
"kekuatan itu hanya bisa di gunakan oleh seseorang yang buta dari lahir ..."
"jadi dia tidak buta !? ."
"aku tidak mengatakan itu ..."
"jadi !?"
"pasti salah satu matanya tidak bisa melihat , atau anggota tubuh orang itu cacat ."
"kau pernah melihat dia !?."
"mana mungkin ...
kami hanya saling berhubungan dengan ponsel ...
.... "
brengsek ... ternyata dia buhubungan dengan ponsel yang tidak akui sejak aku menangkapnya ...
aku tidak mempunyai ponsel brensek !!!
masih teringiang di kepalaku ....
"dia mati ..."
"mati !!!."
"iya , makanya aku ke sini memberi tau mu ."
ekspresi apa itu, kenapa dia tersenyum ...
penjaga datang bertanda waktu telah habis ...
dia keluar tampa berhenti tersenyum ...
brengsek ...
dia merahasiakan sesuatu lagi ...
kenapa dia senyum saat aku mengatakan jika atasannya meninggal !?
walau begitu aku berhasil menemukan informasi baru .
aku harus menemukan ponsel brengsek tersebut sekarang.
pengacara menelfonku ...
"dasar, kemana kamu sekarang !?."
"ponsel ...
kaki tangan pembunuh itu punya ponsel, kita harus memeriksa rumahnya sekarang ...!!!."
__ADS_1
"informasi yang bagus, aku akan segera kesana ."
"baiklah, aku akan memeriksa tkp terakhir tersangka sekarang ..."
so min memanggilku ...
"aku telah bersiap - siap ..."
"baik lah ..."
seperti yang di katakan somin, dia akan bekerja ...
tugas ku tidak dua puluh empat jam bersamanya.
aku di tugaskan jika dia memanggilku dan ...
"aku fikir, dia hanya memandang rumahku seperti biasa dan aku membiarkannya ...."
"sudah berapa lama !?
kenapa baru sekarang kamu katakan !? ."
" kejadiannya tidak begitu lama, palingan tiga minggu lebih yang lalu ...."
dia memberikan salah satu foto dari cctv rumahnya kepadaku .
fikiranku sangat kacau dan menabrak salah satu mobil di depan, karena dia tersangka yang hampir memenggal kepala dokter tersebut .
"gila ... !!!
itu sebulan ...
kamu memperkejakan ku kan gunanya untuk itu ...
si brengsek ini baru saja hampir memenggal kepala orang setelah menghilang satu tahun yang lalu ..."
bukan dari jendela kamar so min saja, melainkan di setiap sudut rumahnya ...
responnya sangat ketakutan, karena dia akan mati mengenaskan ... dan selelalu memegang lehernya ...
dia tidak bisa menahan airmata dan tubuhnya bergetar tampa henti .
"jadi dia pembunuh berantai itu... aku akan mati.
apa salah ku ...
aku fikir matiku hanya sekali, namun kenapa aku harus mati secara mengenaskan lagi !?"
"apa maksudmu !?."
"... "
"cepat jawab ... "
__ADS_1
"sudah lah, aku malu mengatakannya ..."
"cepat ..."
"hanya kecelakaan ..."
"CEPAT JAWAB ...!!!."
" ...
ayah tiriku yang ingin membunuhku, sehingga semua harta milik keluargaku menjadi miliknya ."
jadi yang bersama ibu somin itu ayah tirinya
"aku kabur dan sopirku melindungiku dan ..
kami jatuh ke jurang bersama dan hanya dia yang meninggal ...
dia meninggal karena menolongku,
awalnya kami bisa selamat dan berenang ke atas yang di bawahnya sangat dalam.
namun, karena rambutku terlilit di tengah ranting di sekitarku, dan dasar laut masih jauh. rambutku semakin mencekikku dan menarikku dsemakin ke bawah ...
dan sopir itu semakin ke atas , sedangkan aku semakin kebawah ...
dan aku tidak tau kejadian setelah itu ... karena setelah aku sadar beberapa minggu, rambutku yang awalnya panjang sekarang pendek ...
dan sopirku telah di makamkan seminggu yang lalu ...
sebenarnya dia selamat, mamun karena menolongku. dia kehilangan nafas ...
namun, saat aku melaporkannya kepolisi, tidak ada tanggapan sedikitpun, walaupun buktinya sangat jelas ...
dan ibu kandungku ...
aku tidak yakin dia ibu ku ...
dia tidak melindungiku atau paling tidak di pihakku ."
sopir !? .
dia meninggal ...
dan keluarganya hancur ...
"dan ... setelah sekian lama aku berdoa. aku harap, tidak ada orang lagi yang menolongku ...
aku harap dewa langsung turun dan menghajar orang yang menghancurkan hidupku ...
namun aku kelewatan halu, mana mungkin itu terjadi ...
makanya aku tidak ingin cerita kepadamu ..."
__ADS_1