
cheese membuka pintu sambil berlari ke arah kamar mandi karena buang air...
"a.... aku mau ke kamar mandi...."
"apa rumah ku toilet umum ha..."
cheese sangat heboh di kamar mandi...
"aku tidak bisa menggunakan kamar mandi."
sofy meyusul dan megunci pintu.
"kamu pulang lebih awal ?."
"ya, ternyata aku tidak punya jadwal sekarang."
cheese akhirnya selesai menggunakan kamar mandi.
sofy : ayo... potong kuenya...
cheese : hore....
perla : siapa yang ulang tahun !?.
cheese : mau makan kue aja...
emang nggak boleh makan kue kalau nggak di hari ulang tahun apa ?
ini buatan nenek sofy.
kalau kamu tau bagaimana sifatnya di depan neneknya pasti kamu akan tertawa...
dia tidak berdaya dengan neneknya sendiri...
sofy : cepat lah...
aku lapar sekali...
mana pisau...
__ADS_1
cheese : nggak usah... pakai tangan saja...
sofy melindungi kuenya...
sofy : cepat cari...!!!
mereka sibuk mencari pisau.
aku mengajak roh itu ke kamar
"ikut aku..."
seketika pisau berada di atas meja...
cheese : wow... pisaunya bisa sulap...!!!
sofy : kamu saja yang nggak melihatnya di sana...
mereka berdua masih ribut.
saat aku membuka kamar ku, aku berada di ruangan yang berbeda.
cheese : iya... aku akan menyisihkannya untukmu...
ini
perla : ...
sofy : apa matamu masih sakit ?
cheese : hm... aku baru sadar kalau matamu sangat merah.
palingan minum obat sembuh...
menikmati makan malam.
setelah selesai makan malam, mereka langsung main game sepeti biasanya.
dan aku langsung kekamar.
__ADS_1
aku memberanikan diri untuk masuk kekamar.
"orang biasa tidak akan melihatnya."
aku masuk kesana.
ruangan ku menjadi sangat mewah dan luas.
"siapa kamu !?."
"ini tempat tinggalku... tepanya tempat tinggalmu."
"aku tidak mengerti !?."
"intinya kita satu orang yang terpisah dan tinggal di tempat berbeda."
"kenapa kita tidak seumuran sekarang !?."
"umur berapa kamu bisa melihat ?."
"..."
"apa kamu ingat ?."
"kamu meninggal di umur 15 tahun."
"hahaha... mana mungkin...
aku memang berniat bunuh diri setiap hari, namun aku tidak mati
sekarang saja aku masih hidup..."
ternyata dia pembohong.
dari luar cheese mengahakku menginap di rumah nenek sofy
"perla... kami mau meginap di rumah nenek sofy, kamu mau ikut nggak ."
"nggak usah..."
__ADS_1