
aku hanya tersenyum
"aku tidak mengancamnya, justru dia mengancamku untuk menjadi kakaknya."
"hm...kalian sama - sama gila..."
"bukan mengancam sih.
dia ingin punya keluarga lagi.
karena kami memiliki nasib yang sama memiliki orang tua tapi tidak merasa punya orang tua....
kamu pun juga sama kan..."
cheese hanya mengangguk - angguk.
untungnya cheese mengerti.
"ya... tapi bagus juga sih, suasana di kantor juga ceria karena wajah dia.
aku senang kalian akur.
aku fikir kamu akan berkelahi jika melihat tatapannya."
"iya, aku juga berfikir begitu...
aku fikir dia akan menertewai mataku.
karena dia menanyakan itu kepadaku"
aku tidak sabar hari berikutnya datang.
joy selalu ke tempatku jika dia tidak sibuk, bahkan berusaha menjagaku karena dia merasa bersalah tidak menolongku saat aku di sekap ibubya.
cheese yang dulu juga takut dekat dengan dia sekarang juga akrab. bahkan cheese mempersiapkan panggangan BBQ untuk merayakan ulangtahun joy.
suasana di atas kantor sibuk sekarang untuk mempersiapkan pesta untuk joy karena dia ingin merayakan ulang tahunnya di sini sambil BBQan .
cheese : permintaan mu menysahkan...
joy : sudah aku bilang nggak usah malah di kerjain, biar aku bantu...
perla : kamu nggak mau merayakannya di restoran atau tempat lain apa ?
__ADS_1
joy : aku hanya ingin bersama kalian saja besok di sini seperti saat ini.
maldwyn : lebay...
dia langsung pergi.
joy : orang ini cari musuh saja.
cheese : besok bawa kado ya...
kalau nggak bawa nggak boleh ikut !!!
ke esokan harinya datang perayaannya sangat sederhana, namun sangat meriah.
aku baru sadar kalau aku nyaman bersama orang lain, atau ini hanya dengan orang terdekat.
bahkan kakak cheese ternyata memberikan airboard sebagai hadiah.
cheese sangat heboh, karena dia juga mau.
"kenapa kalau aku minta ini nggak boleh...!!!."
kakaknya tidak merespon dia sibuk makan.
dia mengembalikan ke kuatanku kembali.
aku bertanya kenapa
dia menjawab dengan nada pelan
kamu membutuhkannya dari pada aku karena aku tidak akan di sini lagi, teman ku di korea menghubungiku, dia ingin bekerja sama dengan ku dalam proyek kerjanya.
akhirnya aku bisa kerja dengan ijazah kuliah ku.
aku hanya mengatakannya kepadamu, aku tidak sanggup mengucapkan selamat tinggal kepada yang lain, termasuk cheese.
aku akan memberi kabar setelah aku telah sampai di sana."
dia menuju ke parkiran, mengendarai mobil dan langsung pergi
"kamu pacaran dengan dia.
selamat..."
__ADS_1
dari belakang joy ternyata juga melihat kami. dia fikir aku sedang pacaran.
dulu lukasz, sekarang maldwyn apa semua laki- laki yang dekat denganku pacarku ha...
"apa ketua juga pacarku !?."
ketua yang menjadi pelampiasanku kaget.
"kok aku di bawa- bawa sih.
bubar - bubar... acaranya berakhir, aku ngantuk..."
cheese juga ke dalam mengambil kunci
"ke mobil saja dulu..."
aku menuju ke parkiran , tenyata joy mengikutiku
"kalau tidak pacaran,kamu suka dengan dia."
dia berubah dewasa lagi seperti pertama kalu bertemu.
"nggak lah..."
"nomorku kamu hapus ?."
"masih aku simpan."
"...pakai nama...?."
"ya sekarang pakai lah...
kalau nggak mana tau..."
"sekarang jangan di hapus..."
dia langsung kembai ke kantor lagi.
hari berlalu, akhirnya seperti yang maldwyn
katakan kepadaku, dia menghubungi mereka semua dan menjelaskannya sama seperti yang dia katakan kepadaku.
joy ikut dengan cheese sering mengantar dan menjemputku ke temat kerja ku dengan mobil cheese.
__ADS_1
sekalian joy belajar mengendarai mobil.