TIBA TIBA JADI ISTRI CEO DINGIN

TIBA TIBA JADI ISTRI CEO DINGIN
pernikahan


__ADS_3

keesokan hari nya jeff tergesa gesa datang dengan wajah murka dan marah menemui ziad, jeff menuju ke ruang ziaddan membuka pintu dengan emosi


" cklek " jeff membuka pintu dengan kasar


ziad sibuk memeriksa berkas dan menyapa jeff yang mendatanginya


" je" sapa ziad


dihentikan dengan


"brukk " pukulan tinju yang mendarat papa pipi kiri zaid.


" kau apakan adikku hah " tanya jeff menarik kerah ziad


" hey kamu salah paham jeff ini tidak seperti yang kamu pikirkan " jawab ziadyang setengah tercekik dengan tarikan dikerah nya.


" aku sudah mendengar semuanya dari orang tua ku ahhhh " kesal jeff


" ya yang dikatakan orang tua mu semua itu benar tapi kenyataan nya aku tidak berbuat apa apa pada adik mu " tutur ziad


" kamu " jeff melepas cengkraman tangan nya di kerah ziad meredamkan emosinya.


" oke sekarang kamu tenang ayo duduk aku akan ceritakan semuanya " tutur zaid


" ceritakan dari awal hingga akhir aku ingin kau jujur padaku, kau tau setelah aku mendengar pernyataan tersebut dari orang tuaku aku tidak percaya dan aku sangat marah padamu, kamu adalah sahabat terbaikku aku tau bagaimana kau" tutur jeff


mereka sudah duduk di sofa dan zaid menceritakan dari awal sampai akhir kejadian dari kepergok mandi bersama dan terjadilah pernikahan konyol itu .


" setelah aku selidiki ternyata aku masuk perangkap, orang yang menyewa ruangan perjamuan di sebelahnya, diruang sebelah terdapat sepasang pasangan yang ingin kawin lari karena tidak direstui orang tuanya, dan laki laki itu mempunya rencana untuk tidur dengan wanita itu agar wanita itu hamil dan mereka dapat restu dari kedua orang tua mereka, makanya dia memesan jus dan menyuruh pelayan restoran untuk mengantarkan ke ruangan nya, dan rupanya pelayan itu salah ruangan, pelayan yang di sewa itu mengira kami pasangan tersebut karena kebetulan aku dan aisa di ruang itu berdua. pelayan itu salah sangka pada kami jeff ,dan tampa kami sadari kami meminum jus tersebut karena memang aku haus dan aku gatau kenapa tiba tiba kami merasa panas dan aku langsung membawanya kekamar mandi untuk menyadarkan nya, aku melepas pakaian dia karena dia bilang itu terlalu sesak lalu aku melepaskannya dan mengapa orang tua kita yakin aku berbuat seperti itu karena aku juga melepas baju ku karena aku juga kegerahan dan kau tau aku sekuat tenaga untuk mengontrol nafsu ku, sekuat tenaga aku menahan nya, aku tidak berpikir ini akan menjadi serumit ini "ucap zaid dengan memegang kepalanya.


" aku percaya padamu ziad kamu tidak akan berbohong padaku" jawab jeff yang menepuk pundak ziad.


" sekarang apa rencana mu " tanya jeff


" aku tidak tau kami terlanjur tertangkap basah oleh kedua keluarga dan aku tidak bisa berbuat apa apa mama ku punya penyakit jantung aku tidak tega menolak " tutur zaid


" kamu menerima perjodohan ini? " tanya jeff


" ya " ucap ziad yang lesu


" kamu mencintai adikku " tanya jeff


" kamu tau jeff aku tidak ingin terikat dan menjalin hubungan yang serius " ucap ziad


" aku tau tapi ini beda dia adik ku, aku sangat ingin dia bahagia bersama dengan orang yang dia cintai " tutur jeff


" jeff maaf " ziad lesu


" ah ini sudah terlanjur, cinta atau tidak kau dan adikku besok akan menjadi suami istri aku tidak bisa berbuat apa apa ini keputusan yang mutlak dari orang tua kita dan satu yang kamu harus tau kamu harus baik terhadap adik ku" ucap jeff


" aku akan berusaha" tutur ziad


" aku mempercaya kan nya padamu zaid " ucap jeff


***


di taman rumah sakit.


aisa dan sela duduk di kursi taman dan aisa menjelaskan kejadian yang menimpanya malam itu.


" apa?, besok nikah? " sela syok


" hiks hiks hiks bagaimana ini aku tidak ingin menikah dengan orang yang tidak kucintai hiks hiks hiks" aisa dengan buliran air mata yang mengalir


" yaampun aisa aku turut berduka atas semua yang menimpa mu " sela mengelus bahu aisa


" aku tidak punya rencana untuk menikah di usia 23 ini aku ingin melanjutkan karir ku dulu " ucap aisa


" kamu juga bisa lanjutin karir kamu ai setelah menikah" timpa sela

__ADS_1


" ya aku tau itu, tapi ini tidak sesuai apa yang aku mau, dia adalah seorang yang sangat menakutkan, aku tidak dapat membayangkannya kalau dia jadi suami ku nanti bisa bisa aku stres sendiri sela" ucap aisa


" emang siapa sih laki laki itu " tanya sela


" CEO Goulviz sel "tutur aisa


" what ziad viano goulviz dih gila " sela terkejut


" kenapa loe " tanya aisa


" yaampun modelan perfek gitu lokatain menakutkan. dia itu incaran cewe cewe kelas atas say widih gue setuju banget " ucap sela


"kamu ini justru dia populer dikalangan artis artis wanita kalangan atas justru itu aku tidak suka dan kamu sendiri tau dia mempunya banyak wanita yang melendot lendot seperti lem aku sangat jijik dengan semua itu , dia adalah pemain sela" tutur aisa dengan nada kesal


" hey kamu harus tau kalo kamu jadi istrinya kamulah pemenangnya" jawab sela dengan muka memberi isyarat kemenangan.


" pusing aku " tutur aisa


" uda kamu jalanin aja dulu " ucap sela


setelah selesai berbincang dengan sela tiba tiba aisa mendapat nomor baru yang menelfon masuk.


sedangkan sela sudah berjalan meninggal kan aisa sendiri yang masi duduk di kursi taman. aisa pun mengangkat telfon tersebut.


" hallo ini siapa "jawab aisa


" ini aku ziad" suara ziad


"what panjang umur banget padahal baru kelar gosipin dia eh uda nongol" batin aisa


" ya kak ada apa " tutur aisa


"sebentar lagi kita bertemu di restoran x..... kita harus membahas sesuatu" tutur ziad


" tapi kak ai " belum sempat ngomong abis


" tidak ada tapi tapi pokonya aku tunggu jam 4 sore nanti " potong zaid dan mematikan telfon nya


sorenya mereka bertemu dan duduk berhadapan


" apa yang akan kakak bicarakan" tanya aisa


" apa kamu setuju untuk menikah dengan ku? " tanya ziad


" apa boleh buat setuju tidak setuju orang orang juga tidak peduli pendapat ku ya aku hanya pasrah saja " tutur aisa


" apa kamu punya kekasih " tanya ziad


" tidak bagiku mempunyai kekasih seperti mempersulitkan hidup " jawab aisa


" ya maksudku mengajak mu bertemu kita harus membahas beberapa hal yang harus kita ketahui sesama lain agar aku tau bagaimana karakter mu dan aku akan menyesuaikan diriku " ucap ziad


" apa lagi yang kak zaid perlu tanyakan, tanyakan saja " kata aisa


" oke, bagus sekali kamu tidak tertarik dengan kekasih , apa kamu suka hubungan s*** bebas ? " tanya ziad


" kakak kira aku orang seperti itu, aku sama sekali tidak tertarik dengan hal seperti itu, hal itu hanya menyebarkan virus" jawab aisa


" tapi aku suka " jawab ziad yang membuat aisa terbelalak


" yah kakak gausa bilang aku sudah tau karena semua berita tentang mu di internet semua benar " ucap aisa


" oke jadi penerapan peraturan pertama aku akan bebas berhubungan dengan orang lain, dan begitu juga kamu aku tidak akan membatasi kamu kalau kamu ingin mempunyai kekasih suatu saat nanti,


dan pernikahan ini hanya sebatas pernikahan dikertas dan bukan di dunia nyata jadi kita akan sama sama bebas, dan yang kedua kita harus ber acting didepan orang tua kita bahwa kita menikah dan berhubungan baik, oke itu saja dulu " ucap zaid


" aku mau menambahkan sesuatu kak " sanggah aisa


" ya utarakan saja " jawab zaid

__ADS_1


" dalam pernikahan ini tidak ada sentuhan fisik suami istri " ucap aisa


" yah tentu saja " ucap zaid


" oke kita cukup membahas ini dulu dan selamat bertemu besok di pernikahan palsu itu " ucap ziad sambil pergi dari restoran


" ya " jawab aisa


setelah zaid pergi aisa merancau sendiri sambil memakan cake yang dipesan tadi yang belum dimakan sama sekali karena wajah zaid yang dingin dan arrogan aisa jadi takut,


" makan aja lah dulu " ucap aisa senang dengan cake yang sudah sembari dari tadi dia pandang sangat menggoda.


" umm enak sekali " aisa girang


" oke masalah ini sudah clear ahh aku pikir aku akan jadi istri selayak layak nya pasangan suami istri rupa nya menyelesaikan masalah segampang ini , aku sangat bahagia , begini pun tidak masalah aku hanya ingin ketenangan tidak perduli dengan orang lain" ucap aisa


dan esok nya pun tiba dimana hari ini diadakan pernikahan yang megah yang diselenggarakan oleh goulviz group dan farma jaya sekaligus untuk mempererat bisnis antara keduanya.


pernikahan pun berlangsung dan aisa kini sudah menjadi istri sahnya zaid viano goulviz kedua keluarga sangat bahagia.


sebelum zaid dan aisa pulang ke rumah zaid yang baru dihadiahkan oleh orang tuanya yaitu mansion yang amat mewah terkesan modern dengan desain yang kasual.


jeff menarik ziad


" aku serahkan adikku padamu jaga dia baik baik , kalo kamu membuat kesalahan fatal kamu akan berhadapan dengan ku ziad" tutur jeff


" aku akan menjaga adik mu tenang saja " ucap ziad


aisa dan zaid pun pulang ke mansion, dan dalam mansion tersebut hanya mereka berdua.


" kak " panggil aisa


" kenapa " tanya ziad


" kamar ku mana " tanya aisa


" ayo aku antar " ucap ziad


dan terkejutnya aisa semua barang nya dan ziad sudah tertata rapi dalam kamar itu.


" kita satu kamar "tanya aisa


" mama mengunci semua kamar yang ada " ucap ziad dengan cuek


" jadi bagaimana" tanya aisa


" kenapa kamu takut, kamu sendiri yang bilang kamu tidak punya gairah, jadi santai saja aku juga tidak tertarik dengan mu, kalo aku mau melakukan itu wanita diluar sana lebih menggoda kau harus tau itu" ucap jeff dengan cuek .


" cih tetap saja aku ini wanita kak mana bisa kita tidur seranjang " kesal aisa


" kamu patuh saja ada bantal kita bila buat tameng bantal kalo kamu merasa takut tenang saja " ucap ziad


" yasudah aku ingin kekamar mandi dulu " tutur aisa


" hemm " ucap ziad sembari membaca buku di sofa kamar


aisa masuk ke kamar mandi dan langsung membuka baju pengantin nya, aisa kesusahan membukakan resleting yang sangat ketat itu hingga memanggil zaid


" kak " panggil aisa


" apa " tanya ziad sambil membaca buku


" bantu aku dong resleting baju gabisa lepas bantuin sebentar " aisa meminta tolong


ziad meletakkan buku dan menuju kamar mandi mana ziad pun membuka resleting dengan pelan pelan sembari membuka resleting ziad menelan saliva nya melihat punggung mulus yang sangat monggoda itu.


" sudah selesai belum kak " ucap aisa


ziad pun tersadar dari godaan tubuh aisa

__ADS_1


" ya " ucap ziad yang langsung pergi dengan wajah memerah


" makasi ya " aisa berterima kasih


__ADS_2