Transmigrasi (Gadis Licik) Christina

Transmigrasi (Gadis Licik) Christina
Part 03. Varrel Alexander


__ADS_3

Don't forget to like, comment and follow:)


...Happy Reading...


Sedangkan yang dicium itu pipinya memerah.


"Huaaaa aku maluuu" sambil menutupi wajah nya yang memerah.


Part Sebelumnya.


...~°°°~...


Pov Varrel


Nama gue Varrel Alexander dari 2 bersaudara, gue anak dari papa Ilham Cakra Alexander dan mama Linda Ayu Alexander dan adik gue yang masih bocil yaitu sekitar umur 4 tahun Elios Brahma Alexander.


Matahari mulai menampakkan cahayanya yang menyinari seorang wajah tampan,seseorang yang terusik pun segera membuka mata dan terbuka lah mata yang berwarna coklat terang yang menenangkan sayangnya tidak semua orang dapat melihat tatapan menenangkannya hanya tatapan datar yang selalu dipasang setiap saat.


"Eughh, good morning world" Gumamnya.


Kebetulan hari ini adalah hari minggu jadi Varrel akan nongkrong bersama teman temanya. Setelah beranjak dari kasur Varrel langsung memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri nya.


Setelah membersihkan dirinya, Varrel langsung turun ke bawah untuk breakfast (sarapan pagi).


"Pagi sayang, mau kemana ini kan hari minggu?" Kata mama Linda bertanya.


"Pagi mah, Varrel mau nongkrong sama temen temen." Jawab Varrel.


"Harusnya hari minggu gini kamu ngedate nak, apel ke rumah pacarmu huhh bukannya nongkrong mulu, lagipula kapan kamu punya pacar?" Kata papa Ilham menjahili anaknya.


"Hmm" Jawab Varrel dengan singkat yang membuat papa nya ingin melempar ke sungai amazon.


Sedangkan mama Linda hanya terkekeh sambil menyuapi Elios.


"Abang halusnya kita cari papa balu yuk, El ndaa mau papa yang celewet" Seru El dengan cadelnya yang sedari tadi sibuk dengan makanan nya. Yang membuat papa Ilham melotot karena ucapan anak bungsunya.


"Iya, nanti abang cari suami baru buat mama siapa tau mama udah gak mau lagi sama papa yang udah tua" Jawab Varrel dengan nada tengilnya.


"Hehh enak aja papa yang ganteng gini dibilang udah tua, awas aja kalian papa gak bakal ngasih uang dan black card lagi" Ucap papa Ilham dengan nada kesel.


"Bodo wleee kan ada mama yang ngasih El uang" Ucap El dengan meledek papanya.


Sedangkan mama Linda hanya geleng geleng kepala melihat suami dan anak anaknya yang suka ribut setiap mau sarapan pagi.


"Udah udah sekarang kita makan dulu" Kata mama Linda sebelum terjadi perang antar bapak dan anaknya.


"Varrel berangkat ya mah" Pamit Varrel.


"Iya, hati hati dijalan" Jawab mama Linda.


Varrel hanya menganggukkan kepalanya dan berjalan keluar rumah untuk menaiki motor sport yang selalu dipakai nya kemana mana.


Saat diperjalanan Varrel di kepung oleh musuh nya.


"Lemah, ngeroyok pas gak lagi sama temen gue" Batin Varrel dengan menghentikan motornya.


"Woahh lihat ada pengecut datang, beraninya keroyokan, pas dipukul dikit langsung tepar" Pancing Varrel dengan senyuman mengejek.


Mereka pun yang mendengar itu mengeraskan rahang nya dengan tangan terkepal.

__ADS_1


"Banyak bacott lo, SERANGGG!!!" Kata ketua musuh itu dengan anggota yang dibawanya berjumlah 50 orang dengan dirinya.


Gak adil banget 1 Vs 50 ya kan. Untungnya Varrel bisa mengalah kan mereka semua.


Krakkk


Blesss


Bruukk


Dukkk


Krakk


Krakk


Krakk


Krakk


Krakk


Krakk


Prangg


Varrel dengan santai mengalahkan mereka meskipun wajah nya sudah ada yang bonyok. Dan tanpa disadari nya ada anggota musuh yang membawa kayu untuk memukul nya dari belakang.


Brukkk


Pranggg


"Cabutt, biarin dia mati disini sendirian" Ucap sang ketua pada anggotanya dengan jalan pincang karena kakinya dipatah kan oleh Varrel.


Dan setelah mereka pergi Varrel pun dikejutkan dengan teriakkan seseorang.


"HEYYY, KENAPA MALAH TIDUR DIJALAN WOYY" Teriaknya dengan suara cemprengnya.


Sedangkan Varrel masih diam tidak menghiraukan ucapan itu.


Dan Varrel merasakan ada yang menghampirinya dan langsung menepuk pipinya pelan.


"Heyy, kamu masih hidupkan?? gak mati kan??" Ucapnya polos.


Udah tau bukannya nolong malah ngomong mulu.


"Hmm" Dehem Varrel dengan dingin.


"Ayo, aku obatin dulu luka kamu, kita kemobil aku di sebelah sana yaa" Kata gadis tadi dengan perhatian membuat hati Varrel menghangat.


Saat Varrel membuka matanya ia terpesona melihat gadis di depannya ini sungguh cantik, imut, gemoy, ehh jadi pengen ngarungin.


Saat asik asik melamun, Varrel kekejutkan dengan tepukan di pipinya.


"Hey ayoo dong ko malah ngelamun sih huhh sebel deh" Ucapnya dengan bibir yang dimajukan kedepan.


"Yaampun, pengen banget gue terkam tuhh bibir" Batin Varrel deg degan baru cuma bibir apalagi malam pertama hmm.


"Iya" Jawabnya so singkat malu dong masa gitu doang baper.

__ADS_1


Gadis itu berjalan menuntun Varrel masuk ke dalam mobil nya untuk mengobati luka lukanya.


Setelah masuk didalam mobil gadis itu bergegas mengobati luka yang lumayan sakit sih menurutnya, tapi menurut Varrel sedikit sih katanya.


Gadis itu mengobati dengan raut wajah serius tak sadar bahwa Varrel memandangi wajahnya dengan raut wajah tak dapat diartikan.


"Mine" Batinnya dengan tersenyum tipis.


Sedangkan gadis itu tidak sadar karena tengah mengobati lukanya.


"Huhh akhir nya selesai, woahh kamu ganteng banget deh hehe bisa deh jadi calon suami aku" Seru gadis itu tak tau malu.


Sedangkan Varrel pun merasa panas dipipinya dan berasa ada kupu kupu terbang di perut kotak kotaknya.


"Hmm, Varrel Alexander" Kata Varrel dengan wajah datar beda dengan jantung nya yang jedag jedug.


"Hahh, apa?" Bingungnya,wajahnya yang bingung sangat terlihat imut membuat Varrel sangat gemas kepadanya.


"Itu namaku, baby" Jawab Varrel dengan suara serak.


"Hehehe, nama aku bukan baby tapi Chrisstina Althaia Catlyn panggil aja Tina" Ucap gadis itu dengan polos yang membuat Varrel ingin mengurung gadis itu dikamarnya dan hanya dia yang boleh melihatnya.


"Kamu gemes deh jadi pengen bawa pulang" kata Varrel dengan terkekeh.


"Ingat kamu adalah milik ku, Milik Varrel Alexander" Ucap Varrel dengan penuh penekanan.


"Kamu ngomong apa aku gak ngerti" Ucap gadis itu gak ngerti.


"Pokoknya kamu adalah milikku dan ingat itu baby dan aku akan membawa mu hanya untukku" Kata Varrel dengan pandangan yang lembut ke gadisnya ehh gadis nya? Ia Varrel sudah menganggap Tina itu gadisnya.


Sedangkan Tina hanya mengangguk anggukkan kepalanya lucu.


"Gemoy banget sih" Kata Varrel.


Cup


Cup


Cup


Cup


Cup


Cup


Dan Varrel pun mencium seluruh wajah Tina dan terakhir bibirnya yang menggoda sedari tadi.


Sedangkan gadis itu pipinya memerah.


"Huaaaa aku maluuu" Katanya sambil menutupi wajah nya yang memerah.


Dan Varrel pun hanya terkekeh saat melihat gadis dihadapannya ini.


Setelah itu Varrel pun segera menelpon temannya untuk menjemput karena ada urusan mendesak yang harus disampaikan kepada teman temannya.


Pov Varrel End.


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2