
Pencarian terus berlanjut wajah Pak RT dan Bu RT terlihat sangat cemas tentang keberadaan putri sematang wayang nya yang sejak semalam tak ada dirumahnya.
Siluh dan kawan kawannya pun menghampiri beberapa warga yang sedang mencari nya.
"permisi Pak ini siapa yang hilang ya?" tanya Made
"Anak nya Pak RT katanya dari semalam ia tidak pulang sehabis bermain disekitar rumah" ujar salah satu warga setempat
"Hilang? tapi bagaimana mungkin atau dia main ke dalam hutan" ujar Radit yang penasaran bagaimana anak itu bisa hilang padahal gadis itu sudah tinggal bertahun tahun umur nya pun sudah 8 tahun.
Pernyataan yang dilontarkan warga sekitar membuat Siluh memasang wajah cemas dan khawatir, jadi yang ia alami semalam itu benar kenyataan bukanlah mimpi?.
tetapi ia merasa bingung terhadap dirinya bagaimana bisa ia terbangun dan berada dikamar itu kembali seperti tak terjadi apapun.
"Yasudah pak kita bantu mencari nya" ujar Made yang prihatin atas musibah yang dialami Pak RT dan Bu RT
"iya silahkan "
Made dan teman nya memutuskan untuk membantu mencari anak itu , namun disaat mereka mulai pergi mencarinya, Siluh hanya terdiam di tempatnya dan tak bergerak sama sekali ia seperti sedang memikirkan sesuatu.
Sari yang menyadari temannya hanya berdiri terdiam kemudian menarik tangannya dan mengajak nya ikut mencari gadis itu.
"eh Luh hayuk" ajak nya menarik tangan Siluh
Siluh sebenarnya ingin memeriksa disekitar pohon beringin itu, seperti yang dia liat semalam. Tetapi ia masih belum berani untuk mengatakan apapun, ini pertama kali nya kejadian ini terjadi.
"Gendis,,,,dimana kamu " teriak Made dan yang lainnya mencari anak itu ,bahkan warga ada yang sedang memukul pentungan siapa tau sosok genderuwo yang melakukan hal ini.
"bentar bentar tapi kalo dipikir ga mungkin gadis seusia itu bisa sampai masuk ke dalam hutan " ujar Radit
"Iya sih atau jangan jangan ada makhluk yang menculiknya " ceplos Sari
"Udah udah ayok kita cari lagi" ucap Made
disini Siluh hanya terdiam ia bahkan tak berpendapat apapun ia sedang berpikir bagaimana ini bisa benar benar terjadi. Apakah makhluk itu benar memangsa gadis belia itu?.
****
__ADS_1
Sudah setengah hari mereka mencari namun hasilnya nihil gadis itu tak ditemukan dimana pun, itu membuat Bu RT dan Pak RT kehilangan semangat untuk mencari putri semata wayangnya, sebelumnya hal ini tak pernah terjadi di desa ini.
"Pak dimana Gendis,,, Ibu takut jika terjadi sesuatu yang tidak tidak" ucap Bu RT menangis tersedu sedu ia bahkan terlihat lemas karena putri nya tak kunjung ditemukan
Seluruh warga bahkan berkumpul hal ini sudah tidak wajar setengah hari mereka mencari namun tak ada hasilnya.
"Yang sabar Bu Gendis pasti baik baik saja" ucap Pak RT menenangkan istri nya yang sedari tadi menangis tak kunjung henti
"Sebelumnya desa kita tak pernah seperti ini mengapa sekarang bisa terjadi" ujar warga yang mulai geram melihat situasi seperti ini , mereka mulai risau akan anak anak nya yang masih kecil.
Siluh melihat tangis Bu RT membuatnya prihatin dan ingin rasanya ia mengatakan sesuatu, namun ia yakin pasti tidak ada yang akan percaya dengan perkataan nya itu.
"bagaimana cara gue ngasih tau mereka" ujar Siluh bingung sembari menggigit kuku tangannya.
Hingga tiba tiba seorang kakek yang ia lihat waktu itu muncul dari dekat pohon, kakek itu seperti memberi nya petunjuk mengenai hilang nya gadis itu.
"itu kan kakek yang waktu itu , kenapa dia bisa ada disini dan apa yang ingin ia sampaikan" ujar Siluh dalam hati nya, ia ingin memberi tahu temannya namun tak satu pun dari mereka dapat melihat nya, dan itu akan terlihat sia sia
Kakek itu menunjuk ke arah pohon beringin tua itu entah apa yang sebenarnya ingin ia sampaikan, tak ingin menyia yiakan waktu Siluh langsung memberikan solusi pada warga sekitar.
"Maaf Bu, Pak bagaimana jika kita mencari lagi dan sebelum mencari tolong kalian semua awali dengan doa" ucap Siluh
"Bu,tidak ada salahnya kita coba sekali lagi" ujar Pak RT
akhirnya mereka semua menerima saran yang diberikan oleh Siluh , dan setelah berdoa mereka semua berpencar kembali untuk mencari nya.
Siluh dan kawan kawan beserta beberapa warga lainnya berhenti tepat di depan pohon beringin tua itu, mereka sedang merencanakan akan kemana mencari Gendis.
Namun ditengah tengah hal itu tiba tiba salah seorang warga merasa bahwa ada yang menetes dari atas pohon yang membuat rambutnya basah, namun ia kira hanya air biasa.
Siluh yang sudah mulai patah semangat ia merasa bahwa usaha yang dilakukan nya tidak akan berhasil , namun ketika kecemasan itu terjadi Radit tak sengaja menyadari salah seorang warga yang terlihat darah keluar dari kepalanya.
"Pak itu kepala bapak kenapa berdarah?" tanya Radit menunjuk ke arah pria tua itu.
Pria itu langsung mengusap kening nya, pria itu terkejut saat ia melihat bahwa ada darah yang begitu banyak berada tepat diatas kepalanya bagaimana mungkin?.
"darimana asal darah ini, dan saya merasa baik baik saja" ucap nya , namun setelah di rasa ada yang aneh salah seorang warga melihat ke atas dan ia memberitahu jika ada darah yang menetes dari balik pohon diatas itu.
__ADS_1
"Pak pak itu dari atas pohon" ujar nya menunjuk ke atas pohon itu
Siluh dan teman temannya kemudian melihat ke arah atas dan tiba tiba terdengar suara ranting yang patah dari atas, itu membuat seluruh warga mulai menjauh dari pohon itu.
Bagaimana bisa terdapat darah menetes dari atas pohon tua itu.
Tak lama mereka menjauh dan melihat darah itu menetes tiba tiba
"Blukkk" ada sesuatu yang jatuh dari atas nya
"Astaga siapa itu" ucap salah seorang warga yang terkejut jika diliat itu seperti manusia yang jatuh dari atas, itu membuat semua warga syok.
Mereka semua akhirnya mendekati nya dan benar saja itu adalah seorang anak perempuan yang terjatuh dari atas kondisi nya sudah kaku dan dilumuri oleh darah di sekujur tubuh nya , bahkan jika diliat itu persis seperti Gendis, namun karena posisi nya yang menghadap tanah dan wajah yang ditutupi rambut , tak ada yang tahu bahwa itu benar gendis atau tidak
"Bagaimana bisa ia terjatuh dari atas pohon itu"ucap salah seorang warga
Hingga pria tua memberanikan diri untuk membalikkan tubuhnya beserta menyingkirkan rambut di wajah nya,
"Hah,,,,( seluruh warga syok termasuk Sari yang bahkan menutupi kedua mata nya , ia tak sanggup melihat jasad anak itu)"
"Ini putri Pak RT,,,, bagaimana ini bisa terjadi saya akan memberitahu mereka" ujar pria tua itu
bahkan Siluh yang melihatnya sempat membuang wajah nya karena kondisi jasad yang sudah sangat mengenaskan.
Hingga baju putih yang ia gunakan penuh dengan darah, perut nya terbuka cukup besar hanya saja ditutupi oleh baju putih nya.wajah nya terlihat pucat leher nya seperti disayat oleh kuku kuku yang tajam.
Siluh yang melihat mayat itu tak kuasa menahan air matanya, jadi yang ia alami semalam itu benar benar terjadi dan bukan lah mimpi.
Radit ,Rian dan Made bahkan tak bisa berkata apapun lagi, ini sudah diluar pemikiran manusia
"Pak RT , Bu RT " ujar pria itu yang terlihat tak kuasa memberitahu yang sebenarnya.
"ada apa pak ada apa?" tanya Pak RT cemas
Bersambung
.
__ADS_1
.
.