
" APA. BAGAIMANA BISA INI TERJADI? " Teriak Raja itu dan seketika dia langsung menoleh pada Berlian yang sedari tadi diam dan langsung menunjuk wajahnya berlian dengan wajah memerah menahan kesal setelah memahami situasi
" KAU "
...----------------...
" KAU " Ucapnya menahan geram
Berlian hanya tersenyum smirk pada orang yang ada didepannya yang tak lain raja dari kerajaan Estelle saat semua rencana berhasil
" Baiklah karena semuanya sudah selesai tinggal kita yang harus menyelesaikan ini Calvien " ucap Berlian pada Calvien
"Baik. Yang Mulia " ucap Calvien tegas
berbeda dengan mereka berdua yang mempersiapkan diri raja kerajaan Estelle dengan kalimat mereka
" Apa maksudmu dengan disini? " tanya Raja itu pada Berlian
" Ya tentu saja menghukum yang nakal. Takan Calvien " ucap Berlian dengan logat anak kecil pada Calvien yang hanya dibalas senyum malu Karana sikap Berlian
" Siapa yang akan anda hukum? " tanya Raja itu lagi
" Ya tentu saja kalian " jawab Berlian polos dengan mata mengerjap-ngerjap membuat semua orang ada disana melongo
Begitu juga dengan raja itu yang terkejut melihat ekspresi yang belum pernah Berlian tunjukkan kepada semua orang yang mereka anggap lucu
" Yang Mulia. Kenapa kau menunjukkan ekspresi seperti itu? kau membuat kami semua yang ada disini bergairah " ucap raja itu
__ADS_1
memang benar semua orang yang ada di sana langsung merasa tegang pada bagian bawah mereka karena melihat ekspresi wajah polos Berlian begitu juga dengan Clavien
" Yang Mulia, Saya mohon jangan menunjukkan ekspresi seperti itu " ucap Clavien
" Kenapa? " ucap Berlian manja
sungguh Clavien tak tahan untuk tidak melahap seorang wanita didepannya karena dia hanya melihat gadis polos bukan lah seorang kaisar
"Tadinya aku ingin menghabisimu tapi sekarang tidak lagi aku ingin memiliki mu " Clavien ingin menjawab tapi didahului oleh ucapan Raja itu
" Cihh...Kau menjijikan " ucap Azam yang melihat dan mendengar semua ucapan yang Berlian lakukan hingga ia ingin marah namun dia urungkan Tapi setelah mendengar ucapan Raja itu habis sudah kesabarannya.
Mendengar ucapan Azam membuat Berlian langsung menoleh kebelakang dan melihat Azam berdiri dengan baju dan pedang yang berlumuran darah dan dia tersenyum tapi tak lama Berlian berteriak
" Azam " teriak Berlian yang membuatnya menoleh ke belakang dan melihat ada yang akan menikamnya dan dia langsung menebas leher orang yang akan menikamnya itu dan langsung mati
setelah melihat Azam ditikam membuat amarah Berlian langsung naik dan langsung menoleh kedepan dan melihat raja itu tersenyum sinis melihat Azam
setelah mengatakan itu Belian langsung
mengambil pistol nya yang ada di sepatunya dan
DOR
DOR
DOR
__ADS_1
" Aaaakhhhh..... " teriak kesakitan Raja Alter kesakitan saat kedua kaki dan bahunya terluka akibat tembakan Berlian hingga dia langsung terduduk di lantai marmer itu
" Selamat Tinggal. Dan semoga kau berjumpa dengan Raja neraka " Ucap berlian dan kembali mengangkat pistol tadi yang ada di genggaman tangannya
DOR
"Aakh... " teriaknya saat kepalanya tertembak dengan perlahan menutup mata nya, langsung jatuh kedepan dan mati
semua orang yang melihat Berlian menghabisi raja mereka menjadi takut kecuali pihak Berlian sendiri yang merasa senang karena mereka sudah menang tanpa turun tangan
" Sekarang Istana ini menjadi milikku dan merupakan bagian dari kekaisaran matahari " Teriak Berlian setelah melihat raja itu mati dan semua orang kini merasa senang kecuali pihak yang kalah yang harus menelan pil pahit karena mereka pasti akan di bunuh juga setelah melihat raja mereka mati
" Kau Kuburkan dia dengan layak walau bagaimanapun dia tetaplah raja meski sudah melakukan kesalahan dia juga tetap manusia " Lanjutannya lagi yang lebih ke perintah dari pada ucapan
" Dan kalian tidak akan kami habisi kecuali kalian memilih setia dan tak akan melakukan hal yang sama " ucap Berlian kembali yang melihat raut wajah ketakutan
setelah mendengar itu mereka pun senang dan tak perlu memikirkan mereka akan mati dengan mengenakan dan mereka berjanji akan setia kepada Berlian
" Terima kasih Yang Mulia. Kami berjanji akan setia anda" ucap salah satu prajurit sambil menangis haru
" Aku tidak butuh janji cukup buktikan " ucap Berlian pada semua orang lagi dan dianggukan kepala oleh mereka
" Setelah pemakamannya siapkan pesta kecil atas kemenangan kita semua " lanjutannya yang disambut ria oleh semua orang
sedangkan Berlian setelah mengatakan hal itu dia langsung berjalan kearah Azam dengan cepat dan memeluknya erat sambil bergumam
" Bawa aku pergi dari sini " gumam Berlian yang hanya didengar oleh Azam dan Azam langsung menggendong nya ala koala dan membawanya pergi
__ADS_1
Berlian yang merasa nyaman dalam gendongan Azam langsung tertidur dan Azam tau itu setiap dalam gendongan nya Berlian akan selalu tertidur seperti bayi seperti awal pertemuan nya dengan Berlian dan menjadi selir
bersambung...