
Disini mereka sepasang manusia beda jenis itu tertidur dengan posisi wanita memeluk pria di bagian leher dengan sangat erat. Ya mereka adalah Berlian dan Azam.
Tak lama Berlian mulai terbangun dan Azam menyambut nya dengan senyum hangat
" Selamat Sore sayang " ucap Azam yang melihat Berlian sudah membuka matanya
" Eehm...kau juga " ucap Berlian yang dengan suara khas baru bangun tidur dan masih dalam posisi memeluk Azam
" Aaah... maaf apa aku memeluk sepanjang aku tidur " ucap Berlian kaget yang langsung melepaskan pelukannya dari tubuh Azam dan Azam hanya tersenyum
" Maaf kan aku kau pasti tidak nyaman " ucap Berlian bersalah yang membuat Azam panik
" Sayang aku malah senang karena kamu memelukku artinya kamu nyaman padaku " ucap Azam yang mencoba menjelaskan pada Berlian
" Eehm...bagaimana jika kamu bersiap karena sebentar lagi malam dan kita akan merayakan pesta kemenangan " ucap Azam yang mengalihkan dan benar Berlian langsung bangun dan mencoba bersiap.
Tapi saat dia Berlian ingin bersiap Azam langsung memeluknya dari belakang dan berbisik di telinga Berlian
" Tapi sayang, Kita sudah lama tidak bersama " ucap Azam dengan wajah memelas yang membuat Berlian membalikan tubuhnya dan menghadap ke Azam dan langsung mengecup kening dan pipi Azam yang membuat Azam terkejut
CUP
CUP
kecupan kening dan Pipi kanan Azam
Tapi saat Berlian ingin melangkah lagi Azam langsung mencengkram lembut tangan Berlian dan mengembalikan tubuh Berlian hingga menghadapnya
__ADS_1
dan setelah itu dia langsung mencium bibir Berlian dan Berlian pun membalasnya tak lama mereka pun melepaskan ciuman itu
Setelah itu mereka saling menempelkan kening mereka hingga hidung mereka bersentuhan dan mereka saling merasakan nafas masing-masing.
lama mereka saling menatap dan mereka saling memperhatikan bentuk wajah sempurna ciptaan tuhan
" Syukurlah. Aku sangat takut ketika mengingat kau hampir terluka tadi " ucap Berlian lirih dan masih dapat didengar oleh Azam yang membuat Azam tersenyum dan dia pun langsung mengecup kening itu lama dan Berlian pun menikmati kecupan yang diberikan Azam
CUP
kecupan kecil di kening Berlian
setelah itu Azam langsung mengecup kedua pipi tembam Berlian
CUP
CUP
CUP
CUP
setelahnya mereka pun berpelukan hingga begitu lama dan sesekali Azam mengecup pucuk kepala Berlian dan Berlian pun hanya menikmati tanpa menolak
setelah itu mereka melepaskan pelukan mereka dan kembali saling menatap hingga mereka tersadar akibat ketukan pintu seseorang.
TOK
__ADS_1
TOK
TOK
Bunyi ketukan pintu dan setelah ketukan itu terdengar suara
" Yang Mulia ini saya Marvin ini menyampaikan bahwa sekarang waktu nya pesta dan anda ditunggu " ucap Suara itu yang ternyata Marvin.
" Baik duluan saja kau kesana nanti aku menyusul " ucap Berlian pada orang di balik pintu itu.
" Baik, Yang Mulia " ucap Marvin yang langsung berlalu menuju area pesta.
Setelah kepergian Marvin, Berlian pun mencuci mukanya dan Menganti pakaian tidurnya dan sekarang dia tengah menyisir rambut dan mengepang satu setelah selesai dia pun berjalan menuju Azam yang menunggunya.
" Sudah " tanya Azam yang melihat Berlian sudah rapi yang dijawab anggukan kepala dan senyuman.
" Ayo " ajak Azam sambil mengulurkan tangan ala bangsawan yang langsung diterima oleh Berlian.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.