traditional dancer

traditional dancer
16


__ADS_3

perla menjadi buta kembali !?


betapa kagetnya aku mendengarhal itu...


aku hanya menahan tangisku...


dan berusaha tegar di hadapannya...


namun...


"aku tidak apa - apa...


nyatanya aku bisa menghadapi ini semua dan bisa bertemu denganmu..."


dia mengatakannya dengan percaya diri...


bakna accardi sulit menahan tawa...


"ha... dasar...


kamu sombong sekali...sendirian...!?...


tapi...."


acardi mengisyaratkan untuk tidak membicarakannya dan memohon kepadaku untuk menemani perla...


perla mulai bingung...


"kenapa..!?."


"tapi... itu sangat bahaya dengan kondisimu sekarang...."


"entahlah... aku merasa ada yang menjagaku..."


aku senyum sendiri mendengarnya...


ternyata accardi melindunginya sampai kemari...


aku muai menagis di hadapannya...


aku merasa bersalah tidak menolongnya saat itu...


malam semakin larut ...


perla berada di kamar mandi...


sedangkan ini kesempatanku untuk berbicara kepada accardi...


"apa yang terjadi !?...


bukannya kamu adalah tahanan..."


"aku telah bilang kan dari awal, sampai sejak kita terakhir betemu ....


uang...


ingat kan !?."


aku termenung dengan ucapannya...

__ADS_1


uang...


uang...


uang...


"ngomong- ngomong soal uang, aku baru ingat hutangku kepadamu...


berapa nomor rekeningmu...?."


membeikannya, tampa melihat pesan karena aku telah tau berapa nominalnya...


"masih banyak pertanyaanku...


lalu kenapa kamu kabur dan sampai mengikuti perla tampa sepengetahuannya !?.


kamu bekerja dengan siapa sekarang...!?."


seperti biasa, accardi bekerja dengan orang lain, yang membiat hukumannya ringan...


dia terdiam...


"...


entahlah...


aku merasa bersalah kepadanya ..."


"...


aku tidak mengerti apa alasanmu...


kamu bahkan tidak menjawab pertanyaanku darimana kamu mengjadilkan uang..."


namun lebih dari diatahun ini , sekarang aku tidak berhubungan dengan hal itu lagi..."


"jangan berbohong kepadaku...


kalau kamu memang tidak bekerja seperti dulu, apa pekerjaan mu sekarang !?."


dia masih tidak menjawab perkataanku dan melihat ponselnya...


seorang klien menelfonku untuk menanyakan jadwalnya besok...


saat panggilan itu berakhir, barulah aku melihat pesan dari bank...


gila...


dia memberiuangku kembali dengan nominal lima kali lipat...


aku kaget...


lima kali lipat...


"gila...


lima kali lipat...


uang ini tidakku terima jika kamu tidak menjawabku..."

__ADS_1


"jangan begitu...


aku dari awal telah berniat memberimu, karena kamu juga aku terbebas dari hutangku ke pembunuh dan kabur."


dia tidak menjawabku, dan melengah ke arah lain...


firasatku sanangat buruk, sehebat apa orang itu...


sampai - sampai dia memiliki banyak uang , bisa bebas dari penjara dan pakaian bermerek di sekujur tubuhnya...


dia pasti lebih mengerikan daripada sebelumnya, sampai - sampai dia tidak sanggup mengatakannya kepadaku...


"baiklah... jika kamu tidak mau mengatakannya kepadaku baiklah...


dan...


terimakasih telah menolongku dan perla sampai sekarang...


"terimakasih tidak pantas untukku...


aku selalu terlambat menolong perla, bahkan dirimu..."


perla telah selesai, dia menuju kami...


dia terlihat sulit ke arah kami...


accardi lalu pergi serelah perla selesai dari kamar mandi sambil mengangkat panggilan dari ponselnya...


hari berlalu...


accardi menyruhku mengantarkan perla kerumah sakit...


"apa yang terjadi kepadanya...!?."


"matanya... aku ingin dia bisa melihat kembali..."


itu kabar baik untuk perla...


ternyata dia sibuk dengan panggilan rumah sakitlah yang dia jawab dulu...


kami pun menuju kesana...


aku sangat bahagia, sampai- sampai terbawanyanyi dengan lagu yang aku putarkan di taxi...


namun...


perla hanya diam...


"kamu kenapa ?...


apa kamu gugup menjalani operasi...?."


mengisap punggungnnya, berharap dia tenang...


"enathlah...


sebenarnya aku senang sekarang...


namun perasaanku sangat sedih entah kenapa..."

__ADS_1


semua pemeriksaan sebelum operasi berjalan lancar...


namun aku tidak bisa menemaninya sampai akhir karena pekerjaanku...


__ADS_2