
Tandai typo..
...Happy Reading!!...
Sekarang Tina berada pinggir jalan (kaya gembel awokawok, tapi masa gembel cantik sih).😂 Sedang asik asik berjalan santuyy sambil bernyanyi riang, tiba tiba Tina jadi pengen makan ice cream.
"La laa laa, You turn me on like a light switch
When you're movin' your body around and around"
"Neo ttaemune onmomi taolla
Neo ttaemune Simjangi mongmalla
Like a fever, fever, fever, fever
Neol ango sipeo
Neol ango sipeo"
"yeahhh"
"neoegero jikjin ooh ooh ooh ooh jikjin"
"Saturday drip, hanadulssik sseureojo pikpik"
"Ayeahh"
"This must be crazy love Honjamanae sarangeun hagi shireo this is crazy love"
Begitulah nyanyian random nya.
"Duhh rindu makan ice cream deh, eh tapi kan gue ga boleh makan ice cream dulu, hm bodo amat dah, beli aja dulu" Gumamnya sambil berjalan melompat lompat dan orang orang disana menatap dirinya gemas.
"Ihh ada bocil gemoyy"
"Yaampun gemesin banget"
"Kenapa sendiri dek mana orang tua nya?"
"Ihhh jadi pengen bawa pulang deh"
"Sini nak ikut om yu"
"Bisa dibawa kerumah gak ya?"
"Ayo ikut abang pulang yuk nanti dikasih permen"
"Yaampun jodoh gue datang"
Sedangkan Tina hanya menghiraukan omongan omongan tidak penting itu. Dan berjalan menuju toko ice cream yang terkenal itu.
Setelah sampai di toko tersebut Tina langsung memasukinya dan memilih pada buku menu ice cream yang disukai.
Pilihan nya jatuh pada ice cream yang menurutnya sangat enak dan bentuknya lucu. Lalu memanggil pelayan untuk membuatnya 2 buah ice cream.
Setelah beberapa menit menunggu akhirnya ice cream nya datang.
...(Anggap aja 2 ya)...
Skip
Sekarang Tina berjalan dipinggir jalan sambil memegang dua buah ice cream di tangan nya itu.
Ketika sedang memakan ice cream tiba tiba Tina menabrak sesuatu yang keras. 'Apakah itu tembok?' Pikirnya.
Brukk
"Aduhh, ini apa sih ko keras banget, apa itu tembok ya, tapi masa ada tembok dijalan" Gumamnya sambil mengusap dahinya yang terasa sakit.
Ice cream jatuh semua padahal baru dimakan setengah dong
"Ekhm" Dehem pria dihadapan itu.
Tina pun mengangkat kepala nya ke atas dan melihat seorang pria yang sangat tampan. Dan menyadari bahwa jas pria itu terkena ice cream nya.
"Deg"
"Dia"
"Aduhh, maafin ya om suerr gak sengaja deh" Kata Tina sambil mengambil tissu di tas salempangnya dan membersihkan noda ice cream di jas pria itu.
Sedangkan pria itu hanya melihat apa yang dilakukan gadis dihadapan nya ini.
"Eebuset, ada kotak kotaknya dong ada berapa ya 4,6,8,10?" Batinnya merasa senang karena bisa memegang langsung perut kotak kotak pria.
"Ehmm" dehem pria itu karena merasakan tangan mungil itu berada diperutnya.
"Ehh maaf ya om, aku kira om itu tembok kan keras, hehe" Kata Tina sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Hm, ya gapapa" Ucap pria itu singkat sambil menundukkan kepalanya melihat gadis pendek didepannya.
"Masih mengingat ku baby?" Bisik pria itu ditelinga Tina.
...~♡~...
Elbara Satya Valentino
Seorang pemuda matang yang berumur 25 tahun tidak mempunyai orang tua karena orangtua nya dibunuh oleh musuh musuh mereka.
Jadilah El harus mengurus 2 perusahaannya sekaligus (perusahaan miliknya dan perusahaan ayahnya). Lalu mengurus mafianya.
El harus balas dendam atas kematian orangtuanya. Jadinya El membuat mafia agar semua orang tidak macam macam dan tunduk dibawah perintahnya.
El jatuh hati pada gadis mungil yang memberikannya ice cream pada saat El sedang berada ditaman.
Flashback on
Ditaman ada seorang pemuda SMA sedang memikirkan bagaimana agar mafianya menjadi no 1 di berbagai negara.
Sedang asik asik berpikir keras tiba tiba ada bocah 10 tahun yang menepuk pundaknya.
"Pukk"
"Pukk"
"Kak tadi aku lihat kakak disini sendiri jadi aku samperin deh, ini aku punya 2 ice cream jadi 1 nya buat kakak." Kata bocah itu dengan menyerahkan ice cream tersebut sambil tersenyum lebar.
"Buat gue?" Ucap laki laki itu.
"Iya, lagipula aku gak boleh makan ice cream banyak nanti sakit, hehehe" Kata bocah itu terkekeh.
Sedangkan pemuda itu terdiam melihat tawa bocah itu yang sangat indah menurut nya.
"Hmm, makasih" Ucap pemuda itu sambil menerima ice cream nya.
"Nama lo?" Tanya pemuda itu.
"Hah?" Bingungnya.
"Ck, nama lo siapa?" Tanya pemuda itu lagi.
"Oohh nama aku itu Christina Althaia Catlyn"Â Jawab bocah itu sambil memakan ice cream nya.
"Oh" ucap pemuda itu yang membuat bocah itu kesel.
"Ih das--"
Ucapan bocah itu terpotong karena mendengar teriakan warga.
"HEYY KALIANN AWASS ADA ULAR LEPASSS" Teriakkan warga yang sambil berlari ke arah mereka.
"Aaaa, kakak aku takutt" Ucap bocah itu langsung duduk dipangkuan pemuda itu.
"Deg"
"Deg"
Bunyi jantungnya jedag jedug bukan karena takut ular tapi karena gadis dipangkuan nya ini.
"Sstt tenang aja, ularnya udah dibawa warga kok" Kata El lembut sambil mengelus rambut bocah itu.
"Hikss hikss hikss, huaaaaaa takut digigit" Tangisnya dan meletakan wajahnya diceruk leher El.
"Udah udah, sini lihat" Kata El.
Bocah itu pun langsung melihat kearah El dengan air mata dipipinya.
"Deg"
El pun tertegun karena wajah bocah itu sangat imut apalagi hidung dan pipi gembulnya yang memerah akibat menangis
"Cup"
"Cup"
"Cup"
"Cup"
"Cup"
Kecupan itu mendarat di kedua mata, hidung, pipi, dan bibir bocah itu.
"Sekarang kamu adalah milikku, Lina." Kata El sesudah mengecup seluruh wajahnya.
"Lina? siapa?" Bingungnya.
"Itu kamu, dan itu adalah nama kesayanganku padamu" Ujar El.
"Eumm" Angguknya lucu walaupun tidak ngerti apa yang El katakan.
Dan mereka pun bermain bersama lalu pulang kerumah masing masing.
Flashback Off
__ADS_1
...~♡~...
...****************...
[Info : Jadi setelah Gibran pergi pindah Tina pun merasa kesepian dan selalu bermain sendiri, lalu setelah mengenal El Tina pun merasa senang, tidak merasa kesepian lagi dan selalu bermain bersama sesudah El pulang sekolah.]
...****************...
...~♡~...
Pov Elbara
Sekarang gue lagi dikantor ya biasalah, lagi kencan sama kertas. Sedang fokus menandatangani kertas kertas itu tiba tiba ada yang nelpon gue.
"Angkat telpon mu El ganteng"
Begitulah nada dering nya awokawokkk katanya biar estetik🤣. Lalu mengambil handphone nya dan menerima panggilan itu.
"What is it"
(Ada apa?)
"..."
"I'll be there in 2 hours. don't forget to take it to the usual place then prepare my toys, and torture it first but don't die right away."
(2 jam lagi saya ke sana.
jangan lupa bawa ke tempat biasa lalu siapkan mainan ku, dan siksa lebih dulu tapi jangan langsung mati.)
"..."
"Tutt"
Setelah mematikan telponnya, gue langsung berangkat menuju mansion mainannya.
1 jam kemudian
Sekarang gue lagi dimobil mau langsung menuju mansion dan ketika diperjalan gue dapat telpon dari sahabat gue. Kalo tentang mainan ya bisa nanti aja.
"Angkat telpon mu El ganteng"
"Hallo Broo."
^^^"Hm"^^^
"Lo harus ke cafe Sweet Night di jalan Melati, ini urusan mendesak"
^^^"Tentang?"^^^
"Mr. Z"
^^^"Oh ****, tunggu beberapa menit lagi"^^^
Tutt
Dia bergegas menuju jalan Melati dan ketika telah sampai di cafe terdapat 3 orang pemuda yang sedang berbincang bincang.
...(Kira kira seperti itu lah tempatnya.)...
"Apa kabar bro?" Tanya seorang pemuda bernama Vito Saputra Algebra.
"Iya nih, jarang nongki lo mentang mentang sibuk." Celetuk pemuda disampingnya yaitu Andi Delixion Permana.
"Biasalah, Tuan Tua Valentino ehh anj typo maksud nya Tuan Muda 0_0, yang selalu kencan sama berkas berkasnya" Seru pemuda yang berada didepannya yaitu Rivan Aleando Rexandra.
"Gak nyadar diri, lo juga tua" Timpal Andi sambil menatap tengil temannya itu.
"Gue 26 tahun masih muda lah apalagi badan gue yang hot banyak diluaran sana cewek cewek yang tergila gila sama gue" Ucap Rival pd nya sambil menyugar rambut nya kebelakang.
"Daripada lo korban virtual, gimana ya semua orang tau kalo seorang Rivan Aleando Rexandra seorang pemuda buluk eh tampan tapi masih tampanan gue sih menangis karena diputusin pacarnya, kalo di medsos bisa viral tuh, hahaa" Kata Vito mengingat ingat dulu temannya terciduk nangis dikamarnya.
"Anj aib gue bangsat" Kesalnya sambil membuang muka ke samping lalu menabok bahu sahabatnya itu.
"Duh sakit anj, kira kira lo kalo mau mukul, udah kaya cewek aja, baperan!!" Kata Vito menyindir Rivan.
Sedangkan El hanya mendengar, melihat mereka berdebat.
"Gue baik, males aja lagian sibuk" Ucap El menjawab pertanyaan dari Vito.
"Langsung aja, intinya." Lanjutnya dengan wajah serius.
Dan seketika mereka pun mengubah wajah nya menjadi serius, tidak ada lagi yang memasang wajah tengilnya.
"Kemarin di markas gue diteror, dan nemu surat ini dikotak dan juga ada kepala manusia yang berlumuran darah." Kata Andi sambil mengeluarkan kertas yang digulung.
El pun langsung membuka dan isinya itu seperti sandi.
^^^10, 0, 20. 19, 8, 3, 0, 10. 0, 10, 0, 13. 1, 8, 18, 0. 12, 4, 13, 4, 12, 20, 10, 0, 13, 10, 20.^^^
^^^Mr.Z^^^
Begitulah isi dari kertas itu, seketika mereka langsung mengeraskan rahang dan aura dingin pun menyebar di cafe itu. Membuat semua orang ketakutan sehingga pergi dari cafe.
"Damt it, segera kerahkan hacker dari China." Perintah El dan langsung dilakukan oleh sahabatnya.
"Lalu setelah itu kita---"
Mereka pun berbincang bincang mengenai Mr.Z dan menyiapkan rencana serta tugas yang dikerjakan masing masing. Lalu setelah itu mereka pun pergi untuk mengerjakan tugasnya.
"Kita pergi dulu bro" Kata Vito mewakili sahabatnya.
"Hm, ingat selalu waspada." Ucap El sambil menepuk bahu Vito dan dibalas anggukan oleh mereka bertiga.
Setelah mereka pergi, El pun beranjak untuk pergi ke mansion khusus mainan.
Tapi ketika hendak memasuki mobil El melihat seseorang yang tidak asing baginya.
Terlihat disebrang sana seorang pria yang seumuran nya sedang menelpon.
Ketika ingin menghampiri pria itu tiba tiba ada yang menabraknya.
Brukk
"Aduhh, ini apa sih ko keras banget, apa itu tembok ya, tapi masa ada tembok dijalan" Gumam gadis itu sambil mengusap dahinya yang terasa sakit.
Gadis itu tidak menyadari bahwa ice creamnya jatuh semua.
"Ehm" Dehem gue.
Gadis itu pun mengangkat kepala nya ke atas karena gadis itu pendek, kayanya dia terpesona sama kegantengan gue deh. Dan gadis itu nyadar kalo jas geu terkena ice cream nya.
"Deg"
"Dia" batin gue.
"Aduhh, maafin ya om suerr gak sengaja deh" Kata gadis itu sambil mengambil tissu di tas salempangnya dan membersihkan noda ice cream di jas gue.
Sedangkan gue hanya melihat apa yang dilakukan gadis dihadapannya ini.
Ketika membersihkannya tiba tiba gadis itu melamun sembari memegang perut gue, dan merabanya.
"Ekhmm" dehem gue karena merasakan seseuatu yang hendak bangun.
"Ehh maaf ya om, aku kira om itu tembok kan keras, hehe" Kata gadis itu sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Hm, ya gapapa" Ucap gue singkat padahal jantung gue deg degan, lalu gue pun menundukkan kepala melihat gadis pendek di depannya ini.
"Masih mengingat ku baby?" Bisik gue ditelinga gadis itu.
Seketika gadis itu pun menegang entah karena kaget atau apa.
Dan gue melupakan pria tadi yang sedang menelpon.
Pov Elbara Off
Back to story.
"Maksudnya?" Tanya Tina bingung.
"Kamu tidak mengingat ku?" Bukannya menjawab El malah balik bertanya.
Tina pun menggeleng artinya tidak mengingat nya.
"Ting"
"Nona, dia adalah teman bermain mu waktu kecil namanya adalah Elbara Satya Valentino, pemilik tubuh ini selalu kesepian setelah Gibran ikut pindah bersama orang tua nya." Kata sistem memberitahukan.
"Jay ganteng suami gue, anjir dasar sistem prik gue kaget babi." Latah Tina didalam hati sambil mengumpat sistem.
"Terus gimana ini, sistem? Lanjut Tina.
"Menghalu terus, ingat mereka saja tidak tau kalo anda hidup.
Anda hanya perlu mengatakan bahwa mengingat nya, lalu pulang kerumah." Jawab sistem.
"Serah gue, yang penting bahagia.
Oke deh" Ucap Tina.
"Heyy" Tepukan itu berada di pipinya.
"Ah, iyaa om Bara kan?" Tanya Tina.
"Iya, akhirnya kamu ingat aku" Seru El semangat.
Grepp
El pun menarik Tina kedalam pelukannya dan memeluknya erat.
"A-duhh, a-ku ga-k bi-sa na-fas ni-h" Ucap Tina terbata bata.
"Maaf ya soalnya aku seneng banget bisa ketemu kamu lagi" Ujar El.
"Hmm oke, aku mau pulang dulu om" Kata Tina.
__ADS_1
Seketika El pun langsung mendatarkan wajahnya, tidak ada lagi senyum yang menghiasi wajahnya.
Seketika Tina langsung was was, takutnya di ngap oleh pria dihadapannya ini yang sialnya ganteng.
Dan El pun mengangkat Tina seperti karung beras.
"Aaaaaaaa, om mau bawa aku kemana?" Teriak Tina sambil memukul punggul El.
"Tolongg aku diculik om om pedo, huaaaaaaaa" Teriaknya lagi lalu mengigit bahu El.
El pun hanya diam saja sambil membawa gadisnya ke dalam mobil, karena pukulan dan gigitannya tidak terasa bagi tubuhnya yang kekar.
Setelah sampai dimobil El mendudukan Tina dipangkuannya agar tidak kabur.
Tina pun yang lelah hanya pasrah dan diam, lalu menyandarkan kepalanya di dada bidang El. Lalu menutup matanya.
El yang menyadari itu pun mengelus kepalanya sambil menyetir.
Skip sampai Apart Elbara.
Setelah sampai El pun langsung membaringkan Tina di kasurnya. Lalu ikut berbaring disampingnya dan memejamkan mata sambil memeluk gadisnya.
...~♡~...
Sementara di mansion Catlyn semua orang sedang cemas karena putrinya/adiknya/sepupunya belum pulang.
"Mas kenapa baby belum pulang juga" Kata Bunda Lisna sambil mondar mandir didepan pintu utama.
"Tenang sayang, mas akan suruh bodyguard untuk cari Baby dan memberitahukan para boys" Jawab Ayah Adam sambil menghubungi para boys di grup chat keluarga Catlyn.
...♡My Family♡...
^^^Ayah Adam^^^
^^^Cari baby, dia belum pulang!!^^^
@Dion
What? Kenapa belum pulang?
@Keano
2in
@Billy
3in
@Algara
4in
@Darren
5in
@Ray
6in
@Zio
7in
^^^Ayah Adam^^^
^^^Tidak tau, ayah sudah menelpon tapi handphonenya dikamarnya.^^^
^^^Dan Ayah sudah mengirim beberapa bodyguard untuk mencari baby.^^^
@Zio
Baik Yah.
@Ray
2in
@Dion
3in
@Darren
4in
@Algara
5in
@Keano
6in
@Billy
7in
Skip.
Sedangkan disisi lain tepat nya di ruangan khusus boys Catlyn sedang membicarakan sesuatu tentang dia yang kemungkinan akan datang 2 tahun lagi. Tiba tiba handphone mereka berbunyi secara bersamaan ternyata itu chat grup keluarganya.
Ting
Ting
Ting
Ting
Ting
Ting
Mereka pun langsung membuka isi pesan itu dan seketika mereka mematung karena baby kesayangannya hilang.
"Dimana kamu sayang." Batin mereka dengan cemas.
"Sebagian dari kita cari di sekolah dan sekitarnya." Kata Zio.
"Lalu di tempat tempat toko ice cream, kalian tau kan Tina sangat suka ice cream." Ujar Dion dan diangguki mereka.
"Dan kita berpencar saja supaya lebih mudah menemukannya." Lanjut Billy.
"Baiklah" Ucap mereka semua.
Lalu mereka pun buru buru mencari adiknya ditemani anak buahnya.
...~♡~...
Disisi lain tepatnya dikamar seseorang terbangun dan melihat makhluk di dekapannya ini sungguh indah, pria itu jadi tidak rela untuk membawa nya ke luar. Dan hanya ingin mengurung dikamarnya hanya untuknya.
"Bangun baby udah malam" Kata pria itu sambil menepuk nepuk pipinya.
"Eughh, masih ngantuk Bun jangan bangunin aku lagi mimpi nikah sama Mas Lucas" Gumamnya tapi masih didengar oleh pria itu yang ternyata adalah Elbara.
Seketika El pun langsung menindih tubuhnya dan mencium seluruh wajahnya. Tina pun yang terusik langsung membuka matanya dan betapa kagetnya ada om om ganteng di atasnya.
"Om?" Ucap Tina sambil menahan El yang akan mencium nya lagi.
"Siapa itu kulkas??" Tanya El kesal sambil beranjak bangun dari tubuh Tina.
"Kulkas?" bingungnya sambil menatap El.
"Iya, tadi kamu mimpiin dia katanya mau nikah sama kulkas" Jelas El dengan raut wajah cemburu.
"Hahaa, itu Lucas bukan kulkas om" Ujar Tina dengan tertawa.
"Ya pokoknya itu lah, dan jangan nikah sama Kulkas itu, intinya kamu milik aku." Kata El posesif.
"Tapi calon suami aku banyak om" Ucap Tina sambil merentangkan bulat tangannya.
El pun seketika marah dan langsung mengangkat Tina ke pangkuan nya lalu memeluknya, Tina pun merasa tidak nyaman langsung melepaskan pelukannya tanpa turun dipangkuan El.
Dan El merasa ada yang hilang lalu melihat wajah gemoy itu seketika rasanya ingin memakan gadis di depannya ini.
Tidak tahan El pun langsung mengigit pipi bakpao nya itu. Yang membuat gadis itu memekik sakit.
"Huaaaa, sakitttt hiksss" Tangisnya karena gigitannya tidak main main yang membuat pipinya merah serta ada bekas gigitannya.
"Maaf, baby soalnya pipi kamu minta dimakan sih" Kata El cengengesan tanpa dosa.
"Om jahat hikss nanti aku bilangin sama Ayah biar om dipukul" Jelasnya sambil menabok bahu El.
"Cup"
"Cup"
"Cup"
"Udah jangan nangis nanti aku kasih apa yang kamu mau, oke" Bujuk El dengan mengecup pipi gembul dan keningnya.
Tbc.
...~♡~...
...Don't forget to vote, like, comment, and follow....
__ADS_1
...See you...