
...Terkadang kebahagiaan itu hanya sementara:)...
^^^Someone^^^
...Happy Reading!!...
"Sorry, gue gak ngumpul kemarin gue di keroyok sama Geng Lions. Gak adil 1 vs 50 lagi, untung ada cewek yang nolongin gue" Ucap Varrel yang membuat semua dimarkas mengeraskan rahangnya.
"2 minggu lagi kita serang balik markas mereka" Ucap Nathan dengan aura dinginnya.
"Siap, ketua" Kata mereka serempak.
Sesudah membuat rencana, mereka pun berniat akan membantai habis Geng Lions.
Pada pukul 21.00, disini lah mereka berada tepatnya di markas Geng Lions yang berada diujung kota dekat hutan.
Keadaan markas Geng Lions saat ini sedang sepi, hanya beberapa orang yang berjaga sekitar 20 orang.
Karena beberapa diantara mereka sedang liburan tepatnya di Hanoi, Vietnam mereka sedang merayakan kemenangan karena telah berhasil menyelundupkan sekitar 50 orang (30 orang wanita yang berusia 25 tahun dan 20 orang anak kecil yang berusia 10 tahun).
50 orang tersebut dijual kepada pria paruh baya untuk dijadikan pembantu atau diolah menjadi makanan (semacam disembelih, organ dalamnya dijual sementara dagingnya dimakan).
A/N : Bisa disebut kanibal.
Geng Lions adalah buronan polisi, diantara mereka sudah ada yang dipenjara bahkan dihukum mati. Banyak yang melaporkan atas tindakan kekerasan yang dilakukan Geng itu.
Dulunya Geng ini sangat membantu warga sekitar, tapi ketika ketua tersebut harus melanjutkan kuliahnya diluar negeri, sehingga Geng tersebut dibubarkan. Entah bagaimana ada penghianat yaitu yang menjadi ketua sekarang, setelah ketua pertama pergi ke luar negeri disitulah penghianat itu membangun kembali Geng Lion dan kembali merekrut (memasukkan anggota baru) kedalam Geng ini dan jadilah Geng ini masuk dalam blacklist (daftar hitam) para polisi.
Para polisi kesusahan mencari jejak mereka karena mereka selalu berpindah pindah tempat.
...~♡~...
"Apakah sudah siap?" Tanya Nathan kepada anggotanya.
"SIAPP!!" Teriak mereka.
"Sekarang saatnya, SERANGGG!!!" Teriak Nathan.
"Tak"
"Tak"
"Tak"
"Tak"
"Bruakk"
Sementara di dalam markas mereka pun terkejut karena dobrakan pintu yang membuat pintu itu langsung roboh seketika.
Mereka pun langsung tersadar dan salah satu diantaranya segera memberitahukan bahwa markas telah diserang pada ketuanya.
Sekarang disinilah mereka Geng Black Devil sedang berhadapan dengan Geng Lions.
"Ngapain kalian serang markas kita?" Tanya seorang pemuda yang memakai bandana dikepala nya.
"Kita mau balas dendam sama Wawanjing ketua lo itu." Kata Devano ngegas sambil menggulungkan baju lengannya sebatas siku.
"For what?" Tanya pemuda yang sedang menikmati kopi nya sambil duduk santuy.
|Temen lo pada ketar ketir, lo malah ngopi dasar Junaedi|
"Ketua lo udah nyerang wakil Geng gue" Kata Marchel.
"Langsung aja" Kata Marvel.
"Plak"
"Plak"
Tamparan itu mengenai salah satu pantat anggota Geng Lions yaitu Edo, tamparan dari Marchel. Yang membuat Edo marah karena di tabok.
__ADS_1
"Anjing lo, pantat sexy gue jadi tepos" Marahnya sambil mengusap usap pantatnya.
"Sabar bes-tai, kita damai nanti gue kasih lo permen kopiko 1 biji."
"Dasar bocill huuuuu" Sorakan itu berasal dari Geng Black Devil.
"Huaaaaaaa, mommy anak mu yang ganteng ini di bully, help me!!" Ucap Edo dramatis lalu kabur dari area baku hantam.
Dasar baperan!!
"SERANG!!! GAUSAH MAIN MAIN ANJ!!!" Teriak Varrel yang mulai jengah melihat mereka.
"SIAPPP, BOS TWO" Ucap mereka sambil maju dan mengeroyok mereka.
[Kenapa mereka manggil Varrel Bos Two?
Ya karena Varrel kan wakilnya jadi Bos Two deh.]
Bruakkkk
Prangg
Blesss
Brukkk
Begitulah suara pukulan itu. Mereka pun baku hantam tidak ada yang menghentikannya.
A/N : [Saya gak bisa buat adegan baku hantam, hiks T•T]
...~♡~...
Disisi lain ada seorang gadis yang berada ditaman, gadis itu sedang menangis karena ada problem dengan keluarganya.
Tetes demi tetes cairan bening itu keluar dari matanya indahnya.
"Hikss"
"Hikss"
"Gue juga butuh kasih sayang kalian, gue iri sama anak anak sekolah yang di anter jemput kedua orangtuanya, dan bangga atas prestasi anaknya"
"Gue pengen dipeluk, dicium, dimanja sama kalian. Gue gak butuh harta gue cuma butuh kalian yang selalu ada disamping gue, hikss"
"Apa kalian gak nganggap gue sebagai anak?. Gue juga gak mau ada didunia ini, dunia ini terlalu kejam buat gue."
"Oma, apa kabar disana, apakah oma rindu Mia disini? Kenapa oma ninggalin Mia disini sendiri hikss, Mia gak punya siapa siapa oma Mia pengen nyusul oma aja hikss"
"Gak ada yang sayang sama Mia oma hikss, Papi Mami selalu sibuk sama urusan bisnis nya dan jarang banget pulang"
"Hiks, apa Andra bakal pulang lagi? Mia kangen Andra oma."
"Oke, Mia pasti kuat ko:), Mia disini nungguin Andra sampe pulang ke Indonesia dan I miss you oma." Kata gadis itu sambil mengusap air matanya lalu beranjak pulang ke apartemennya sambil bergumam-
"Lo bisa Mia, Semangat!!. Jangan tunjukin sisi lemah lo pada semua orang, cukup diri sendiri aja yang tau."
"Pasang topeng again, hehehe" Batinnya sambil tersenyum lebar.
...~♡~...
Disebuah rumah tepatnya di ruang tamu terdapat beberapa orang yang sedang berbincang bincang mengenai rencananya pada gadis itu.
"Kapan rencananya dimulai, daddy?" Tanya seorang gadis sambil duduk dipangkuan pria paruh baya itu.
"Sekitar beberapa hari lagi" Ucap pria paruh baya itu sambil meremas bokong gadis itu.
"Akhh, pelan pelan daddy" desahnya sambil memegang bahu pria paruh baya itu.
"Kalian kalo mau main jangan disini, dihotel sana ganggu pendengaran gue aja" Celetuk pemuda yang dari tadi hanya menyimak pembicaraan dua orang di depannya itu.
"Yoi bro, kaya kaga punya money aja" Ucap pria disamping nya itu.
__ADS_1
"Brisik, lo pada" Kata pria paruh baya itu sambil menurunkan gadis di pangkuannya ke sampingnya.
"Kita bakal mulai rencana nya pada beberapa hari lagi dan lo--" Tunjuknya pada gadis itu.
"Pastiin cowoknya bertekuk lutut di bawah perintah lo dan balas dendam pada gadis itu" Lanjutnya dengan tatapan dingin.
"Really bastr*ad!!" Umpat pemuda dihadapan nya itu.
"Oke, uang muka daddy?" Kata gadis itu sambil mengadahkan tangannya ke pria itu.
"Dasar cewek matre" Gumamnya lalu memberikan amplop coklat yang lumayan tebal.
"Thanks daddy" Ucapnya lalu pergi meninggalkan pria itu.
"Ku tunggu kehancuran mu bitc*h." Batin pria paruh baya itu dengan tersenyum licik.
"Argh kapan gue bebas dari tua bangka ini" Batin kedua pria itu.
...~♡~...
"Om jahat hikss nanti aku bilangin sama Ayah biar om dipukul" Jelasnya sambil menabok bahu El.
"Cup"
"Cup"
"Cup"
"Udah jangan nangis nanti aku kasih apa yang kamu mau, oke" Bujuk El dengan mengecup pipi gembul dan keningnya.
"Awas ya kalo om bohong, nanti aku buang om ke sungai Nill." Ancam Tina, bukan nya seram tapi malah terlihat sangat imut.
"Yes, baby" Ucapnya lembut sambil mengelus rambutnya.
Skipp
Setelah membersihkan diri, mereka pun langsung menuju meja makan. Dan memakan makanannya itu dengan adegan romantis saling suap suapan.
...~♡~...
Seorang pria yang sedang memperhatikan cctv itu pun mengeraskan rahangnya karena sangat tidak menyukai miliknya disentuh pria lain.
"Bajingan, kalo bukan atas perintah dia, gue bunuh lo El- ba- ra" Kata pria itu menekankan ucapan terakhirnya.
"Arghhh gue gak kuatt, rasanya sangat sakit" Erangnya sambil menepuk nepuk dada nya.
"Tuan, anda harus meminum obatnya supaya tidak kambuh dan lebih banyak beristirahat." Kata asistennya sambil memapah Tuannya itu ke kasur.
"Hmm, keluar" Ucap pria itu.
"Tapi Tuan obatnya" Kata asistennya sambil memberikan botol obat kepada pria itu.
"SAYA BILANG KELUARRRR" Teriak pria itu yang membuat asistennya menghela nafas panjang.
"Baiklah" Pasrah asisten itu sambil terburu buru berjalan keluar kamar.
Tbc.
...~♡~...
𝐌𝐚𝐮 𝐛𝐢𝐥𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐮𝐧𝐠𝐤𝐢𝐧 𝐛𝐞𝐛𝐞𝐫𝐚𝐩𝐚 𝐡𝐚𝐫𝐢 𝐧𝐠𝐠𝐚 𝐮𝐩𝐝𝐚𝐭𝐞 𝐝𝐮𝐥𝐮, 𝐬𝐨𝐚𝐥𝐧𝐲𝐚 𝐦𝐚𝐮 𝐮𝐣𝐢𝐚𝐧 𝐚𝐩𝐚𝐥𝐚𝐠𝐢 𝐬𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐬𝐢𝐛𝐮𝐤 𝐛𝐚𝐧𝐠𝐞𝐭, 𝐭𝐮𝐠𝐚𝐬 𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐧𝐮𝐦𝐩𝐮𝐤.
𝐊𝐚𝐥𝐨 𝐤𝐚𝐥𝐢𝐚𝐧 𝐦𝐚𝐮 𝐭𝐚𝐮 𝐚𝐤𝐮 𝐢𝐭𝐮 𝐤𝐞𝐥𝐚𝐬 1 𝐒𝐌𝐊 𝐛𝐞𝐧𝐭𝐚𝐫 𝐥𝐚𝐠𝐢 𝐧𝐚𝐢𝐤 𝐤𝐞𝐥𝐚𝐬 2.
𝐌𝐚𝐤𝐚𝐬𝐢𝐡 𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐢𝐧𝐢 𝐡𝐮𝐡𝐮𝐮𝐮𝐮 𝐚𝐤𝐮𝐮 𝐬𝐞𝐧𝐞𝐧𝐠 𝐛𝐚𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐭𝐞𝐫𝐧𝐲𝐚𝐭𝐚 𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐬𝐮𝐤𝐚 𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐧𝐲𝐚..😊
𝐁𝐮𝐚𝐭 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐥𝐢𝐤𝐞, 𝐜𝐨𝐦𝐦𝐞𝐧𝐭, 𝐯𝐨𝐭𝐞, 𝐚𝐧𝐝 𝐟𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰 𝐡𝐮𝐚𝐚𝐚𝐚𝐚 𝐦𝐤𝐚𝐬𝐢𝐡 𝐛𝐚𝐧𝐠𝐞𝐭𝐭.😭❤❤
𝐁𝐲𝐞 𝐛𝐲𝐞..
...𝐃𝐨𝐧𝐭 𝐟𝐨𝐫𝐠𝐞𝐭 𝐭𝐨 𝐯𝐨𝐭𝐞, 𝐥𝐢𝐤𝐞, 𝐜𝐨𝐦𝐦𝐞𝐧𝐭, 𝐚𝐧𝐝 𝐟𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰....
__ADS_1
...𝐒𝐞𝐞 𝐲𝐨𝐮....