Titisan Leak Gundul

Titisan Leak Gundul
Bab 23. Leak Hitam


__ADS_3

"Hmm Mas pengen lihat wajah Neng Ayu boleh engga?" tanya nya


Saat Pak Parjo mengutarakan hal tersebut tiba tiba ia mendengar suara burung gagak yang mengitari rumah Siluh , burung tersebut berterbangan diatas rumah Siluh.


"Kwak Kwak Kwak"


"Kenapa banyak sekali gagak diatas rumah Non ya" ucap nya melihat burung tersebut terus mengitari rumah Siluh.


Namun ia tak begitu memperdulikan nya , karena ada wanita yang cantik yang sedang coba ia rayu.


"Boleh Mas, yakin mau lihat wajah saya?" tanya nya


"hmmm yakin banget" tegas nya


"Yasudah Mas tutup mata dulu , nanti kalo saya bilang buka Mas buka" sahut nya lagi


"Baik saya tutup mata, jadi tidak sabar" menutup kedua mata nya menggunakan tangannya


Setelah Pak Parjo menutup matanya, gadis tersebut kemudian mulai memperlihatkan wajah nya di depan Parjo.


"Sudah atau belum" ujar Parjo yang sudah tak sabar melihat wajah gadis di sampingnya.


"Sudah Mas Parjo boleh buka matanya perlahan" ucap gadis tersebut


Parjo kemudian mulai membuka kedua matanya dengan sangat semarah, ia tak sabar ingin melihat Ayu gadis yang sedari tadi ia rayu.


Perlahan lahan ia buka dan....


"Hah?......( Parjo terkejut melihat wajah gadis tersebut ia sampai jatuh dari atas kursi) Po...Cong bukan pocong apa sih nama nya Le.....ak. ada Leak ada leak" ujar nya berlari meninggalkan gadis tersebut


Ternyata gadis itu adalah wujud dari Leak, roh yang haus darah tersebut tak jarang berubah menjadi apapun yang dia mau, bahkan bisa menjadi manusia yang sangat mirip.


Gadis tersebut memiliki wajah yang menyeramkan dengan taring dan kedua bola mata nya yang menonjol serta wajah nya yang hitam menyeramkan, itu membuat Pak Parjo lari ketakutan.


Pak Parjo berlari ketakutan tanpa melihat ke depan ia takut jika roh tersebut mengikutinya ia berlari tanpa sadar ia menabrak Bi Sri yang tiba tiba muncul entah dari mana.


"Aduh aduh kenapa si Pak Parjo " tanya nya


"Itu disana tadi ada..." ucap nya gagap nafas nya tak beraturan.


"Ada apa kalo ngomong yang jelas" tegas Bi Sri yang penasaran dengan apa yang ingin dikatakan nya.


"Itu Lo rambut panjang" menunjuk nya


"Rambut panjang? ohh Kun ?" ucap nya yang langsung menyebutkan kata kun


"Bukan itu Lo yang ada taring nya"

__ADS_1


"Harimau?"


"Kok harimau sih yang taring , rambut panjang, muka seram itu Lo" ujar nya yang mendadak susah mengatakan sosok yang dilihat nya


"Ohhh saya tau ,,, Pasti Sundel kan" sahut bibi


"Bukan tapi ,,,,Le....ak iya leak" ucap nya tegas


"Apa leak? ih pak yang bener aja malam malam gini "


Tiba tiba ada suara yang muncul


"Neng Ayu bukan Leak Mas Parjo" jawab nya tiba tiba muncul disampingnya


Bibi dan Pak Parjo terkejut mendengar suara itu mereka berdua lantas menengok ke arah kiri nya dan melihat sosok tersebut dengan wajah yang menyeramkan dan suara yang membuat merinding.


"Hah......Pak Pak ( pukul bi Sri ) itu Le....ak" mereka berdua pingsan secara bersamaan ketika melihat makhluk tersebut.


*******


Melihat ada yang aneh dari Rian, Made kemudian mulai menanyakan mengapa seolah dirinya ada yang mengendalikan.


"Rian Lo kenapa? " tanya nya serius


"De tolong gue kaki gue ga mau berhenti " ucap nya merintih


"Lo kenapa bisa kayak gini,,,gue tahan Lo " ujar nya sembari menahan tubuh Rian yang semakin tak terkendali


"Ahhhhh,,,De kayaknya ini dari celana saku gue yang berisi taring keramat itu" ujar nya menahan kaki nya


"Lo belum kembaliin juga? gue udah bilang itu benda terlarang" ujar Made.


Sedangkan Siluh yang masih mencari Arwah gendis tiba tiba mendengar suara berisik dan rintihan dari lantai atas, Siluh langsung pergi menuju sumber suara.


Betapa kagetnya dia ketika melihat Made yang sedang membantu Rian untuk menahan tubuhnya agar tidak melangkah maju.


"Made,,,apa yang terjadi?" tanya nya dari bawah.


"Kaki Rian tiba tiba berjalan sendiri seperti ada yang mengendalikan nya"


"Tunggu gue bantu Lo" ujar nya hendak membantu Made


Tetapi saat kaki nya hendak melangkah menaiki anak tangga , lukisan Leak yang terpajang tersebut tiba tiba terjatuh, lampu ruangan itu berkedip hidup dan mati dengan sendirinya, jendela terkunci rapat tetapi angin masih bisa memasuki rumah itu.


Siluh menengok ke arah Lukisan tersebut begitupun Rian dan Made.Dari lukisan tersebut muncul asap hitam tebal yang sangat besar.


Siluh melangkah mundur, karena asap itu seperti hendak menghampiri nya, suasana nya sangat mencekam.

__ADS_1


Made yang tadi nya membantu Rian tiba tiba tubuh nya terdorong ke belakang dan terbentur sudut dinding yang membuat kepala nya mengeluarkan sedikit darah.


"Made,,,," teriak Siluh pria itu lantas langsung tak sadarkan diri karena benturan tersebut


"Made" teriak Rian melihat sahabatnya terlempar terbentur dinding


"Jangan ganggu teman teman ku pergi kamu makhluk jahat" ucap Siluh berteriak


Siluh kemudian berlari ke atas tangga , ia menghampiri Made yang tak sadarkan diri.


"Made ,,, bangun de bangun " ujar Siluh mengusap pipi pria tersebut suasana malam tersebut semakin mencekam


Gadis tersebut bingung harus berbuat apa, disisi lain ada Made dan juga Rian, Asal hitam tersebut berubah menjadi Leak hitam yang menyeramkan, wajah nya terlihat penuh amarah


Siluh berdiri kemudian ia menghampiri Rian gadis tersebut berada didepan Rian untuk melindungi nya dari serangan makhluk tersebut.


"Kamu mau apa menjauh dari teman saya" ujar nya


"Dia pantas mati, dia tak bisa menjaga tutur katanya perilaku dan dia telah mengambil taring keramat itu" ucap makhluk tersebut dengan suara menggelegar dan menyeramkan


"Tidak tidak pergi kamu pergiiiii " teriak nya


tetapi itu semua sudah terlambat Roh jahat tersebut kini sudah tak bisa terkendali, ia menyingkirkan Siluh dan melemparkannya ke dinding ia mengikat nya dengan tali gaib agar tak bisa bergerak.


"Lepaskan aku lepaskan,,,engga jangan lukai Rian dia teman saya lepaskan dia" rintih nya memohon agar roh jahat tersebut tak mengambil nyawa Rian


Sementara Rian merasa sangat ketakutan ini pertama kali nya ia melihat sosok tersebut dengan mata kepalanya


"Maafkan saya, saya tidak bermaksud seperti itu saya mohon " ujar nya tak bisa berkutik


Makhluk tersebut menunjukkan kemarahannya, tubuh Rian mulai terangkat jauh dari lantai pria itu hanya bisa memohon untuk hidup nya , dirinya sudah ketakutan melihat Leak hitam yang siap menjatuhkan nya ke lantai.


"Saya mohon jangan,,,( tangis Siluh memohon) tapi dirinya tidak bisa berbuat apapun tubuhnya kini diikat oleh tali gaib


"tolong,,,,tolong gue Luh " teriak Rian


Roh jahat tersebut menjatuhkan tubuh Rian ke lantai,


"Tidakkkkk,,,,Riannn" teriak Siluh histeris melihat kejadian itu dengan mata kepalanya sendiri


Pria tersebut terbaring lemas,, kepalanya sudah mengeluarkan darah tetapi Rian masih sanggup bertahan


Bersambung


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2