
Setiba aisa di jakarta, aisa lelah dan langsung tertidur, tidak terasa sudah pukul 5 sore aisa bangun dan berjalan-jalan di taman.(taman dibelakang rumah digazebo tempat bersantai.)
Jam 6 sore ziad sampai dirumah berjalan dengan santai memasuki kamar,
" rupanya belum pulang " gumam ziad setelah masuk ke kamar
Ziad pergi untuk mandi dan bersantai dikasur. Tiba-tiba aisa membuka pintu kamar.
" loh uda pulang kerja " tanya aisa
" iya " jawab ziad singkat sambil membaca buku, ziad buru-buru berekspresi sok cuek
Aisa merasa aneh kenapa tiba-tiba ziad jadi cuek dan dingin. aisa ikut berbaring di samping ziad dan memainkan hpnya.
Tiba-tiba sela vidio call aisapun langsung mengangkatnya di depan ziad
" ai lu kaga kenapa-kenapa kan " jelas sela
" hah maksud lu " bingung aisa
" kakak lo si predator itu bilangin sama dia jangan
kunciin aku dikamar dong ah " jelas sela
" lu di kunciin kenapa sel " tanya aisa
" lu tau ga gara-gara ketauan night party pas liburan ai " jelas sela.
Mendengar itu aisa langsung mematikan telfon sela.
Melihat itu ziad hanya senyum sekilas dengan apa yang didengar tadi.
Deg Deg Deg jantung aisa berdetak kencang aisa berfikir keras
" jangan-jangan kak ziad juga tau kita ngeparty disana, kalo beneran gue takut banget gimana ini"
Dalam hati aisa
Aisa berbalik ke arah ziad yang sibuk membaca buku.
" sayang " rayu aisa
" iya " jawab ziad dingin
" a a aku bisa jelasin " jelas aisa
"Jelasin apa " ziad yang pura-pura sibuk membaca buku
" iitu yang sela bilang tadi " jelas aisa
Ziad menutup buku dengan keras. aisapun juga terkut bersamaan.
" aku mau tidur dulu " jelas ziad
" hmmm tapi aku " aisa yang akan segera memberi tahunya
Ziad tidak memperdulikannya.
__ADS_1
" sayang maafin aku, aku salah aku pergi ke night party, tapi aku perginya cuma bertiga kok gaada yang ganggu sumpah, selesai dari situ kami langsung pulang kok" jelas aisa
" em " jawab ziad dengan singkat
" sayang kok em aja tolong kasi respon yang biasanya, sayang aku minta maaf jadi jangan gini dong" jelas aisa
Ziadpun bangun dan berdiri disamping kasur membelakangi aisa
" respon seperti apa , seperti ini " jawab ziad dengan nada kesal
" sayang " panggil aisa
" kamu seharusnya sadar betapa banyak kesalahan yang kalian buat" jelas ziad kesal
" kesalahan banyak, kami hanya pergi le night party aja kok, memang selain hal itu apa lagi " jelas aisa
" sebaiknya kamu renungkan dan cari kesalahan kamu dulu baru kasi tau aku, sebaiknya aku keluar dan tidur dikamar tamu saja, mengingat setelah semua ini membuatku jengkel" jelas ziad yang ingin keluar membuka pintu kamar.
" kenapa sih, selain itu aku salah apa coba " pikir aisa
" yaudah deh tidur aja, mungkin besok kak ziad gamarah lagi" gumam aisa
Keesokan harinya aisa terbangun dan bersiap-siap untuk memasak, selesai memasak aisa menunggu ziad sambil bersih-bersih dapur tidak berselang lama ziadpun muncul dan melewatkan sarapan begitu saja,
Aisa yang dilewati begitu saja terus memanggil ziad
" sayang kamu gamakan " tanya aisa
" ga mood " jawab ziad
" apaan sih ayo makan dulu " tarik aisa
aisa berdiri dengan lesu
" ish capek-capek aku masak malah ga dimakan ck " kesal aisa
" salah apaan sih perasaan ga salah apa apa deh " jelas gumam aisa
ziad yang langsung bekerja juga tidak tega pada istrinya tapi apa boleh buat, aisa lumayan keras kepala, ia seperti ini agar aisa sadar dan tidak mengulagi hal yang sama lagi.
" hmmm makan dulu deh biar ada tenaga " gumam aisa menuju meja makan
Setelah makan niat aisa mengajak sela berbelanja di mall
" sel temenin gue belanja kek " pesan dari aisa
" ini gue gimana keluarnya gatau belum dikasi keluar ini ai " jelas sela
" wadu parah ya " tanya aisa
" heem gue gadikasi kemana-mana dulu" jelas sela
" yaudah deh ya mau gimana lagi selamat menikmati" balas aisa lagi
" kurang ajar lu ya, bilangin kek itu kakak lu suruh cepet bebasin gue disini ah" balas sela
" gaberani gue sel, lu sabar-sabar aja, gue aja dari kemaren dicuekin kak ziad sampe sekarang kesel gue" jelas aisa
__ADS_1
" ih aneh banget mereka ih sebel" balas sela
" yaudah gue dirumah aja lah " balas aisa
" kenapa ga jadi ai, " tanya sela
" males sendiri gue" jelas aisa
Setelah berbincang di telfon dengan sela aisa pergi menitip mbak kani berbelanja, seharian ini kegiatan aisa hanya menonton drama korea.
" ah sedih banget " sambil menangis di atas kasur
Kemudian ziadpun masuk ke kamar tanpa menyapa
" sayang kamu uda pulang " tanya aisa
" em " jawab ziad
Ziad kemudian langsung mandi, dan aisa menyiapkan baju untuk ziad, selesai mandi ziad hendak memakai baju tiba-tiba aisa memeluknya dari belakang
" sayang aku belum tau kesalahan aku selain itu apa, aku gamau kamu kaya gini, kalo kamu kaya gini aku musti ngomong sama siapa dirumah, aku sendiri kamu cuekin aku,aku sedih, kalo aku salah aku minta maaf, aku bakal ngelakuin apa aja deh kalo kamu maafin aku hmm." jelas aisa
Ziad menghela nafas dan berbalik
" okey, inipun sudah lebih dari batas sabar ku, sekarang kamu harus dengar baik-baik kesalahan kamu" jelas ziad
Aisa mengangguk
" pertama dari awal hingga pulang apa pernah kamu kasih kabar ke aku,coba kamu pikir sebagai suami apakah aku tidak akan khawatir, aku mati matian khawatir sama kamu tau gak, aku nahan biar aku ga gangguin kamu, tapi kamu bener-bener ga peduli sama aku, bahkan kamu ga ingat ada aku" jelas ziad kesal
Aisa tidak bisa membantah dia memang lupa dan tidak mau mengingat suami disaat dia liburan sela dan aisa sepakat untuk tidak memikirkan hal lain, bahkan mereka jarang membuka hp, disana memang full benar-benar untuk liburan, dan refreshing fikiran.
" kedua pergi keparty, sayang kamu bersuami, kamu cuma boleh keparty bareng aku, gaboleh sesama wanita bahaya sayang" jelas ziad
Yang ini aisa hanya diam menunduk
" ketiga baju apa yang kamu kenakan hmm, ketat terbuka, apa-apaan, aku saja yang milihat mu tidak tahan apa lagi laki-laki diluar sana, banyak banget yang ingin menggoda kamu, kamu ga ngerti, aku udah kasi kamu kepercayaan liburan sama teman kamu tapi harus ada batasnya.ini tidak akan terjadi lagi, tidak akan ada liburan dengan teman lagi kecuali aku ikut kamu dengar" jelas ziad emosi
Aisa merasa bersalah dengan ziad, memang benar apa yang ziad katakan aisapun merenungkan beberapa waktu.
" kenapa kamu diam aja, apa kamu dengar dengan baik" jelas ziad kesal
" a aku gabermaksud sayang" jelas aisa
" aku minta maaf karna buat kamu khawatir, aku tau aku salah kedepannya aku ga akan ulangi lagi janji, jangan marah lagi ya " aisa berbicara lembut dengan ziad sambil memeluk ziad dari depan.
" beneran kamu janji" ziad tidak tega melihat aisa yang hampir menangis
" iya aku janji, ga marah lagikan " jelas aisa
" em, tapi katanya kalo aku gamarah lagi kamu bakal ngelakuin apa aja untuk aku kan" jelas ziad
" iya, kamu minta apa dari aku " jawab aisa
Ziad menatap tubuh aisa dari kepala sampai bawah
" eh jangan aneh-aneh ya" jelas aisa
__ADS_1
" ini normal, ga aneh " ziad membopong aisa ke kasur
Yah bisa tau lahkan kalian selanjutnya ya 🫶ðŸ¤ðŸ¤