
ini juga salah satu alasanku berhenti di kantor lamaku bekerja..
ini terjadi saat aku baru masuk kerja di kantorku yang lama...
dia masih kecil dan santai menghadapi semacam polisi dengan bekas darah di ubuhnya....
menghadapi detektif mengintrogasinya...
bahkan pengadilan yang akan menghukumnya..
aku sangat gugup saat itu karena baru pertama kali bekerja, walaupun telah magang di sana dan ini adalah cita - citaku...
aku sebagai pengacaranya...
seperti biasa...
aku menanyakan kejadiannya...
aku mulai gugup walaupun di luar sana ada penjaga...
pistol sengatan listrik dan rekaman suara yabg di bilang kuno selalu di sakuku...
dan untungnya semua berjalan dengan lancar...
pertemuan pertama...
ke dua...
ke tiga...
dan terakhir dengan jarak yang jauh...
dan kasusnya sama semua yaitu dia hanya di suruh mengantarkan barang ke korban lalu tidak ada lagi...
aku terbiasa dengannya...
dan...
"kamu terlihat santai kali ini..."
dia delapan tahun di bawahku, namun gaya bicaranya dewasa dari padaku...
"tentu saja... aku sering menghadapinya..."
"begitu juga dengan hidupku..."
"apa maksudmu...!?."
"berbagai cara pembunuh menikmati magsanya...
saat aku melihat mereka aku gugup dan berfikir, apa aku akan menjadi mangsanya !?."
"kamu melihat pembunuhan tersebut !?."
"temanku...
kami bermain seperti biasa...
tidur di rumahnya...
kami sama - sama tidak mampu, dan orang tuanya jarang di rumah, membuat kami takut berada sendiri di dalam rumah...
rentenir datang...
__ADS_1
kami yang saat itu tertidur pulas di seret...
dan...
dalam keadaan setengah sadar...
...
temanku adalah mangsa mereka tepat di kedua mataku...
dia melepasku karena tidak ada hubungan nnya dengan mereka...
itu adalah hari dimana hidupku yang kacau bertambah kacau...
polisi tidak bertindak, walaupun mereka tau hal itu...
amplop tebal yang mereka terima membuatku muak...
dan aku ditahan karena hal itu...
kamu tau... aku yang sepuluh tahun saat itu hidup dengan orang dewasa yang entah bagaimana hidupnya...
berkat polisi lah aku seperti ini...
dari penjaralah aku bertemu dengan pembunuh...
alasannya memilihku karena aku di bawah umur saat itu...
jika aku menolaknya, maka akulah sasaran mereka..."
"maafkan aku karena mengingat masa lalumu..."
"tenang saja.... aku terbiasa dengan hal itu...
di otakku selalu muncul kenangan itu...
itu ternyata dia dewasa dan tidak takut apapun...
aku memberikan semua tabunganku kepadanya ...
"aku tidak tau apa hukuman yang kamu terima di pengadilan..."
"kamu menyuruhku membayar hakim !?."
"bukan !?."
"kesempatan kedua...
ini tidak mudah...
namun...
kembalikan lagi uangku lagi suatu saat..."
aku keluar dari kantor tersebut...
jika dia di hukum mati, aku tidak sanggup...
karena lingkungannya sangat hancur...
jika di biarkan...
dia akan seperti ini...
__ADS_1
aku sangat sedih mendengar ceritanya...
aku fikir hidupku yang hancur...
aku harus membunuh salah satu anggota ayahku sendiri...
karena aku tidak sanggup menghadapinya, aku kabur dari lingkungan hancur itu...
semua berjalan dengan lancar, penyamaranku berhasil...
namun...
mereka bisa menagkapku...
coba ada uang...
aku bisa pergi lebih jauh dari rumahku...
membuat kejadian yang sama terulang kembali.
terakhir aku kabur semua mulai habis kesabaran dan menghajarku sampai mati...
itu alasanku di rawat di rumah sakit dan bertemu dengan somin dan lukasz.
aku ingin memberi dia kesempatan kedua, tapi apa yang aku dapat...!?
ya ampun...
aku sanagat bodoh ...
dia akan membunuh kita berempat."
vava hanya diam...
hujan semakin lebat...
...
ini semaki aneh...
saat aku menkalankan kembali mobilku, namun tidak berhasil...
aku melihat situasi di luar, namun kita sekarang berada jauh dari keramaian...
semakin buruk karena mesin mobilku rusak parah...
apa ini ulah remaja tersebut...!?
dari belakang seseorang menghajarku...
aku tidak tau sipa karena dia menyerangku dengan pisau ...
dia memakai tudung...
saat aku meraih tangannya dari belakang dan menghantamnya ke depan...
ternyata itu vava...
dia sangat mengerikan dengan senyuman itu...
ponselku tak berhenti berdering...
aku mencoba kembali ke mobil namun dia sangat agresif...
__ADS_1
remaja itu datang dan menghajar vava...
vava pun lari ke mobil yang berada di depannya tampa plat mobil.