Transmigrasi (Gadis Licik) Christina

Transmigrasi (Gadis Licik) Christina
Part 10. Bertemu?


__ADS_3

...Happy Reading!!...


Seorang pemuda matang yang berumur 25 tahun, pemuda itu adalah seorang Ceo dan Ketua Mafia yang bernama ANGEL OF DEATH, yaitu kelompok mafia yang disegani di seluruh dunia bahkan orang orang pun takut padanya.


"Bersenang senang lah kalian semua, pada akhirnya dia akan menjadi milikku." Ucapnya dengan tertawa jahat.


...~♡~...


"Mungkin keluarga anda, atau seorang fans? dan pengagum rahasia anda?" Jawab sistem.


"Hmm, mungkin" Ucapnya.


"Sis, bentar gue baru inget kalo tubuh yang gue tempatin ini figuran yang bakal mati tertabrak antagonis wanita ya kan?" Tanya Tina karena dia tidak asing dengan nama tubuh yang ditempati nya.


"Ya Nona sepertinya kau sudah mengingatnya!!" Ujar sistem.


"Huuuaaaaaaaaaa, gue gak mau mati 2 kali hikss hikss" Tangis nya histeris.


"Tenanglah, sekarang alur novelnya sudah berantakan, jadi anda tinggal ubah sesuka hati mu Nona" Jelasnya.


"Kenapa lo gak ngasih tau gue siss?" Tanya nya serasa ingin menendang sistem nya ke Pluto.


"Anda tidak bertanya Nona, saya kira anda sudah tau kan sebelum meninggal anda membaca novel itu" Kata sistem tak dengan wajah tak berdosa.


"Yaa, kan gue lupa" Jawabnya.


Tina pun jadi teringat dengan keluarganya, apakah mereka sedih, atau mereka senang karena tidak ada dirinya. Dan bagaimana keadaan opa dan oma nya.


Ketika sedang berpikir gimana keadaan opa dan omanya, ketika dirinya meninggal pasti mereka sangat terpukul karena kehilangan cucu kesayangannya.


Dan dikejutkan dengan sistem yang memberinya misi.


"Anda mendapatkan misi Nona, yaitu membantu seorang pria yang mobil nya mogok, dijalan mawar hadiahnya Mansion mewah di tengah hutan, poin 500, dan pistol, belati, dan katana" Kata sistem.


"Oke, jam berapa?" Tanyanya.


"Sekarangg, astagaaa.." Frustasi sistem.


Skipp


Lalu mulai mengemudikan mobil nya menuju jalan mawar.


Saat diperjalanan Tina bersenandung ria dan bergumam dalam keadaan menyetir.


"Omg, gimana ya keadaan laki gue di dunia gue dulu pasti suami gue khawatir, tenang sayang istri mu disini tidak akan selingkuh kalo gak hilaf, hihihii" ujar nya terkekeh.


Setelah sampai Tina menghampiri pria itu dan menyapanya.


"Haii om mobil nya mogok yaa?" Tanya Tina.


Pria itu seketika menengok ke arah gadis itu. Dan dia pun tertegun karena gadis dihadapan nya ini sangat cantik dan lucu.

__ADS_1


"Gadis itu" batinnya.


"Om?" Tepukan di tangan kekar nya menyadarkannya.


"Iya, mobil saya mogok" Ucap pria itu.


"Ayo om aku anter mau?, Emang om mau kemana?"Tanya nya penasaran.


"Ehh buset, gue di panggil om apa gue setua itu ya padahal gue kan masih ganteng gini" batinnya narsis.


"Emm emang gak ngerepotin?, saya mau pulang ke apartemen dan jangan panggil saya om karena saya tidak setua itu" Kata pria itu.


"Ngak ngerepotin kok om, terus panggil apa dong?" Ucapnya polos sambil mengaruk tengkuknya.


"Nama saya Gibran Delion Pratama" Kata Gibran.


"Nama aku Chrisstina Althaia Catlyn  panggil aja Tina" Ucap Tina dengan tersenyum lebar.


Dan seketika pria itu menegang karena gadis di hadapannya ini adalah teman masa kecilnya yang ia cari selama bertahun tahun.


"Kamu Rora aku? Ini aku Lion teman masa kecil kamu" Kata Gibran sambil memeluk Tina dengan erat seakan akan ada yang ingin mengambil nya darinya.


Sedangkan Tina yang mendengar itu pun otaknya ngebleng.


"Nona, dia adalah teman masa kecil anda waktu anda umur 10 tahun dan waktu dia berumur 15 tahun" Kata sistem memberitahukan, karena Nonanya ini bingung.


"Ohh jadi dia teman masa kecil gue, baiklah akan ku buat dia mendukungku" Batinnya.


"Baik Nona" Ucap sistem.


Dan seketika Tina pun pingsan karena kepalanya pusing, dengan panik Gibran pun menangkap nya dan membawa ke dekapannya.


Lalu Gibran pun menuju mobil Tina dan membawanya ke apartemennya.


"Akhirnya kamu milikku" batinnya dengan seringai.


...●●●...


Setelah sampai di apartemen, Gibran langsung menuju kamarnya dan membaringkan Tina di kasur kesayangannya, lalu menghubungi dokter pribadinya.


"Cepat ke apart ku 15 menit harus sudah sampai di sini" Ucap nya lalu mematikan telponnya.


Sedangkan orang yang di telpon itu memaki maki sahabatnya, "untung sahabat kalo bukan udah gue depak ke neraka" batinnya dan langsung menuju apart Gibran.


17 menit kemudian.


Lalu pria yang di panggil dokter itu mulai memasuki kawasan apart dan langsung masuk ke dalam.


"Bro?" Tanyanya heran.


"Ayo ke kamar" Kata Gibran ambigu, dan langsung di salah artikan oleh pria yang disebut dokter itu.

__ADS_1


"Ampun Gib gue masih normal, gila lo" Ucap pria itu merinding.


"Ck, sekarang ke kamar periksa gadisku" Ucapnya lalu berjalan mendahului nya.


"Ngomong dari tadi ke, kan gue jadi malu dan periksa gadis-- HAHH LO KAPAN PUNYA CEWEK??" Kata Dion dengan mulut menganga karena dirinya tau kalo Gibran tidak suka kalo ada perempuan yang mendekatinya.


Gibran tidak menjawab pertanyaan Dion itu dan langsung berjalan ke kamarnya diikuti Dion dibelakangnya.


Setelah sampai dikamar nya Dion langsung memeriksa keadaan Tina.


"Gimana?" Tanya nya khawatir. Karena melihat Dion yang selesai memeriksa gadisnya.


"Itu efek kalo ada sebagian ingatan yang diingatnya. Seperti nya gadis itu amnesia." Kata Dion menjelaskan.


Sedangkan Gibran menatap kosong ke arah gadisnya ternyata dia amnesia. Pantas tadi ketika dia menanya tentang masa kecilnya dia terlihat bingung dan setelah itu pingsan.


Dion pun menatap Gibran dengan heran karena kali ini dia melihat seorang Gibran terlihat khawatir sambil menatap gadis itu.


"Dia harus istirahat dengan cukup dan jangan memikirkan sesuatu yang membuatnya tertekan" Ucap Dion.


"Ya, Thanks, sono lo pergi" Kata Gibran gak ada akhlak.


"Setidaknya kasih gue makan atau minum ke malah di usir" Ucap Dion kesel.


"Lo juga kaya ngapain numpang makan di rumah orang" Ucapan nya ngejlebb banget ya gaess.


"Orang gue cuma basa basi doang haha, gue pergi dulu masih ada urusan" Lalu berjalan keluar.


"Hmmm, THANKSS" Teriak Gibran dibalas teriakan Dion yang lebih nyaring.


"YOOIII" Teriak nya lalu meninggalkan apart Gibran.


Gibran pun mendekati gadisnya yang tengah tertidur itu.


Dan dia menatap sendu gadisnya karena tidak mengingat nya.


Lalu mengecup kening gadis itu dengan sayang.


Cup


Setelah mengecup kening gadisnya, Gibran menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket.


10 menit kemudian.


Setelah selesai mandi dan memakai pakaiannya, kemudian Gibran mendekati ranjang lalu membaringkan badannya dan memeluk Tina erat lalu terlelap dengan nyenyak.


Tbc.


...Don't forget to like, comment, and follow....


...See you♡...

__ADS_1


__ADS_2