
...Happy Reading!!...
Sedangkan dibelahan lain tepatnya di Spanyol, terdapat pria baruh baya dan wanita paruh baya yang sedang berbincang bincang mengenai putri nya.
"Mas, kapan kita pulang ke Indonesia? aku sangat merindukan putri ku" Tanya nya.
"Sabar lah sebentar lagi kita akan pulang, mungkin 1 minggu lagi atau 2 hari lagi" Jawab pria paruh baya itu.
"Baiklah, tapi aku khawatir mas dia akan mengincar putri kita" Kata wanita paruh baya itu mengingat masa lalu nya.
"Tenang saja, mas akan mengirim beberapa bodyguard untuk memantau putri kita" Ucap nya.
"Aku percaya pada mu mas" Kata wanita itu.
"Ini sudah tugas ku sayang untuk melindungi keluarga kita" Ucap pria itu sambil memeluk tubuh istri nya.
...~♡~...
Ada seorang pria yang sedang duduk sambil menatap wanita di depannya itu dengan memainkan belati dan pistol kesayangannya.
Keadaan wanita itu sangat jauh dari kata baik, seluruh badannya dipenuhi darah, jari jari tangan nya sudah tidak ada, lidah nya yang terpotong, bekas tamparan di pipi yang hampir mencetak tangan kekar itu, banyak goresan di sekitar punggung, bahu, tangan, paha, kaki, dan perut.
"Ada kata terakhir?" Tanya pria itu.
"K-ka-u ib-i-ss" (Kau Iblis) Ucapnya terbata bata dan tidak jelas karena lidah nya sudah terpotong.
"Yaa, dan aku menyukai panggilan itu" Kata pria tersebut sambil mengarahkan pistol nya ke kepala wanita itu.
"Ucapkan selamat tinggal pada dunia ***** dan-"
DOORR
DOORR
DOORR
Tiga tembakan melesat di kepala wanita itu seketika isinya hancur berantakan dan cairan merah mengenai baju nya.
"Oh god, baju ku terinfeksi darah virus" Ucap pria itu dengan segera dia membersihkan dirinya di kamar mandi dan sebelum itu dia memerintahkan kepada anak buahnya untuk membereskan mainan tadi dan menghapus jejaknya.
...~♡~...
Di sebuah mansion terdapat 7 orang pemuda yang sedang membicarakan sesuatu.
Dan beberapa orang diantaranya sedang memikirkan kapan mereka pulang ke Indonesia karena sangat rindu kepada adiknya atau sepupu nya.
"Kata ayah kita akan pulang beberapa minggu atau beberapa hari lagi" Ucap pemuda yang sedang meminum kopinya.
"Benarkah? Akhirnya pulang ke Indonesia dan ketemu bocil kesayangannya gue" Kata pemuda yang tadi mukanya kusut karena malas ke mansion.
__ADS_1
"Jadi gak sabar" Ucapnya.
"Kita harus jagain bocil, jangan sampai ada lalat yang mendekatinya" Kata nya.
"Benar, apalagi sekarang dia sudah beranjak dewasa" Ucap pemuda yang paling tua diantara semuanya.
"Anak buah ku dari dulu sudah memantau nya" Ucap pemuda di sebelah nya.
"Yakk, kenapa kau tidak memberitahu kami?" Tanya nya sebal.
Karena secret. Kata nya sambil menjahili mereka.
...~♡~...
Ketika sedang makan tiba tiba mereka mendengar ucapan seseorang yang meminta izin untuk duduk bersamanya, karena meja lain sudah penuh.
"permisi neng cantik kita boleh gak duduk di sini?" Kata pemuda itu.
Lea pun melirik ke arah teman temannya untuk meminta izin dan mereka pun hanya mengangguk.
"Boleh, duduk aja" Ucap Lea.
"Thanks" Balasnya.
Dan mereka pun langsung duduk di meja itu, memanggil waiters untuk memesan makanannya.
Sambil menunggu makanan datang mereka pun berkenalan dulu supaya terlihat akrab.
"Gue Marvel Caesar Bagaskara kembaran Marchel" Ucap Marvel.
"Gue Devano King Parker orang yang paling ganteng di antara mereka" Kata Devan dengan pd nya.
"Varrel Alexander " Ucapnya singkat sambil melirik ke arah Tina yang sedang sibuk dengan makanan nya.
"Nathan" Kata nya singkat, padat dan jelas.
Nama dia Nathan Leonard Dirgantara, maaf ya dia emang begitu. Kata Devan.
Deg
Sedangkan Tina yang mendengar nama itu langsung melihat ke arah Nathan.
"Ohh jadi dia protagonis pria nya, ganteng banget gilaa pesona nya kagak maen maen nih cowok" Batinnya terpesona karena mahkluk didepan nya sangat tampan.
Nathan pun yang merasa ada yang memperhatikannya langsung melihat ke arah gadis itu dan
"Lucu" Batinnya karena melihat gadis itu bengong saking terpesona terhadap dirinya.
"EHEMM" Dehem Devan karena pak ketu tatap tatapan dengan gadis dihadapan nya itu.
__ADS_1
Seketika Tina pun tersadar bahwa ia terpesona dengan protagonis pria.
Dan Varrel yang melihat gadisnya tatap tatapan dengan Nathan merasa panas hatinya.
"Kenalin nama gue Lea Febry Ornando" Kata Lea.
"Gue Gita Safira Ardian" Kata Gita.
"Gue Sheela Distya Fermady " Kata Sheela
"Aku Chrisstina Althaia Catlyn panggil aja Tina" Ucapnya polos.
"Masih mengingat ku, baby?" Tanya Varrel menatap Tina.
Dan percakapan mereka terhenti karena pesan Nathan dkk datang.
"Maaf menganggu, ini makanannya" Ucap waiters.
"Ya gpp, makasih" Kata Marchel.
Mereka pun memakan makanannya dengan nikmat.
...Skipp selesai makan...
Sekarang Tina berada di apartemennya, dikarenakan sekolah sedang ada rapat untuk para guru jadi murid murid dipulangkan.
"Nona" Panggil sistem.
"Ya, sis?" Tanya nya.
"Anda harus menahan hasrat membunuh dikarenakan akan ada orang yang mengikuti anda, nona" Ucap sistem.
"Hmm, akan di usahakan. Siapa yang mengirim orang untuk mengikuti ku?" Tanya Tina.
"Mungkin keluarga anda, atau seorang fans? dan pengagum rahasia anda?" Jawab sistem.
"Hmm, mungkin" Ucapnya.
...~♡~...
Sedangkan di sisi lain ada seorang pria yang tengah mengamuk karena banyak pria yang mengincar gadisnya.
"Arghhh, bajingan kenapa banyak yang menginginkan gadisku" Ucapnya dengan tangan terkepal.
"Dia millik ku, dan hanya millikku selamanya" lanjutnya.
Apa yang diklaim oleh dirinya akan selalu menjadi miliknya, kalo pun milik orang lain dia akan merebutnya.
Tbc.
__ADS_1
...Don't forget to like, comment, and follow....