TIBA TIBA JADI ISTRI CEO DINGIN

TIBA TIBA JADI ISTRI CEO DINGIN
Firasat


__ADS_3

Ziad dan Aisa berjalan menuju parkiran mobil, tiba-tiba ada yang pingsan disamping mobil mereka.


"Sayang ada yang pingsan!." panik aisa


"iya ayo kita liat."


"ini gimana ya caranya!" Tanya ziad pada Aisa.


"Kakak gendong aja kita antar kerumah sakit". jelas aisa


Ziad kemudian melihat aisa dan menggendong wanita tersebut kedalam mobil mereka, mereka langsung membawa wanita tersebut kerumah sakit terdekat. Ziad menggendong dan menurunkan wanita tersebut membawanya turun kedalam rumah sakit. tidak sengaja kancing baju wanita tersebut terbuka hingga mengekspos badannya. Ziad tidak ingin memperkeruh keadaan, Ziad tidak memberitahukan itu kepada Aisa, Akan tetapi sebenarnya aisa tahu kenapa suaminya aneh, Aisa hanya diam.


setelah menunggu beberapa jam wanita tersebut sadar.


" dimana aku!" wanita tersebut bertanya-tanya.


" Kamu lagi dirumah sakit, perkenalkan saya Aisa dan ini suami saya Ziad".


" Terima kasih banyak atas bantuan kalian, ah saya akhir-akhir ini kecapean " jelas wanita itu.


" Ya gapapa, kita memang harus saling tolong menolong " jawab Aisa


Saat aisa berbicara tatapan wanita itu terus berfokus pada ziad yang tengah tengah membalas pesan dari arya, menyadari itu aisa agak risih dengan tatapan wanita itu kepada ziad, Tanpa berbicara panjang Aisa pamit pulang.


" Kalau begitu kami permisi pulang dulu" pamit aisa


" Ah ya sebelumnya, nama saya kania dan sekali lagi terima kasih banyak atas bantuan kalian kepada saya." jawab kania.


Aisa dan Ziad hanya tersenyum dan kemudian keluar dari ruang tersebut. sepanjang perjalanan Aisa terdiam dan Ziad juga tidak peka dengan keadaan tersebut. Aisa yang tidak tahan lagi dengan ketidak pekaan ziad diapun berbicara.


" Gimana sih rasanya gendong wanita cantik, dengan dada yang terbuka, sehingga membuat kaka gagal fokus begitu? " Pertanyaan Aisa menyindir Ziad


" Heum!!" Ziad yang bingung dengan pertanyaan Aisa


" Biasa saja sayang, montokan kamu kok tenang, tubuh kamu ga ada yang bisa ngalahin" jawab ziad bercanda dengan Aisa.


" Ck kaka selalu aja bercanda, tadi itu wanita itu ngeliat kakak aneh banget tau aku gasuka " kesal aisa


" Hah masasih, kamukan uda itu suami kamu, jadi gamungkin lah sayang " Jelas ziad

__ADS_1


" Gatau ah kesel aja liatnya" timpa aisa lagi


Beberapa menit perjalanan aisa dan ziad sudah sampai dirumah. kini sudah pukul 08.00 malam mereka tiba dan langsung turun, Aisa kaget dengan kedatangan Jeff dan Sela.


" Kak jeff!!" Aisa kaget dengan kedatangan mereka.


" Tadi perasaan Ziad dikantor sendiri, kok kamu bisa pulang bareng dia? "


" Ah tadi kerumah temen sebentar, kak Ziad nawarin jemput aku sekalian dia pulang dari kantor. " jawab Aisa sembari melihat sela dan tersenyum penuh makna.


Menyadari itu Sela hanya diam dan tersenyum.


" Zi ayo keruang kerjamu ada hal yang harus kita bicarakan." jelas Jeff.


" Kalau begitu mari masuk kedalam" ajak Ziad.


Aisa dan Sela berdiri dibelakang menunggu Ziad dan Jeff Masuk.


" Waduh hampir aja, " Aisa begumam sendiri


Aisa dan Sela saling bertatapt-tatapan dan berlari memeluk satu sama lain.


" Heum," Aisa ikut senang.


" Eum aku tau pasti kamu yang bilang sama Papa masalah aku sama kak jeff kan, Udah ketebak. " jelas sela.


" Hehehe, abisnya dirumah sendiri gaada kerjaan gabut bangetkan, gimana sih caranya biar ga gabut?" tanya Aisa


" Punya anak lo dijamin gabakal gabut lagi " Jelas Sela dan mereka sama- sama tertawa.


" Masuk yuk, " merekapun masuk.


" Munpung lo ada disini ini juga udah jam 8 malam gimana kalo kita masak? " Aisa mengajak Sela memasak sama-sama


" Boleh, akupun tadi gasempat makan, karna kak jeff buru-buru kesini" Jelas Sela.


" Yaudah aku ganti baju dulu, tunggu sebentar ya! " jelas Aisa


" Kamu tau ga, tadi ada wanita yang pingsan di samping mobil kami, dan kami langsung membawanya kerumah sakit, setelah dia sadar tatapannya ke kak ziad aneh banget tau gak, bikin kesel aja ih..." jelas Aisa.

__ADS_1


" Masa sih, kamu aja yang udah kecintaan sama kak ziad kali" Timpa Sela.


" Gatau tapi gue merasa dia tu aneh " jelas Aisa.


" Udah Itu cuma perasaan lo aja, kan nanti juga gabakal ketemu lagi santai aja lah" sela berusa untuk membuat aisa positif thinking.


" Eum, ada benarnya juga yang lo bilang Itu " Sambil Memasak.


Setelah mereka siap memasak Aisa dan Sela menunggu Ziad dan Jeff turun, kini sudah pukul 10.00 malam mereka tidak kunjung turun juga


" Lama banget mereka turun, ini sudah 3 jam mereka di ruang kerja, apa seserius itu, sehingga makan aja lupa?" Tanya Aisa pada sela.


" Ya mungkin emang lagi sibuk banget kali, coba lo cek dulu mana tau mereka hampir selesai" jawb Sela


" Lo harus ikut juga " ajak Aisa.


" Yaudah ayo" mereka berdua menuju keruangan kerja ziad.


Aisa mengetuk pintu ruang kerja ziad.


" Ya masuk" jawab Ziad yang masi sibuk berabicara dengan jeff.


Aisa dan sela kemudian masuk dan melihat Jeff dan Ziad Masi sangat serius dengan apa yang dibicarakan oleh mereka berdua.


" Em apa kami menggangu kalian" tanya Aisa.


" Sebentar sayang kami hampir selesai " Jelas ziad sambil berbicara dengan jeff dan dan rekan-rekan kerjanya (yap mereka lagi ngezoom tentang pekerjaan yang tiba-tiba kacau)


" sebentar " timpa Jeff


Aisa mengerti dengan keadaan tersebut, Aisa dan Sela memelih keluar dari ruangan.


" Jangan ganggu mereka, mereka lagi sibuk banget, Mending kita tunggu di sofa aja yuk " Jelas Sela dan aisa mengangguk.


setelah beberapa menit menunggu akhirnya Jeff dan Ziad turun.


" Sayang maaf kelamaan ya. "


" Ya, kami juga mengerti. ayo kita makan dulu kami uda masak tadi " jelas Aisa

__ADS_1


Mereka Berempatpun makan di meja makan.


__ADS_2