
saat palu pertama di dengarkan, untungnya cctv itu secara tiba - tiba berputar ke lima belas menit ke depan lagi, sehingga kenyataan terbongkar.
semua berbalik ke arahku dengan tatapan menyesal...
dan salah satu reka kerjaku datang dengan terburu - buru dan mendapatlan sebuah bukti .
ternyata, sebelum seniorku menghajarku, malam sebelumnya dia berkelahi di sebuah bar karena emosi di pecat.
kepalanya terbentur oleh botol bir dan jatuh dari tangga .
akhrinya aku memenangkan persidanagan tersebut...
saat aku keluar, ternyata teman sekantorku menungguku di gerbang.
dia meminta maaf karena terlambat ke persidangan.
itu tidak masalah, untungnya dia berhasil datang sebelum hakim memutuskan aku di penjara.
aku melihat somin dari kejauhan...
pengacara yang membelaku pamit untuk tugasnya yang lani, namun aku memiliki firasat buruk kepada mereka berdua...
"terimakasih, kalian berdua membelaku...
aku harap jika ada masalah pada diri kalian segera hubungi aku...
aku memiliki firasat yang buruk sekarang... ."
tentu saja somin menanai mereka berdua...
aku takut terjadi hal buruk kepada mereka .
bulan berakhir...
perasaanku yang awalnya sangat cemas dengan orang- orang yang membelaku sekarang mulai tenang...
namun...
aku tidak mendapatkan kabar dari perla dan lukasz...
aku mencarinya secara diam - diam, tampa mengacaukan pekerjaanku...
hari - hariku sibuk tampa mereka...
semua lancar, namun aku kesulitan dalam tidur...
ponsel ku berdering, namun aku tidak sanggup menjawabnya...
aku sangat malas mengangkat ponsel di tengah malam...
deringan ponsel lalu hilang...
__ADS_1
palingan hanya panggilan iseng yang sering menggangguku, karena aku pengacara. banyak klienku yang kontak di yengah malam...
namun...
deringan itu muncul lagi dengan nomor yang sama...
kali ini pasti panggilan sangat penting...
"hallo..."
"chyara... aku di depan rumah mu..."
itu teman sekantorku...
aku bergegas ke bawah dan membukakan pintu...
dia tidak sendirian...
seseorang dengan tudung di samping temanku...
"siapa dia !?."
"dia menyelamatkanku...."
dia sangat mencurigakan...
dia berbalik arah dan langsgsung lari...
melepas tudungnya
dan...
dia tersangka yang pernah aku tangani...
sialnya dia berhasil kabur dengan mobilnya..
vava, teman sekantorku menceritakan apa yang terjadi kepada dirinya...
dia berhasil menemukan lukasz dengan dua detektif yang aku kenalkan kepadanya...
namun kami ketahuan oleh penjaga somin ...
kami berpencar, dan aku bertemu dengan remaja tersebut dan menyelamatkanku...
aku langsung menghubungi olivia...
"hallo... apa yang kamu lakukan...!?
sampai - sampai vava juga terlibat...
dan kamu juga di ancam nyawa ...!?..."
__ADS_1
"entah lah...
aku hanya merasa bersalah tidak menolongmu saat persidangan dulu...
jangan salahkan vava..."
"apa kalia selamat ?
diaman kalian sekarang...!?."
"kami di rumah sakit sekarang..."
"apa yang terjadi kepadamu ...!?."
"buka aku...
john...
kami bertiga berpencar...
aku baru saja menerima panggilan dari rumah sakit, bahwasannya john di rawat di sana...
aku akan menghubungi kamu lagi..."
firasatku sangat buruk, walaupun aku telah memngetahui ke dua temanku yang lain...
aku dan vava ke rumah sakit mengunjungi john...
aku memberhentikan mobil yang membuat vava bingung...
"apa yang terjadi !?..."
melihat jaket dan tas yang di bawa vava...
dugaanku benar...
ada pelacak di kerah belakang vava...
vava kaget dan merasa bersalah karena mempercayai remaja itu.
aku mengatakan firasat birukku kepaa vava. ..
"kamu tau kan dia kelaur masuk penjara...?
dia kaki kanan para pembunuh...
jadi hukumannya rinangan..."
"itu tidak buruk dari pada pembunuhkan !?."
"dia mengatakan rahasianya kepadaku..."
__ADS_1