Transmigrasi Clarissa

Transmigrasi Clarissa
Perlakuan Istimewa


__ADS_3

Zein yang mendengarpun langsung membawa Ara pergi keruang uks, meninggalkan tatapan bengong semua orang yang melihat perlakuan istimewa Zein kepada Ara. Sedangkan teman-teman zein dan ara pun mengikuti Zein dari belakang.


Skip sampai di ruang UKS


Zein langsung mendudukkan Ara di brangkar pasien dan mencari kotak P3K, setelah mendapatkannya Zein langsung mendekati Ara untuk mengobati luka di pipi dan bibirnya.


"Tahan sebentar yah, kalau sakit Lo bisa bilang sama gue. Oke!" setelahnya mengatakan itu Zein mulai mengobati luka pada pipi dan sudut bibir Ara


Ara yang mendapat perlakuan manis yang belum pernah ia rasakan sebelumnya menjadi salah tingkah dan dadanya mulai bergemuruh, itu membuat pipinya memanas.


Sedangkan Zein yang sedang mengobati luka disudut bibir Ara melihat pipi orang yang dia obati memerah pun bertanya


"Apa masih sakit, muka Lo merah banget?" tanya Zein kepada Ara


Ara yang mendapatkan pertanyaan seperti itu menjadi semakin salah tingkah tapi ia menarik nafas dan menetralkan jantungnya yang sudah berdetak kencang seperti lari maraton


Ara kemudian mengangguk kecil dan menjawab dengan lirih namun masih terdengar oleh Zein "Perih"


Zein yang mendengarnya kemudian melanjutkan untuk mengobati luka Ara sambil meniup-niup luka itu agar tidak perih lagi


Disisi lain Salsa, Nisa, Dion dan Rian yang melihat perlakuan spesial yang diberikan Zein kepada Ara saat mengobati lukanya menjadi terbengong dengan pikiran masing-masing

__ADS_1


"*ini beneran si Zein kan, kemana perginya sifat dinginnya yang kayak kutub itu" kata Dion dalam hati


"Sejak kapan es itu mencair, gue sampe mikir Zein homo gara-gara gak suka dideketin cewek, tapi ini langsung cair cuman karena mubar" batin Rian


"Gue gak yakin itu si Zein, jangan-jangan dia kerasukan setan lagi mangkanya jadi gitu" batin Nisa yang memang rada sengklek


"Fiks dia bukan Zein" batin salsa*


Mereka hanya bisa membatin, karena masih syok melihat perilaku istimewa Zein kepada Ara.


Sedangkan Zein yang sudah selesai mengobati Ara langsung membaringkannya di atas brangkar dan menyelimuti tubuhnya.


"Lo istirahat aja, jam pulang nanti gua jemput. Jangan kemana-mana dan diam disini, Lo paham" ucap Zein kepada Ara


"Urusan itu biar gue yang urus Lo cuman perlu istirahat disini dan jangan pergi kemanapun Lo paham kan apa yang gue omongin"


"Iya gue paham, puas Lo" jawab Ara sambil memasang kesal yang justru terlihat imut Dimata Zein dan teman-teman nya itu


Zein puas setelah mendengar jawaban dari Ara itu tanpa sadar tangannya terulur untuk mengelus kepala Ara dengan lembut


"Good girl" sambil mengelus pucuk kepala Ara

__ADS_1


Ara yang mendapatkan perlakuan manis itu menjadi malu dan wajahnya jadi merah merona. Sedangkan Zein yang melihat itu justru terkekeh gemas dengan tingkah laku Ara yang menurutnya seperti anak kecil yang ketahuan mencuri permen.


Zein semakin tak rela membiarkan Ara dilihat oleh orang lain jika bisa dia akan mengurung Ara dan hanya dia saja yang bisa melihatnya, tapi apa mau dikata Ara masih belum menjadi miliknya, belum tapi akan


"Lo bakal jadi milik gue Ara dan gue bisa pastiin itu, karena apa saja yang gue mau maka akan gue pastiin bakal jadi milik gue bagaimanapun caranya"


Zein berpamitan pergi begitu juga dengan teman-teman ara, karena mereka harus mengikuti kelas selanjutnya.


(Oke sampai sini dulu otak dan badan ini kelelahan karena sekarang kampus Abi mulai ada kelas offline dan sampai sore. Abi bahkan baru sampai rumah dan langsung up karena kalian pasti nunggu, tapi Abi minta maaf karena mungkin episode kali ini gak akan panjang)


Terimakasih buat para pembaca yang masih setia menunggu dan selalu ngasih support dan dukungan


Jangan lupa tinggalkan jejak berupa


like


komen


favorit


Stay healthy and stay happy buat pembaca semua

__ADS_1


I love you 💕


__ADS_2