Transmigrasi Clarissa

Transmigrasi Clarissa
Pria misterius


__ADS_3


Mansion gaya Eropa itu dimasuki sebuah mobil mewah berwarna hitam yang dinaiki oleh seorang tuan muda dan juga asistennya.


Sosok itu berjalan masuk diiringi dengan para pelayan dan penjaga yang membungkuk menyambut kedatangannya.


"Selamat datang kembali tuan muda" ucap para pelayan dan penjaga sambil menunduk hormat yang mana hanya dijawab deheman saja dari tuannya itu



Sosok tinggi berkulit putih dengan alis mata hitam lebat, hidung mancung, dengan lesung pipi yang menambah kadar ketampanan itu memasuki kamarnya diikuti sang asisten yang membawa sebuah map ditangan kanannya.



"Sudah dapat" ucap pria itu tanpa melihat kearah lawan bicaranya


"Silahkan tuan" ucap Kevin sambil memberikan sebuah map coklat berisi informasi mengenai Ayyara


Pria itu menerima dan membaca informasi mengenai gadis yang membuatnya tertarik, ingat garis bawahi hanya tertarik.


Pria itu membaca dengan teliti setiap informasi yang diberikan oleh Kevin dengan serius, mimik wajahnya berubah-ubah setiap membaca kata demi kata, kalimat demi kalimat yang tertera. Tangannya mengepal dengan sangat erat, wajah serius nya menjadi datar dan hawa ruangan terasa begitu dingin hingga menusuk ketulang.


Kevin yang melihat perubahan raut wajah dan merasakan hawa dingin itu hanya mampu berdiri terdiam sambil memandang kearah sang tuan.


"Sudah kuduga, tuan akan marah besar setelah melihat informasi gadis itu. Tapi aku juga heran bagaimana gadis itu bisa tahan mengalami semua penderitaan yang bahkan disebabkan oleh keluarganya sendiri. Ditambah mereka justru malah bersenang-senang diatas penderitaan gadis malang itu. Bahkan bukan hanya luka fisik namun juga mentalnya. Kalau aku jadi dia mungkin aku sudah bunuh diri karena tak sanggup"


(Lo gak tau aja kebenarannya 😒)


Oke lanjut


"Kevin, kau yakin informasi ini seratus persen benar"


"Saya yakin tuan karena saya sendiri yang turun tangan dan saya sudah mengkonfirmasi kebenarannya sebelum saya menyerahkan kepada anda"


Mendengar jawaban dari Kevin membuat darahnya semakin mendidih, urat-urat tangannya muncul karena saking kerasnya dia mengepalkan tangannya. Sedang sibuk dengan pikirannya tiba-tiba saja ada yang mengetuk pintu.


Tok...


Tok...


Tok...

__ADS_1


"Masuk" ucap pria itu mengizinkan


Pintu kamar itu terbuka menampakkan seorang pria paruh baya yang mengenakan seragam kepala pelayan


"Ada apa pak diman" tanyanya kepada


"Maaf mengganggu waktu istirahat anda tuan muda, tapi nyonya besar baru saja datang bersama nona Angel dan sedang menunggu anda diruang keluarga" jawab pak Diman


Huff, pria itu menghembuskan nafasnya lelah, ibunya pasti datang untuk membahas tentang kapan dia akan menikah dan memberikan dia cucu, pasti hanya itu yang mau dibahas olehnya.


"Katakan padanya untuk untuk menunggu sebentar, aku akan membersihkan diri dahulu"


"Baik tuan muda" jawab pak Diman dan keluar dari kamar tersebut tak lupa menutup kembali pintunya


"Kau juga bersihkan dirimu, gunakan kamar yang biasa kau pakai ketika menginap" ucapnya pada Kevin dan berlalu menuju kamar mandi


"Baik tuan" jawabnya sambil berlalu keluar dari kamar tersebut


Skip selesai mandi dan berpakaia



(pakaian yang dikenakan, abaikan yang tidak perlu oke)


"Ada keperluan apa bunda datang kemari bersama dengan angel" tanya pria itu sambil duduk disebelah Kevin


Ya memang begitulah dia, selalu to the poin dan tidak suka berbasa-basi


Sedangkan wanita yang dipanggil bunda itu langsung menengok ke arah putra sulungnya yang baru saja kembali setelah tiga bulan diluar kota.


"Dasar anak tidak sopan, bukannya datang langsung pulang ke mansion keluarga ini malah pulang ke mansion pribadi. Mau jadi anak durhaka kamu ya, Alvaro Bramasta" ucap bunda Zara kepada putranya itu


(Ya ini dia indentitas pria misterius itu, putra sulung keluarga Bramasta, keluarga nomor satu dia Asia)


(Kita panggil dengan sebutan Al atau varo yah biar lebih gampang)


"Ayolah Bun, bunda yang paling tau alasan kenapa aku tidak mau pulang ke mansion keluarga" jawab Al malas


Zara hanya mampu menghela nafas, dia memang tau alasan putra semata wayangnya itu tidak pernah lagi pulang, kalaupun pulang itu hanya untuk membahas pekerjaan dengan sang ayah setelahnya dia akan kembali pergi.


Flash back:

__ADS_1


Putranya itu tak mau ia jodohkan, sudah banyak wanita dari keluarga baik-baik dan berpendidikan yang ia kenalkan kepada putranya, namun semua itu dia tolak. Pada akhirnya Zara terpaksa membohongi Al untuk datang makan malam yang mana itu bertujuan untuk langsung menunangkan putranya dengan anak dari salah satu temanya. Al yang saat itu tak tau apapun hanya datang dan ikut dalam acara makan malam tanpa tau tujuan asli dari diadakannya acara tersebut.


Acara makan malam itu berakhir dengan baik sampai ucapan ayahnya, Alex Bramasta mengatakan hal yang mana membuat Alvaro sangat terkejut dan juga tak menyangka.


"Baiklah kita langsung saja ke acara inti diadakannya makan malam ini, Alvaro kemarilah, ambil cincin ini dan pasangkan dijari Amel, untuk meresmikan pertunangan kalian" ucap Alex kepada Alvaro yang terkejut dan diam ditempat setelah mendengar ucapannya.


Melihat ekspresi putranya yang terkejut Alex langsung saja melihat kearah istrinya yang juga menatap sang putra yang masih duduk terdiam ditempatnya. Alex melihat tatapan sang istri kepada putranya itu seolah meminta maaf dan akhirnya ia paham, ternyata putranya datang tanpa tau apapun. Alex pada saat itu langsung melihat kearah putranya dan kembali mengatakan


"Alvaro Bramasta, cepat kemari dan pasangkan cincin itu ke tangan tunanganmu" ucap Alex namun kali ini dengan menyebut nama lengkap dari putra sulungnya


Al yang mendengar nama lengkapnya disebut mengetahui bahwa saat ini ayahnya sedang tidak main-main. Alvaro pun berdiri disamping sang ayah dan langsung mengambil cincin itu kemudian memasangkannya ke tangan gadis yang saat ini sedang tersipu malu. Al yang melihat wajah wanita itu justru marah dan dengan kasar menarik tangan wanita itu dan memasangkan cincinnya.


"Sudah kan, jika sudah silahkan anda semua keluar dari mansion keluarga saya" usirnya dengan dingin dan wajah datarnya menatap semua tamu yang hadir dan juga keluarga dari orang yang tidak pernah ia anggap tunangannya


Semua orang terkejut mendengar penuturan dan aura tak bersahabat yang dikeluarkan oleh Alvaro, mereka semua dengan segera keluar dari mansion itu terkecuali keluarga dari Amel tunangan Alvaro itu masih diam ditempat mereka masing-masing.


Alvaro yang melihat itu langsung naik pitam


"Kenapa kalian masih disini, apa kata-kata yang ku ucapkan kurang jelas. Kubilang keluar...


"Ta-tapi Al...


"KUBILANG KELUAR"


Amel yang mendengar bentakan amarah dari Alvaro langsung saja menangis dan pergi berlari keluar dari mansion itu diiringi ibu dan ayahnya yang mengejar sambil berteriak memanggil nama putrinya.


"Amel tunggu mommy sayang" teriak seorang wanita paruh baya sambil menyusul kepergian putrinya diikuti sang suami


Kembali kesisi Alvaro


Alvaro yang masih marah besar mengepalkan kedua tangannya dan pandangannya kini mengarah pada sang bunda


"Sudah puas sekarang, bunda sudah puaskan melihatku bertunangan dengan wanita pilihan bunda, sudah puaskan. Atau bunda masih belum juga puas setelah membohongiku untuk datang dan bertunangan dengan wanita yang bahkan tidak kukenal, apa sudah puas. Sudah puaskan melihat putramu ini hancur dengan keputusan yang bunda ambil sepihak, sudah puas kah. Kenapa bunda, kenapa? Al bertanya pada bunda kenapa, kenapa bunda melakukan hal ini, Al sudah pernah bilang Al akan memilih pasangan hidup Al sendiri, kenapa bunda selalu saja ikut campur dengan keputusan yang Al ambil. Katakan mengapa bunda" ucapnya sambil memandang sendu kearah wanita paruh baya yang telah melahirkannya itu


Zara tak bisa berkata apapun, lidahnya terasa kelu untuk hanya sekedar mengucapkan kata maaf pada putranya itu.


Alvaro yang tak mendapatkan jawaban dari Zara kembali berteriak marah


"KENAPA, .....


(Oke sampai sini dulu ceritanya jangan lupa like, komen, favorit kalau bisa tolong vote)

__ADS_1


stay healthy and stay happy buat pembaca semua


I love you 💕


__ADS_2