pengen liburan berdua aja " jawab aisa
" hah kenapa kami ga diajak " jawab jeff dan ziad serentak
" sayang, kamu yakin gamau ajak kami, " tanya ziad
" heem iya, ini adalah liburan khusus untuk kami perempuan aja" jawab aisa
" terus kita gimana " tanya jeff
" kakak udah umur berapa sih, kemaren- kemaren juga sendiri baru juga beberapa bulan nikah, inipun kemauan kalian untuk kami resain dari pekerjaan kami anggap aja ini adalah bayaran setimpal setelah kami resign" jelas aisa
" tapi sayang " sambung ziad
" no, kami mau berdua aja, rasanya beda kalo liburan ada kalian, kami ga bebas " jelas aisa
" lah kok, kami ga ganggu kok, kami ikut ya, gimana nanti kalo ada yang ganggu kalian hem" jawab jeff
" ga akan lagian sebelum menikahpun kami juga kemana-mana berdua, udah kakak jangan khawatir" jelas aisa
" kenapa kamu diam aja sel " tanya aisa
__ADS_1
Sela hanya menganggat bahu mengartikan aisa yang sepenuhnya memegang kendali
" ya sudah kalo kalian ingin liburan berdua " jelas ziad
" yaudah deh, tapi jangan macam-macam disana ya " jelas jeff
" siap kakak" jawab aisa
" yaudah berarti udah clear ini kan " tutur sela
" giliran udah selesai aja " timpa aisa
" okey kapan mau berangkat " tanya jeff
" besok udah pesen tiket dari kemaren lusa, 3 hari ya hihihi " jelas aisa
" dasar " jeff kesal
Perbincangan mereka selesai mereka berempat berpisah karna jeff dan ziad kembali kekantor sedangkan aisa memilih pulang begitupun dengan sela.
Sorenya ziad pulang mendapati aisa sedang membereskan pakaian.
Ziad tiba-tiba masuk dan memeluk aisa dari belakang.
" yang mau liburan tanpa suami " sindir ziad
" cuma beberapa hari doang sayang " jawab aisa
" 3 hari ditinggal sedihnya " timpa ziad
" sudah berapa tahun kamu diluar negeri sendiri, kamu ga papakok " jelas aisa
" Tapi ini beda sayang aku betul-betul sendiri " jawab ziad
" maksudnya " tanya aisa
" kemarin aku tinggal berdua dengan jeff " jelas ziad
" ya ampun, kalau begitu kenapa kalian ga tinggal bareng aja beberapa hari " jawab aisa
" kamu ih " kesal ziad
Aisa tersenyum
" kasih waktu untuk aku menyesuaikan keadaan ini, dan juga menjernihkan fikiran aku supaya aku bisa betul-betul ikhlas dengan keputusan ku ini hmmm" jelas aisa
" yasudah, aku mandi dulu deh " ziad melepaskan pelukannya, saat ziad hampir sampai kekamar mandi lalu berbalik
" bener gamau ajak aku " jelas ziad
Aisa menggelengkan kepala.
" hmmm " ziad langsung pergi kekamar mandi
Sehabis dari kamar mandi mereka berbaring dikasur.
" sayang kamu udah tidur" tanya ziad
Aisa rupanya sudah tidur kemudian ziad mencium kening aisa sambil berkata
" percayalah sekarang kamu duniaku, "
__ADS_1
ziadpun kemudian ikut tidur.