TIBA TIBA JADI ISTRI CEO DINGIN

TIBA TIBA JADI ISTRI CEO DINGIN
Menggoda


__ADS_3

Setelah pamit pada papanya Aisa kemudian pergi kekantor Ziad, karna aisa ga mau pulang terlalu awal, dia bosan sendiri dirumah, lebih baik dia menunggu Ziad bekerja dikantor dan pulang sama-sama


Dijalan Aisa membeli kopi dan makanan untuk dirinya dan Ziad. Tiba di depan kantor Ziad


" Aww" saat berjalan ingin memasuki kantor tiba-tiba ia terandung dan hampir terjatuh.


" Huh, untung ga jatuh , aduh kopinya tumpah di baju, bagaimana ini apa aku pulang, tapi ini sudah sampai dikantor, ah masuk aja dulu nanggung banget kalo uda nyampek pulang " Aisa bingung dengan keadaannya


" Yaudah deh masuk aja dulu nanti cari solusi" Aisa memutuskan untuk masuk dengan keadaan baju kotor karna tumpahan kopi di depan


Saat masuk Aisa disapa oleh resepsionis


" Selamat siang buk ada yang bisa kami bantu " tanya resepsionis yang lupa akan wajah dari istri CEOnya


" saya mau ketemu pak Ziad, pak Ziadnya ada" tanya Aisa


" baik buk, apa ibuk sudah membuat janji dengan pak Ziad, soalnya beliau minim waktu," tanya resepsionis tersebut


" iya saya istrinya ingin membawakan makanan " tanya Aisa


" Mmmaaf buk, saya sangat teledor saya kurang perhatian buk, sekali lagi saya minta maaf atas ketidaktahuan saya, dan " resepsionis melihat bajunya aisa yang kotor


" Gapapa kok saya mengerti saya jarang kemari bisa dihitung saya kesini jadi its oke, ouh masalah baju, tadi saya kesandung dan terkena tumpahan kopi its oke ini gapapa kok" jawab Aisa


" Baik buk saya akan menelfon sekertaris bapak "


" Ya terima kasih " jawab Aisa


Beberapa menit kemudian sekertaris Ziad muncul dan langsung membawa Aisa kedepan ruangan Ziad


" Tok tok tok" Aisa mengetuk pintu


" Masuk" jawab Ziad singkat


" Em apa aku mengganggu " tanya Aisa


" Sayang, hari ini aku lumayan sibuk, jadi ,loh kok baju kamu kotor, kamu kenapa ?" Tanya Ziad


" Ah gapapa kok, tadi kesandung terus kopinya tumpah, mau pulang nanggung soalnya uda sampe depan kantor " jelas Aisa


" Kamu ga jatuhkan " tanya Ziad


" Untungnya enggak sih" jawab Aisa


" kakak mau makan gak" tawar Aisa


" Enggak sayang aku udah makan tadi " jelas Ziad


" Tadi aku kerumah sakit, terus ketemu papa sebentar abis itu aku males pulang jadi kekantor kakak aja, soalnya bosan dirumah sendiri, jadi gapapa kalo kakak sibuk, aku bakal duduk manis disofa nungguin kakak selesai kerjanya, tapi sebelum itu aku mau pinjem laptop satu ya, aku mau nonton sambil ngemil disini hehehe, gapapa kan, aku gaberisik kok , ini aku bawak earphone heheh boleh ya" bujuk Aisa


" Iya boleh tapi sebelum itu kamu ganti baju dulu" jelas Ziad


" gimana caranya akukan gapunya baju disini " tanya Aisa

__ADS_1


" Sebentar ya " jelas Ziad


" Arya tolong belikan satu set pakaian wanita luar dan dalam yaa di toko terdekat, cepat " pinta Ziad pada sekretarisnya di telfon


" Baik pak" jawab Arya dengan tegas


Dan betul saja 15 menit baju langsung diatarkan ke ruangan Ziad


"Tok tok tok " arya mengetuk


" Masuk" jawab Ziad


" Ini pak yang bapak suruh bawakan" Arya memberi kotal tersebut pada Ziad


" Oke, terima kasih kamu boleh keluar "


" Wah cepet banget dateng bajunya " tanya Aisa


" Secretaris kamu hebat cekatan sekali dalam bekerja" jelas Aisa


" Kamu mandi dulu abis itu baru ganti baju, masuk kamar aja, ganti dikamar ya " jelas Ziad yang sedang bekerja tanpa melihat Aisa


" Okey " jawab Aisa


Aisa masuk kedalam kamar, dia mandi dan betapa terkujutnya melihat baju yang di bawa oleh secretaris Ziad


" Apa ini " tanya Aisa


" Sexy banget dih " Aisa bingung


Aisa memakai baju yang amat Sexy tersebut , keluar tanpa bersalah. Ziad hanya zibuk dengan komputer tanpa melihat aisa.


.....


Aisa membuka beberapa camilan dan makanan diatas sofa kemudian dia berjalan kearah Ziad dan meminta laptop kepada Ziad


" Kak mana laptopnya " minta Aisa


" Hem tunggu ya aku ambil dulu di laci" tanpa melihat Aisa


" Ini " Ziad melihat Aisa dan sekaligus memberikan laptopnya


Sekilas melihat Aisa Ziad melihat balik


" Sayang apa yang kamu pakai disini" tanya ziad was was dia takut aisa sedang berpakain begini dilihat oleh orang lain.


" Hemm ini baju yang di berikan sekertaris kakak" jawab Aisa


Ziad menutup semua akses ruangan agar tidak ada orang masuk dan orang yang melihat dari arah luar.


Ziad menelfon Arya dengan ekspresi geram


" Kamu beli baju apa untuk istri ku? Hah, ini masih siang guna baju itu untuk malam bangsat" jelas ziad yang geram dengan secretarisnya

__ADS_1


" Kan bapak yang bilang, beli baju di tokoyang terdekat, saya pikir itu satu kode yang bapak kasi untuk saya pak, toko terdekat adalah toko pakaian anu pak " jelas Arya


" Kamu dodolnya minta ampun" jelas Ziad


" Maaf pak sayakan berusaha sekeras mungkin untuk mengerti yang bapak maksud, maaf pak jika kali ini saya salah" jawab Arya


" Yasudahlah, tolong batalkan pertemuan saya dengan gevs group, " tegas Ziad


" Lah kenapa pak ini jadwalnya 1 jam lagi gimana dong" tanya Arya


" Kamu pikir sendiri, lagian apa mungkin aku bertemu dia sedangkan istri ku berpakaian begini " jawab Ziad


" Ah iya pak maaf akan saya batalkan " jelas Arya


" Saya tutup " Ziad geram


" Udah gapapa lagian hari ini panas juga ini lumayan enak pakenya" jelas Aisa


" sabar Ziad kamu masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan" batin Ziad


" Eum, jangan kemana-mana jangan keluar dengan baju itu tetap disini ya " jelas Ziad pada Aisa


" Okey sayang, nonton dulu ah" balik aisa ke arah sofanya


Dengan baju itu aisa dengan santainya duduk dengan menampakkan pahanya yang mulus,Ziad milhat itu hanya bisa menelan ludahnya


Aisa mulai bosan duduk kemudian menidurkan diri di atas sofa, Ziad yang dari tadi berkeringat dingin tidak bisa lagi fokus dengan pekerjaannya karna saat ini posisi aisa tersebut menampakkan lekukan tubuhnya yang indah dan betapa tidak kuasanya ziad saat paha nya yang indah terpampang, baju terangkat keatas sedikit lagi akan menampakkan **** *****, dua bukit kembar yang sedari tadi jatuh tanpa penyanggah terlihat jelas di mata Ziad


Ziad tidak kuasa dan kini tidak mampu menahan gejolak ingin bercinta dengan Aisa


Aisa yang tidak sadar dia asik menonton terkejut saat Ziad memindahkan laptop dari hadapan Aisa


" Loh " Aisa bingung


" Mmmhh " Ziad langsung menci*mi Aisa dengan rakus diatas sofa


" Sayang ini dikantor, kamu mau apa" tanya Aisa


" Salah kamu sendiri, aku tidak tahan melihat kamu memakai ini, sedari tadi aku coba untuk fokus tetap tidak bisa, aku terlalu panas dan ingin kamu " jawab Ziad


" Zmmh" ziad minc**umi Aisa lagi


" Tapi filmnya" tanya Aisa melepas ciuman tersebut


" Kamu lebih peduli film apa aku, aku sekarat kalo gak aku bisa mati kalau menahan ini" jelas Ziad


" Heum" Aisa pasrah


Ziad menurunkan baju Aisa. Diatas sofa dengan kasar


" Sayang pelan-pelan " jelas Aisa


" Eum" jawab Ziad singkat

__ADS_1


" Kak, perasaan ku gaenak, aku gamau disini". Jelas Aisa


" Yaudah kekamar aja lebih privasi " Ziad mengakat Aisa kedalam kamar


__ADS_2