TIBA TIBA JADI ISTRI CEO DINGIN

TIBA TIBA JADI ISTRI CEO DINGIN
Masalah selesai


__ADS_3

sudah 3 hari ziad dan aisa tidak bertemu ziad yang selalu mengawasi pergerakan dan kegiatan aisa setiap hari mencari tahu lewat sekertarisnya,


ailen makin kesini makin berani dengan ziad, beberapa hari ini ziad tampak murung karena keputusan aisa terhadapnya beberapa malam ini tidurpun kurang nyenyak karna sudah terbiasa tidur berdua dengan aisa


Suara dering ponsel ziad berbunyi


" bro lo usir adek gue ya, kenapa dia bisa sampe tinggal dihotel hah " tanya jeff


" mana mungkin gue usir, dia sendiri pengen nenangin dirinya, terus gue bisa apa dari pada gue gadikasi jatah ya mending nurut " kata ziad


" heh memangnya lo ngapain sih kok bisa di semarah 'tu sama lo " tanya jeff


Ziad hanya diam


" kenapa lo diam " tanya jeff penasaran


" kemaren di acara makan malam temen kantor ailen nyium gue pas gue lagi nunggu aisa dan kejadian itupun disaksikan sama adek lo makanya gue gabisa buat apa-apa ini keputusannya adek lo" jawab ziad jujur


" kurang ajar, terus gimana. Lo minta maaf gak sih gimana sih, lo masih cinta sama ailen? " tanya jeff


" lo masi cinta apa enggak "


Ziad hanya diam


" dasar brengsek loo, itu adek gue bro lo gaboleh nyakitin dia, kalo lo nyakitin dia abis lo ama gue ngerti lo " jelas jeff


" bro lo tenang dulu, memang gue akui kalo gue masi ada perasaan sama ailen, tapi gue gabisa kalo ga ada aisa, gue sekarang sangat bergantung sama dia jadi apapun untuk dia akan gue lakuin, karna bagaimanapun dia tetap istri gue " jawab ziad


" baguslah, lo harus nentuin dan singkirin si ailen, ya meski gue tau ailen adalah mantan terindah lo, tapi bro gue sebagai teman dan sekaligus kakak aisa minta tolong lo jangan ulangi hal yang sama lagi, kalo enggak lo gabakal liat adek gue lagi ngerti lo bro," jelas. Jeff


" iya sorry gue minta maaf sama kalian, gue tau gue harus sadar bahwa gue uda punya istri " jawab jeff


" nah lu tau, sampai kapan aisa mau di hotek terus," tanya jeff


" 4 hari aja katanya, tapu jujur kaya 4 bulan tau galo ? " kesal ziad


Jeff hanya tersenyum


" yaudah bro lanjut, dan ingat itu "


" iya deh " jawab zaid


Esoknya ziad menjemput aisa di rumah sakit, ziad memasuki rumah sakit dan menanyakan ruang aisa


" permisi sus ruang dokter aisa dimana ya sus " tanya ziad


" ouh ya pak ruangnya kurus aja setelah itu belok kekiri dan dideretan itu nanti ada petunjuk nama dokternya pak"

__ADS_1


" oh terima kasih "


Suster disana sangat terpana melihat seorang ceo yang amat tampan kayak di film-film


Ziad menuju ruangan aisa dan membuka pintu kemudian dia melihat aisa yang tidur karna kelelahan saat mengatasi pasien, ziad memutuskan untuk tidak menggangu dan hanya duduk di kursi tamu menunggu aisa bangun.


" kamu itu keras kepala, tapi aku sudah terlalu menyukaimu aku tidak bisa lepas lagi aisa " gumam jeff sendiri


" kalau aku disuru pilih ailen sama kamu aku pasti akan pilih kamu karna kamu sekarang hidupku jadi lengkap dan berwarna, dan hal itu tidak ku dapat pada ailen dulu ketika bersama, so tanpa ragu kamu adalah wanita paling istimewa bagiku " gumamnya lagi


Aisa tersadar dan mendengar apa yang di ucapkan ziad aisa bangun


" kamu sudah bangun, aku kesini mau ngajak pulang bareng" jelas jeff


" heem ayo pulang " aisa membereskan tas nya


Kemudian mendekat dan memeluk ziad sambil berkata


" ya kamu juga laki laki istimewa di hatiku kak " jelas aisa


melihat perlakuan aisa yang manis itu ziad tersenyum penuh arti dan juga teringat perjanjian kakak


" kakak , cup " ziad mencium aisa


" ahahahhahaa. Hahaha " meraka berdua saling tertawa


" ayo " jawab aisa


Ziad dan aisa pun sampai dirumah


" sayang sudah 4 hari menahan lapar " kata ziad


" 4 hari kamu gamakan sayang"aisa bingung


" bukan makan itu lo " tunjuk ziad dengan matanya


" kamu ini gak aku lelah" lari aisa keatas kamar


Malam itu mereka kembali melakukannya


" sayang, jangan lagi ya cukup sekali aku lihat itu " jelas aisa


" iya sayang ga akan lagi, aku cinta kamu "


aisa tersenyum dan meneteskan air mata


" loh kenapa nangis " tanya ziad

__ADS_1


" selain sakit di sini ( tunjuk kebawah ) aku senang karna selama ini baru ini kamu mengatakannya padaku " jelas aisa


" Iya sayang kamu satu satunya wanita yang aku cinta " jelas ziad


" kamu ini gombal deh " geli aisa


" shhh kamu kom bisa sih luluhin hati aku sayang " tanya ziad


" perasaan aku ga ngapa ngapain kak " jawab aisa


" oh aku tau pakek ini " peluk ziad


" kamu mesum ih " aisa geli


" kan gapapa mesum sama istri sendiri siapa yang larang hah " tanya ziad


" kamu ada ada aja deh " Kata aisa


" sayang aku pengen punya anak, kamu ga pengen ya, aku liat kamu biasa aja gitu " jelas ziad


" pengen siapa yang ga pengen punya anak " jelas aisa


" ya ada " jelas ziad


" iya iya terus maksud kamu apa " tanya aisa


" aku pengen kamu ga kerja lagi bisa gak sayang" tanya ziad


" loh " aisa bingung


" kalo aku bilang kamu seharusnya dirumah aja, papa kamu ceo kakak kamu ceo dan suami kamu juga ceo, keluarga kamu keluarga aku semua sayang banget sama kamu termasuk aku, soal temen kamu paling akrab sama sela, kamu gapunya temen lain, masalah temen aku akan bicara sama jeff untuk merencanakan mencari rumah yang deket biar kalian bisa bareng terus gimana" jelas jeff


" tapi " aisa dilema


" sayang sudah saatnya kamu resain, kamu punya suami dan juga pekerjaan dokter itu minim waktu, lihat saja kamu seseringan pulang jam 1 jam 2 malam dan kamu selalu saja kecapaian, dan sebenarnya kamu ga harus melakukan itu sayang kamu ini punya banyak orang yang bisa diandalkan " jelas ziad


" iya nanti aku pikirin lagi, kasi waktu 2 hari untuk aku mikir untuk resain, karna perjalanan aku juga ga gampang menuju posisi ini sayang " jawab sela


" iya aku mengerti aku tidak melarang mu, tapi kamu harus tau kamu itu punya banyak orang yang bisa diandalkan, orang diluar sana kngin hidup seperti kamu, dan kamu harus mensyukuri itu, ketika kamu hidup penuh bahkan lebih dari cukup sayang " jelas ziad


" aku mencintaimu sayang" kata aisa


" aku juga mencintaimu " jawab jeff


Mereka tidur sambil berpelukan setelah bercerita dan berbagi pendapat bagaimana hidup mereka kedepannya.


Malam itupun masalah mereka selesai dan mereka kembali baik baik saja bahkan sudah sama-sama terus terang dan saling jujur terhadap satu sama lain

__ADS_1


__ADS_2