
Mereka berdua larut dengan pikiran masing-masing dan akhirnya mereka sadar saat mendengar sebuah deheman
" Ehem....."
...ππππππππππππππ...
" Yang Mulia, Kamu tidak apa-apa " ucap George yang tersadar dari deheman marvel
" ehem..... Ya tidak apa-apa " deheman berlian yang menetralkan suasana canggung
Berbeda dengan George dan Berlian yang masih canggung para selir lain menahan cemburu dan para prajurit hanya tersenyum malu
" Yang Mulia sudah sering saya bilang jangan berlari " ucap Akashi, ya memang benar Akashi memang selalu marah jika Berlian berlari
" Iya...iya..." ucap Berlian malas
" Ya sudah... yang Mulia duduk lah dulu disini " Ajak Azam untuk duduk di bawah pohon tetapi di tolak oleh Berlian
" Tidak Mau. Aku maunya duduk dekat api unggun itu " ucap Berlian
" Baik, Yang Mulia tapi tunggu sebentar saya cari batang kayu untuk duduk " ucap Azam patuh
" Oke " jawab berlian sambil menempelkan jari telunjuk dengan jempol yang membentuk huruf O. Sedangkan semua orang yang mendengar kata " Oke " bingung sekaligus merasa aneh karena tak pernah mendengar
" Oke itu apa Yang Mulia? " tanya Azam bingung
" Oke itu baik atau baiklah " jawab Berlian singkat sedangkan orang yang mendengar jawaban langsung mengangguk kepala tanda mengerti
" kalau yang dijari Yang Muliaulia seperti huruf O itu apa ? " tanya Azam lagi dan yang lain hanya mendengar
" Itu okay tapi di tangan seperti ini " jawab Berlian dan sekaligus memperagakan yang dia lakukan tadi dan di ikuti semua orang
Berlian yang melihat mereka melakukan hal yang dia peragakan pun tertawa kecil karena merasa lucu
" Kalian cari batang kayu untuk yang mulia duduk sekarang " Perintah Azam yang sudah selesai memperagakan yang dilakukan oleh Berlian
" Ini Duke " ucap salah satu prajurit sambil membawa batang pohon dan menarik menuju dekat api unggun
" silahkan Yang Mulia " ucap prajurit itu yang mempersilahkan Berlian untuk duduk dan di jawab anggukan oleh Berlian dan langsung duduk
Berlian yang sudah duduk merasa bosan karena hanya duduk saja tiba-tiba dia memiliki ide untuk bernyanyi seperti di zaman modernnya dulu
Kimi ga iru nara donna yume mo
Seperti apapun mimpi mu itu
Kanau youna ki ga shiteru yo
Akan terwujud asalkan kau menjaganya
Kimi ga iru kara akiramenai
Karena kamu disana, jangan menyerah
Arigatou kimi ni aete yokatta
Terima kasih, aku senang bertemu denganmu
Hitori bocchi Lonely
Teringat dihari yang sunyi itu
Ano koro no koto omoidashite
Disaat aku tidak punya pilihan
Doushiyou mo nai kurai
Tak bias kutahan
Sabishikute setsunakute
Rasa sedih dan kesepian
Atarimae no nichijou ga
Keseharian yang mengalir alami
Tada tan tan to nagarete itta
Namun terasa biasa saja
Fly⦠Fly⦠dokoka tooku
Terbang..terbang.. sejauh aku ingin pergi
Sonna koto bakari kangaeteta
Mengapa ku berpikir hal yang seperti itu
Soshite kimi to deai
Kemudian aku bertemu denganmu
Umareta no wa chiisana negai
Dengan harapan kecil yang kumiliki
Kono hito to motto issho ni itai
Aku ingin selalu bersama orang ini
Kono hito to zutto waratte itai
Aku ingin selalu tertawa Bersama orang ini
Mamoritai sou omotta
Kurasa aku ingin melindungimu
Umarete hajimete tsuyoku nareta
Untuk pertama kalinya aku ingin lebih kuat
Fly⦠Fly⦠dokoka tooku
Terbang..terbang.. sejauh aku ingin pergi
Sonna koto kangaenaku natta
__ADS_1
Sampai tak memikirkan hal lain lagi
Donna ni BORO BORO ni nattemo ii
Tak perduli betapa lusuhnya pun itu
Tada kimi to issho ni ikite itai
Tapi tetap saja ku ingin bersamamu
Kimi no egao wo miru sono tame ni
Demi melihat dan membuat kamu tersenyum
Boku wa utau yo
Aku akan terus bernyanyi
Kimi ga iru nara donna yume mo
Seperti apapun mimpi mu itu
Kanau youna ki ga shiteru yo
Akan terwujud asalkan kau menjaganya
Kimi ga iru kara akiramenai
Karena kamu disana, jangan menyerah
Arigatou kimi ni aete yokatta
Terima kasih, aku senang bertemu denganmu
Kimi ga iru nara
Karena kamu disana
Kimi ga iru kara
Dan kamu disini
Motto tsuyoku Tell you
Aku ingin lebih kuat untuk memberitahumu
Toki ni wa kimi wo kizutsukete
Bahwa terkadang aku menyakitimu
Mune ni komi ageru nanika ga
Dan sesuatu dalam hatimu
Namida ni kawatte yuku
Dimana kamu ingin menangis
Shounen ga otona ni naru
Tapi anak laki-laki tumbuh dewasa
Tsubomi datta hana ga saki hajimeru
Sou sa, aruite yukou
Jadi ayo kita jalani jika kamu mau
Kimi to nara nani mo kowakunai yo
Tanpa takut apapun
Dareka ni baka ni saretatte ii
Aku tertipu oleh seseorang
Tada kimi no tame ni yume wo kanaetai
Tapi aku hanya ingin mimpiku terwujud hanya untukmu
Nando machigattemo tsumazuitemo
Bahkan jika aku tersandung berkali-kali melakukan kesalahan
Boku wa utau yo
Aku hanya akan bernyanyi
Kimi ga iru nara donna yume mo
Seperti apapun mimpi mu itu
Kanau youna ki ga shiteru yo
Akan terwujud asalkan kau menjaganya
Kimi ga iru kara akiramenai
Karena kamu disana, jangan menyerah
Arigatou kimi ni aete yokatta
Terima kasih, aku senang bertemu denganmu
Kimi ga iru nara
Karena kamu disana
Kimi ga iru kara
Dan kamu disini
Donna ni BORO BORO ni nattemo ii
Tak perduli betapa lusuhnya pun itu
Tada kimi to issho ni ikite itai
Tapi tetap saja ku ingin bersamamu
__ADS_1
Yume ga kanau sono hi ga kuru made
Sampai hari itu sampai impian kita terwujud
Boku wa utau yo
Aku akan bernyanyi
Kimi no soba deβ¦
Berada disampingmu
Kimi ga iru nara donna yume mo
Seperti apapun mimpi mu itu
Kanau youna ki ga shiteru yo
Akan terwujud asalkan kau menjaganya
Kimi ga iru kara akiramenai
Karena kamu disana, jangan menyerah
Arigatou kimi ni aete yokatta
Terima kasih, aku senang bertemu denganmu
Kimi ga iru nara donna yume mo
Seperti apapun mimpi mu itu
Kanau youna ki ga shiteru yo
Akan terwujud asalkan kau menjaganya
Kimi ga iru kara akiramenai
Karena kamu disana, jangan menyerah
Arigatou kimi ni aete yokatta
Terima kasih, aku senang bertemu denganmu
Arigatou boku ni deatte kurete
Terima kasih sudah bertemu denganku
Lagu Dream - Shimizu Shota
Tanpa Berlian semua orang sudah selesai membuat tenda pada saat berlian duduk dan ya semua orang mendengar Berlian bernyanyi berdecak kagum karena suara indah Berlian walau mereka tak tau artinya
Berbeda dengan Akashi yang mengerti karena memang itu lagi bahasa daerahnya hingga membuat dia mengartikan setiap bait yang dinyanyikan oleh berlian yang membuat semua orang paham dan langsung tersenyum
Berlian yang merasa di perhatikan langsung menoleh dan melihat sekitar ternyata semua orang memperhatikannya dia pun merasa malu dan berdiri dari duduknya dan langsung memeluk Marvel karena dia yang paling dekatnya sekarang sambil bergumam
" Sembunyi kan aku malu " gumam Berlian yang dipelukan Marvel tapi dapat didengar semua orang yang membuat semua orang tersenyum karena aneh biasanya berlian akan cuek
" Baiklah, Ayo Yang Mulia masuk ke tenda beristirahat. maka tidak ada yang dapat melihat Yang Mulia " ucap Marvel yang mengajak untuk beristirahat di tenda sedangkan Berlian hanya menurut karena sudah merasa malu
" Masuklah, Yang Mulia " perintah Marvel saat mereka sudah di depan tenda
" eehm...kau juga istirahatlah " ucap Berlian yang dianggukan kepala oleh Marvel dan berlian langsung masuk ke tenda dan beristirahat begitu juga yang lain kecuali prajurit yang berjaga tapi dengan santai
.
.
.
.
.
.
Beberapa jam pun berlalu dan sekarang matahari sudah terbit semua orang sudah keluar dari tenda mereka dan bersiap perang yang akan terjadi di depan mata mereka begitu juga dengan Berlian
" Semua dengar sekarang saatnya kita tunjukkan siapa yang bermain-main dengan kita maka habislah mereka " ucap Berlian pada semua orang yang dianggukan dengan semangat
" semuanya sudah beres bukan? " tanya Berlian yang melihat semua sudah kosong seperti saat pertama kali mereka tiba
" Sudah, Yang Mulia " ucap mereka serempak yang diacungi jempol oleh Berlian
" ya sudah ayo berangkat " ucap Berlian
Berlian pun berjalan menuju salah satu kuda membuat semua orang bingung kenapa sang kaisar tidak masuk ke dalam kereta
" Yang Mulia, Ayo masuk ke kereta " ucap Marvin dan langsung mendapat gelengan oleh Berlian
" Tidak, aku ingin menunggangi kuda ini " ucap Berlian sambil mengelus kuda berwarna hitam
" Tapi, Yang Mulia. Yang Mulia kan tidak bisa menunggang kuda " ucap George yang tau bahwa Berlian tidak bisa menunggangi kuda
" Aku bisa " ucap Berlian yakin
" Apa Yang Mulia ingat bahwa yang pernah jatuh dari kuda dan dirawat selama 1 bulan karena kaki Yang Mulia Patah " ucap George yang mengingatkan Berlian pernah para kaki akibat jatuh dari kuda
" Tidak akan " ucap Berlian dengan yakin sedangkan semua orang yang mendengar ucapan Berlian hanya menghela nafas karena keras kepala Berlian
" Baik tapi salah satu dari kami berempat akan bersama Yang Mulia " ucap Azam yang memberikan solusi
" Tidak. Aku ingin sendiri " Tolak Berlian yang membuat para selir itu menghela nafas karena sikap keras kepala istrinya
" Baik tapi kami ingin melihat dulu, apa Yang Mulia benar-benar bisa atau tidak " ucap Akashi yang kesal dengan keras kepala istrinya
yang membuat Berlian tersenyum senang seperti anak kecil yang baru mendapatkan permen
Para selir yang lain yang mendengar ucapan Akashi mencoba menolak namun mendapatkan gelengan yang artinya " biarkan "
setelah itu mereka pun hanya mengikuti apa yang Akashi katakan
" Sekarang cobalah Yang Mulia untuk duduk di atas kuda itu " Perintah Akashi yang langsung dilaksanakan
Setelah Berlian duduk diatas kuda dengan mudahnya
" Bagus, Yang Mulia sekarang cobalah berjalan ke arah pohon yang ada disana dan kembali lagi kemari " Perintah Akashi lagi dan dikerjakan oleh Berlian tanpa kesalahan
" Sekarang coba berlari kearah pohon itu dan berhenti setelah itu kembali kesini dengan berlari menggunakan kuda itu " perintah Akashi lagi yang kembali dilakukan tanpa kesalahan semua orang yang khawatir bagaimana jika Berlian jatuh saat berlari
__ADS_1
Semua orang melihat Tiba-tiba kuda yang ditunggai oleh kaisar mereka seperti kaget dan kaisar mereka seperti akan jatuh
" Yang Mulia "