Time Travel Menjadi Kaisar Kejam

Time Travel Menjadi Kaisar Kejam
Bab 9 Berkemah


__ADS_3

Mereka berdua larut dengan pikiran masing-masing dan akhirnya mereka sadar saat mendengar sebuah deheman


" Ehem....."


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


" Yang Mulia, Kamu tidak apa-apa " ucap George yang tersadar dari deheman marvel


" ehem..... Ya tidak apa-apa " deheman berlian yang menetralkan suasana canggung


Berbeda dengan George dan Berlian yang masih canggung para selir lain menahan cemburu dan para prajurit hanya tersenyum malu


" Yang Mulia sudah sering saya bilang jangan berlari " ucap Akashi, ya memang benar Akashi memang selalu marah jika Berlian berlari


" Iya...iya..." ucap Berlian malas


" Ya sudah... yang Mulia duduk lah dulu disini " Ajak Azam untuk duduk di bawah pohon tetapi di tolak oleh Berlian


" Tidak Mau. Aku maunya duduk dekat api unggun itu " ucap Berlian


" Baik, Yang Mulia tapi tunggu sebentar saya cari batang kayu untuk duduk " ucap Azam patuh


" Oke " jawab berlian sambil menempelkan jari telunjuk dengan jempol yang membentuk huruf O. Sedangkan semua orang yang mendengar kata " Oke " bingung sekaligus merasa aneh karena tak pernah mendengar


" Oke itu apa Yang Mulia? " tanya Azam bingung


" Oke itu baik atau baiklah " jawab Berlian singkat sedangkan orang yang mendengar jawaban langsung mengangguk kepala tanda mengerti


" kalau yang dijari Yang Muliaulia seperti huruf O itu apa ? " tanya Azam lagi dan yang lain hanya mendengar


" Itu okay tapi di tangan seperti ini " jawab Berlian dan sekaligus memperagakan yang dia lakukan tadi dan di ikuti semua orang


Berlian yang melihat mereka melakukan hal yang dia peragakan pun tertawa kecil karena merasa lucu


" Kalian cari batang kayu untuk yang mulia duduk sekarang " Perintah Azam yang sudah selesai memperagakan yang dilakukan oleh Berlian


" Ini Duke " ucap salah satu prajurit sambil membawa batang pohon dan menarik menuju dekat api unggun


" silahkan Yang Mulia " ucap prajurit itu yang mempersilahkan Berlian untuk duduk dan di jawab anggukan oleh Berlian dan langsung duduk


Berlian yang sudah duduk merasa bosan karena hanya duduk saja tiba-tiba dia memiliki ide untuk bernyanyi seperti di zaman modernnya dulu


Kimi ga iru nara donna yume mo


Seperti apapun mimpi mu itu


Kanau youna ki ga shiteru yo


Akan terwujud asalkan kau menjaganya


Kimi ga iru kara akiramenai


Karena kamu disana, jangan menyerah


Arigatou kimi ni aete yokatta


Terima kasih, aku senang bertemu denganmu


Hitori bocchi Lonely


Teringat dihari yang sunyi itu


Ano koro no koto omoidashite


Disaat aku tidak punya pilihan


Doushiyou mo nai kurai


Tak bias kutahan


Sabishikute setsunakute


Rasa sedih dan kesepian


Atarimae no nichijou ga


Keseharian yang mengalir alami


Tada tan tan to nagarete itta


Namun terasa biasa saja


Fly… Fly… dokoka tooku


Terbang..terbang.. sejauh aku ingin pergi


Sonna koto bakari kangaeteta


Mengapa ku berpikir hal yang seperti itu


Soshite kimi to deai


Kemudian aku bertemu denganmu


Umareta no wa chiisana negai


Dengan harapan kecil yang kumiliki


Kono hito to motto issho ni itai


Aku ingin selalu bersama orang ini


Kono hito to zutto waratte itai


Aku ingin selalu tertawa Bersama orang ini


Mamoritai sou omotta


Kurasa aku ingin melindungimu


Umarete hajimete tsuyoku nareta


Untuk pertama kalinya aku ingin lebih kuat


Fly… Fly… dokoka tooku


Terbang..terbang.. sejauh aku ingin pergi


Sonna koto kangaenaku natta

__ADS_1


Sampai tak memikirkan hal lain lagi


Donna ni BORO BORO ni nattemo ii


Tak perduli betapa lusuhnya pun itu


Tada kimi to issho ni ikite itai


Tapi tetap saja ku ingin bersamamu


Kimi no egao wo miru sono tame ni


Demi melihat dan membuat kamu tersenyum


Boku wa utau yo


Aku akan terus bernyanyi


Kimi ga iru nara donna yume mo


Seperti apapun mimpi mu itu


Kanau youna ki ga shiteru yo


Akan terwujud asalkan kau menjaganya


Kimi ga iru kara akiramenai


Karena kamu disana, jangan menyerah


Arigatou kimi ni aete yokatta


Terima kasih, aku senang bertemu denganmu


Kimi ga iru nara


Karena kamu disana


Kimi ga iru kara


Dan kamu disini


Motto tsuyoku Tell you


Aku ingin lebih kuat untuk memberitahumu


Toki ni wa kimi wo kizutsukete


Bahwa terkadang aku menyakitimu


Mune ni komi ageru nanika ga


Dan sesuatu dalam hatimu


Namida ni kawatte yuku


Dimana kamu ingin menangis


Shounen ga otona ni naru


Tapi anak laki-laki tumbuh dewasa


Tsubomi datta hana ga saki hajimeru


Sou sa, aruite yukou


Jadi ayo kita jalani jika kamu mau


Kimi to nara nani mo kowakunai yo


Tanpa takut apapun


Dareka ni baka ni saretatte ii


Aku tertipu oleh seseorang


Tada kimi no tame ni yume wo kanaetai


Tapi aku hanya ingin mimpiku terwujud hanya untukmu


Nando machigattemo tsumazuitemo


Bahkan jika aku tersandung berkali-kali melakukan kesalahan


Boku wa utau yo


Aku hanya akan bernyanyi


Kimi ga iru nara donna yume mo


Seperti apapun mimpi mu itu


Kanau youna ki ga shiteru yo


Akan terwujud asalkan kau menjaganya


Kimi ga iru kara akiramenai


Karena kamu disana, jangan menyerah


Arigatou kimi ni aete yokatta


Terima kasih, aku senang bertemu denganmu


Kimi ga iru nara


Karena kamu disana


Kimi ga iru kara


Dan kamu disini


Donna ni BORO BORO ni nattemo ii


Tak perduli betapa lusuhnya pun itu


Tada kimi to issho ni ikite itai


Tapi tetap saja ku ingin bersamamu

__ADS_1


Yume ga kanau sono hi ga kuru made


Sampai hari itu sampai impian kita terwujud


Boku wa utau yo


Aku akan bernyanyi


Kimi no soba de…


Berada disampingmu


Kimi ga iru nara donna yume mo


Seperti apapun mimpi mu itu


Kanau youna ki ga shiteru yo


Akan terwujud asalkan kau menjaganya


Kimi ga iru kara akiramenai


Karena kamu disana, jangan menyerah


Arigatou kimi ni aete yokatta


Terima kasih, aku senang bertemu denganmu


Kimi ga iru nara donna yume mo


Seperti apapun mimpi mu itu


Kanau youna ki ga shiteru yo


Akan terwujud asalkan kau menjaganya


Kimi ga iru kara akiramenai


Karena kamu disana, jangan menyerah


Arigatou kimi ni aete yokatta


Terima kasih, aku senang bertemu denganmu


Arigatou boku ni deatte kurete


Terima kasih sudah bertemu denganku


Lagu Dream - Shimizu Shota


Tanpa Berlian semua orang sudah selesai membuat tenda pada saat berlian duduk dan ya semua orang mendengar Berlian bernyanyi berdecak kagum karena suara indah Berlian walau mereka tak tau artinya


Berbeda dengan Akashi yang mengerti karena memang itu lagi bahasa daerahnya hingga membuat dia mengartikan setiap bait yang dinyanyikan oleh berlian yang membuat semua orang paham dan langsung tersenyum


Berlian yang merasa di perhatikan langsung menoleh dan melihat sekitar ternyata semua orang memperhatikannya dia pun merasa malu dan berdiri dari duduknya dan langsung memeluk Marvel karena dia yang paling dekatnya sekarang sambil bergumam


" Sembunyi kan aku malu " gumam Berlian yang dipelukan Marvel tapi dapat didengar semua orang yang membuat semua orang tersenyum karena aneh biasanya berlian akan cuek


" Baiklah, Ayo Yang Mulia masuk ke tenda beristirahat. maka tidak ada yang dapat melihat Yang Mulia " ucap Marvel yang mengajak untuk beristirahat di tenda sedangkan Berlian hanya menurut karena sudah merasa malu


" Masuklah, Yang Mulia " perintah Marvel saat mereka sudah di depan tenda


" eehm...kau juga istirahatlah " ucap Berlian yang dianggukan kepala oleh Marvel dan berlian langsung masuk ke tenda dan beristirahat begitu juga yang lain kecuali prajurit yang berjaga tapi dengan santai


.


.


.


.


.


.


Beberapa jam pun berlalu dan sekarang matahari sudah terbit semua orang sudah keluar dari tenda mereka dan bersiap perang yang akan terjadi di depan mata mereka begitu juga dengan Berlian


" Semua dengar sekarang saatnya kita tunjukkan siapa yang bermain-main dengan kita maka habislah mereka " ucap Berlian pada semua orang yang dianggukan dengan semangat


" semuanya sudah beres bukan? " tanya Berlian yang melihat semua sudah kosong seperti saat pertama kali mereka tiba


" Sudah, Yang Mulia " ucap mereka serempak yang diacungi jempol oleh Berlian


" ya sudah ayo berangkat " ucap Berlian


Berlian pun berjalan menuju salah satu kuda membuat semua orang bingung kenapa sang kaisar tidak masuk ke dalam kereta


" Yang Mulia, Ayo masuk ke kereta " ucap Marvin dan langsung mendapat gelengan oleh Berlian


" Tidak, aku ingin menunggangi kuda ini " ucap Berlian sambil mengelus kuda berwarna hitam


" Tapi, Yang Mulia. Yang Mulia kan tidak bisa menunggang kuda " ucap George yang tau bahwa Berlian tidak bisa menunggangi kuda


" Aku bisa " ucap Berlian yakin


" Apa Yang Mulia ingat bahwa yang pernah jatuh dari kuda dan dirawat selama 1 bulan karena kaki Yang Mulia Patah " ucap George yang mengingatkan Berlian pernah para kaki akibat jatuh dari kuda


" Tidak akan " ucap Berlian dengan yakin sedangkan semua orang yang mendengar ucapan Berlian hanya menghela nafas karena keras kepala Berlian


" Baik tapi salah satu dari kami berempat akan bersama Yang Mulia " ucap Azam yang memberikan solusi


" Tidak. Aku ingin sendiri " Tolak Berlian yang membuat para selir itu menghela nafas karena sikap keras kepala istrinya


" Baik tapi kami ingin melihat dulu, apa Yang Mulia benar-benar bisa atau tidak " ucap Akashi yang kesal dengan keras kepala istrinya


yang membuat Berlian tersenyum senang seperti anak kecil yang baru mendapatkan permen


Para selir yang lain yang mendengar ucapan Akashi mencoba menolak namun mendapatkan gelengan yang artinya " biarkan "


setelah itu mereka pun hanya mengikuti apa yang Akashi katakan


" Sekarang cobalah Yang Mulia untuk duduk di atas kuda itu " Perintah Akashi yang langsung dilaksanakan


Setelah Berlian duduk diatas kuda dengan mudahnya


" Bagus, Yang Mulia sekarang cobalah berjalan ke arah pohon yang ada disana dan kembali lagi kemari " Perintah Akashi lagi dan dikerjakan oleh Berlian tanpa kesalahan


" Sekarang coba berlari kearah pohon itu dan berhenti setelah itu kembali kesini dengan berlari menggunakan kuda itu " perintah Akashi lagi yang kembali dilakukan tanpa kesalahan semua orang yang khawatir bagaimana jika Berlian jatuh saat berlari

__ADS_1


Semua orang melihat Tiba-tiba kuda yang ditunggai oleh kaisar mereka seperti kaget dan kaisar mereka seperti akan jatuh


" Yang Mulia "


__ADS_2