Transmigrasi (Gadis Licik) Christina

Transmigrasi (Gadis Licik) Christina
Part 14. Keluarga Catlyn


__ADS_3

...Happy Reading!!...


Dan setelah sampai mereka pun istirahat di kamar masing masing. Walau pun mereka miss pada dia tapi harus ditahan karena adik/sepupunya sekarang masih jam sekolah.


Saat beberapa jam beristirahat ada keadaan genting yang mengharuskan mereka turun tangan.


Dan semua orang pun pergi karena ada urusan mendesak yang ditangani nya langsung, ya kecuali Dion karena jadwal dia kosong jadi bisa diam dimansion sambil mengunggu sepupunya.


...[Oke, mari kita perkenalan Keluarga Catlyn]...


Adam Madino Catlyn


Kepala keluarga yang tegas, sedikit humoris, kadang bersikap dingin kalo ada yang menyangkut keselamatan keluarganya.


Pria berumur 47 tahun ini sangat sangat tampan, walaupun umurnya sudah tidak lagi muda tapi tidak mengurangi ketampanan nya. Dengan badan kekar, rahang tegas, serta pastinya kaya 7 turunan, dan hot daddy.


Idaman para ibu ibu dan janda sebelah.


Sangat setia pada istri tercintanya, dan sangat menyayangi semua putra putri nya.


Lisna Yuvorya Catlyn


Sosok ibu rumah tangga idaman semua para lelaki, suaminya pun harus turun tangan agar tidak ada yang mengambil istri tercinta nya.


Wanita berumur 45 tahun ini, wajahnya sangat terlihat awet muda seperti 29 tahunan.


Mempunyai sifat keibuan yang sangat ramah, tegas bila anak anaknya membuat keributan, selalu bersikap adil pada setiap anaknya.


...Anak Adam dan Lisna...


Zio Dewandra Catlyn


Anak pertama yang usianya 24 tahun, Mempunyai perusahaan sendiri dengan hasil jerih payahnya.


Seorang kakak yang sangat melindungi adik adiknya. Walau hanya terlihat wajah datar nya tetapi Zio sangat menyayangi adik adiknya.


Darren Satrya Catlyn


Anak kedua dari pasangan Adam dan Lisna. Mempunyai wajah yang tampan, dengan sikap nya yang humoris. Dan akan menjadi ganas ketika ada yang menyakiti adik kesayangannya.


Usianya 20 tahun, Darren masih berkuliah untuk melanjutkan S2 nya.


Rayyendra Biantara Catlyn


Anak ketiga ini selalu memasang wajah dingin dan datar nya kepada siapapun kecuali adik kecilnya itu.


Pemuda ini berumur 18 tahun yang masih SMA kelas 12, dengan badan kekar,tubuhnya yang tinggi, dan idaman para cewek di luaran sana.


Christina Althaia Catlyn


Anak bungsu dari pasangan Adam dan Lisna, mempunyai wajah yang baby face, mata bulat dengan warna biru laut, pipi gembulnya yang terlihat seperti mau tumpah, bibir pink alami, dan tubuh yang pendek sekitar 150 cm.


...****************...


Info : [Btw Jio dan Elika sedang berada di Roma, Italia karena teman masa SMA nya anaknya menikah, jadi mau tak mau mereka harus datang.]


...****************...


Jionard Bastian Catlyn


Kakak dari Adam Madino Catlyn, seorang pria yang berumur 50 tahun. Dirinya sangat posesif kepada istrinya yang sering kali digoda oleh para duda di sekitaran rumah.


Mempunyai wajah yang sangat hot dan badan kekar, bertubuh tinggi,


serta otot otot yang berada di tubuhnya.


Yang yang paling penting kaya raya.


Elika Griyanti Catlyn


Istri dari Jio pria yang begitu posesif padanya, namun begitu Elika juga tetap menyayanginya.


Diusianya yang menginjak 48 tahun, walau begitu bisa di bilang hot mommy. Mempunyai sifat yang sangat ramah kepada semua orang, dan akan menjadi singa kalo ada yang mengusik keponakan gemoynya itu.


...Anak Jio dan Elika...


Dion Ferdylo Catlyn


Anak sulung Jio dan Elika, berusia 26 tahun, Seorang psychopat berkedok Ceo. Wajahnya terlihat begitu tampan, badan kekar berotot, mata berwarna hitam kecoklatan, rahang tegas, hidung mancung, dan bibir sexy yang sedikit tebal.


Mempunyai sifat yang begitu posesif pada sepupunya itu ehh ralat gadisnya itu. Ya Dion memiliki beberapa rahasia diantaranya Dion suka bahkan cinta mati pada sepupunya ketika melihat mata indah itu, ya kita sebut cinta pandangan pertama.


Dan ada lagi rahasia Dion. (Gk aku sebutin biar kalian penasaran, wkwkwk).


Algara Gibson Catlyn


Anak kedua dari Jio dan Elika, berusia 24 tahun, seorang ceo dan pengusaha cafe, hotel, dan bar terkenal di beberapa negara.


Mempunyai sifat ramah seperti ibu nya, friendly dan mantu idaman ibu ibu pokoknya.


Billy Vreda Catlyn


Pemuda berusia 18 tahun ini masih SMA kelas 12, walaupun namanya tercantum barisan buku bk, tapi para guru tidak mengeluarkan Billy karena prestasinya sangat pintar, sesekali Billy mengikuti lomba (kalo mau ya ikut kalo gak ya tidur) begitulah prinsip Billy.


Keano Alhendra Catlyn


Putra bungsu Jio dan Elika ini berusia 17 tahun hanya beda 1 tahun dengan Billy, Keano masih SMA kelas 11. Anak kesayangan para guru, sama seperti Billy sering mengikuti lomba/olimpiade antar sekolah dan sering menyumbang piala pialanya.


...~♡~...


Pukul 19.00


Setelah selesai dengan urusan masing masing mereka langsung kembali menuju mansion untuk menemui putri/adiknya/sepupunya.


Tap

__ADS_1


Tap


Tap


Tap


Tap


Tap


Suara dari segala arah, mereka berjalan sangat cepat karena ingin segera melihat putri/adik/sepupu kesayangan mereka.


Sebelum menemui nya mereka pun mandi terlebih dahulu biar wangi, mereka tau putri nya sedang tidur karena diantara mereka ada yang bertanya pada maid.


Skip


Selesai mandi mereka langsung duduk di meja makan sambil menunggu Tina untuk makan.


Sebenarnya mereka sempat berebut karena ingin membangunkan adik/sepupunya itu tapi karena mendapat ancaman dari sang Ayah/Papa mereka pun menurut. Jadi yang membangunkan Tina adalah Bunda Lisna.


Bunda Lisna segera menuju kamar putrinya. Setelah sampai di wanita itu pun langsung mengetuk pintunya.


Tok


Tok


Tok


"Bangun sayang, ayo turun kita malam bersama" Teriak Bunda Lisna sambil mengetuk pintu.


Sedangkan orang yang berada di kamar itu pun merasa terusik karena mendengar ketukan pintu yang sangat keras.


"Eughh, duhh apaan sih ganggu banget udah tau ngantuk ini juga kenapa berat banget perut gue" Gumamnya kesel.


"Ohh iya kan bang Dion tidur disini" Ujarnya setelah mengingat ingat semalam.


Tina pun segera membangunkan abang kebo nya itu dengan memencet hidung mancung nya.


"Hihihihi, rasain lo Dion babi" batinnya terkekeh jahat.


Dion pun yang merasa kesusahan bernafas langsung membuka matanya dan dia melihat gadis imut itu tengah menjahili nya.


"Hahhh, haaahhhh, haaahh" Dion menghirup oksigen dengan tergesa gesa dan langsung menatap gadis di depannya itu.


"Jahil banget kamu, masa hidung abang dipencet nanti kalo mati gimana?" Omelnya.


"Tinggal dikubur lah" Jawabnya dengan polos.


"Astagaaa, seketika gue defresottt ngomong sama bocil gini" Gumamnya pelan tapi masih didengar oleh Tina.


"Rasain tuh, darting kan lo wkwkwkwk" Batinnya senang pake banget bikin orang darting.


Bunda Lisna pun seketika khawatir karena tidak ada sahutan putrinya itu. Dan segera mengetuk pintu dengan keras sambip berteriak.


Tokkk


Tokkk


"SAYANGG, KENAPA GAK DIJAWAB UCAPAN BUNDA NAK, KAMU GAK PAPA KAN??" Teriak bunda Lisna.


Didalam kamar Dion dan Tina pun terkejut setengah mati. "Untung jantung gue kaga lompat" batin keduanya sambil memegang dadanya.


Seketika Tina pun langsung berteriak menjawab ucapan bundanya itu.


"YAAA, BUNDA TINA GAKPAPA CUMA KAGET AJA SUARA BUNDA KAYA TIKUS KEJEPIT PINTU" Balasnya sambil teriak membuat Dion menutup kupingnya.


"Ehh buset, masa suara emas gue dibilang tikus kejepit pintu, ngomong ngomong suara anak gue kaya emaknya, anak gue nihh senggol dong" Gumam Bunda Lisna gaul.


"OKE, CEPET TURUN KE BAWAH KITA MAKAN MALAM BARENG" Kata Bunda Lisna dengan teriakannya lagi. Dan berjalan menuju meja makan.


"Herman gue, kok bisa ya emaknya si Tina gaul kaya oma gue didunia gue dulu" Batinnya dengan bingung. Dan langsung menjawab ucapan Bundanya.


"YAA, BUNN" Balasnya.


"Cuma gue yang waras" Batin Dion sambil berjalan menuju kamarnya.


Setelah itu Tina pun melihat kamarnya perasaan tadi ada Dion, tapi Tina tidak melihat Dion "mungkin ke kamarnya." Pikirnya. Lalu berjalan menuju kamar mandi.


Setelah badannya itu segar Tina pun melangkahkan kaki nya menuju meja makan.


Tap


Tap


Tap


Tap


Suara langkah kaki yang terdengar di telinga mereka, seketika mereka melihat ke arah suara itu dan membuat mereka mematung karena kecantikan dan keimutan yang benar benar menonjol.


Deg


...~♡~...


Di Meja Makan.


"Kenapa mereka belum turun turun?" Tanya Billy dengan gak sabaran karena ingin melihat bocil imut itu.


"Tunggu sebentar lagi mungkin lagi mandi" Kata Ayah Adam.


"Baiklah, ehh bang Dion kemana aja kenapa baru nongol?" Tanya Billy karena baru melihat abangnya.


"Tidur" Jawab Dion singkat sambil mendudukkan bokong nya dikursi meja makan.


"Tidur dimana? Ko gue gak lihat bang Dion dikamar?" Tanya Billy lagi karena tadi Billy ingin mengambil boneka babi nya yang di ambil oleh Dion dikamarnya, namun ketika Billy masuk ke dalam kamar semua kosong tidak ada Dion.

__ADS_1


Sementara mereka pun menatap Dion dengan raut wajah penasaran.


"Tidur, sama Tina" Jawab Dion santai, dan Dion menyadari bahwa mereka memandang Dion tajam. Karena cemburu bisa deket deket sama adik/sepupunya.


"Awas aja, gue mau bawa adek gue ke mall, kalian semua gak boleh ikut. TI.TI.K" Ucap Zio dengan penuh penekanan.


"Enak aja ga boleh gitu dong, gue kan abangnya" Ketus Ray kesel sambil menatap tajam abang nya itu.


"Gue juga abang nya" Ucap Gara.


"Gue juga" Kata mereka kompak (-Gara, Ray,Zio).


"Udah, jangan ribut kita tanya aja orangnya langsung." Kata Ayah Adam yang pusing melihat mereka berebutan putrinya.


"Gak, gak pokoknya har--"


Tap


Tap


Tap


Tap


Ucapan Zio terpotong karena terdengar langkah kaki dari arah tangga. Mereka pun melihat kearah itu dan seketika mematung karena kecantikan dan keimutan yang benar benar menonjol.


Deg


"Yaampun adek gue imut banget"


"Kalo bukan adek gue, udah gue kawinin"


"Arghhh, kau sangat mengemaskan baby girl"


"Gilee, pasti cewek diluaran sana pada insiyur sama adek gue yang cantik bin gemoy itu"


"Makk, jantung gue jedag jedug, kayanya mau keluar"


"Pertama kalinya, gue lihat bidadari disini"


"Tuhan, semoga jodoh gue itu titisan bidadari cakep"


"Anak gue, cakep amat"


"Emang bibit gue unggul semua"


Begitulah batinan mereka ketika melihat spek bidadari dihadapan nya.


"Ekhmm" Dehem Tina.


Seketika mereka pun langsung tersadar karena deheman itu.


"Good malam, my family" Sapa Tina berbelit.


"Mmm, yang ada good night kali" Kata Keano sambil melihat makhluk gemoy dihadapan nya ini.


"Sudah sudah, kita makan dulu nanti dilanjut ngobrolnya di ruang tamu" Kata Bunda Lisna sambil mengambilkan nasi dan lauk pauk untuk suami nya.


"Iya Bun/Ma" Ucap mereka serempak.


Sesekali mereka melihat ke arah Tina karena cara makanya itu sangat mengemaskan. Bagaimana tidak makanan yang penuh dimulutnya dan juga pipinya ikut bergoyang goyang seirama.


Tina pun sadar bahwa mereka meliriknya seakan akan dirinya adalah kelinci yang dikelilingi singa yang buas untuk santapannya.


Skip Selesai Makan.


Sekarang mereka berada di ruang tamu sambil memperhatikan makhluk imut bin gemoy yang sedang memakan ice cream itu.


Karena tadi sesudah makan Tina merengek ingin makan ice cream. Karena tidak tega dengan tatapan itu mereka pun memborong ice cream dengan pabrik pabriknya. Tapi pola makan ice cream nya hanya seminggu 3 kali.


Nyam


Nyam


Nyam


"Enak banget" Ujar Tina sambi memakan rakus ice cream nya seolah ingin ada yang mengambilnya.


Membuat mereka terkekeh gemas melihat tingkahnya itu. Mereka akan melakukan apapun demi kesayangannya bahagia walaupun nyawa mereka sendiri.


"Pelan pelan baby, itu masih banyak ko gak akan ada yang mengambilnya" Kata Darren sambil membersihkan sekitar mulut adiknya yang belepotan itu.


"Hehehe, takut diambil bang Billy, abang" Ucap Tina karena abangnya itu melihat ke arah ice cream nya terus. (Padahal Billy lihatin muka gemoy lo Tin, Kasian lo Bill).


Seketika mereka pun tertawa karena melihat wajah masam Billy.


"Udah udah kasian tuh mukanya ke anak gadis di lampu merah" Ucap Bunda Lisna terkekeh.


"Ihhh, Bunda ko gitu sihh" Ujar Billy ngambek.


HAHAHAHA


"Semoga keluarga kita selalu bahagia" Batin Ayah Adam sambil memperhatikan mereka.


...~♡~...


"Gue bakal rebut apa yang lo miliki Yona" Batin orang itu sambil menusukan pisau ke poto Yona yang bergantung dikamarnya.


"Tunggu pembalasan gue Yona Putri Pradiftya" lanjutnya dengan seringai.


Tbc.


...Don't forget to vote, like, comment, and follow....


...See you♡...

__ADS_1


__ADS_2