Tuan muda aku mencintaimu

Tuan muda aku mencintaimu
episode 11 dirumah mama mertua


__ADS_3

(setelah berpamitan adrian dan keluarga siap berangkat, diana pun mencium tangan kedua orangtua nya dan pergi menuju adrian yg sudah menunggu nya dipintu)


(adrian meraih tangan diana, dan menuntunnya kemobil, membuat kedua orangtua diana merasa keputusan mereka ini adalah yg terbaik dengan menjodohkan adrian pada diana, masih dengan suasana haru ayah dan ibu diana terus melihat mereka dari kejauhan sampai mobil nya pergi dan tak terlihat lagi)


(diana begitu lelah, dimobil dia melepaskan semua penatnya dan tertidur,, adrian yg berada disamping nya sesekali melihat diana yg kelelahan dan melihat keluar jendela mobil dan tiba-tiba kepala diana bersender kebahu adrian, membuat adrian terkejut dan tidak bisa bergerak,jika dia bergerak takut akan membangunkan diana yg begitu kelelahan dan juga karena menangis dari tadi, adrian pun tidak bergerak untuk membuat diana nyaman)


(tiba-tiba diana tersadar kalau dia sudah tidur dibahu adrian, adrian yg dari tadi hanya duduk diam merasa bahunya sakit karena diana bersender cukup lama,, membuat diana merasa malu dan tak enak karena membuat bahu adrian sakit,, tanpa sadar mereka sudah sampai diana merasa bersalah pada adrian karena sepanjang jalan ia tertidur dan tidak manghiraukan adrian)


mama : "diana sayang kamu pasti lelah sampai tertidur dibahu adrian" (mamanya sangat senang melihat kemesraan adrian dan diana walaupun itu cuma bersender dibahu, tapi ia merasa ini awal yg baik dan ia akan segera mengendong cucu,dengan gembira mengajak diana masuk kedalam rumah) "ayo kita masuk diana.."

__ADS_1


(dari kejauhan mereka sudah disambut dengan pengurus rumah mama adrian yg sangat ramah dan baik)


pak mun : "selamat datang nyonya muda, perkenalkan saya pak mun, saya yg bertanggung jawab atas semua keamanan rumah disini" (dengan sangat antusias menyambut nyonya adrian, mereka sangat bahagia ketika tuan nya akan menikah karena adrian memang begitu dekat pengurus rumah, karena pak mun sudah ada sejak adrian lahir sehingga mereka menganggap pak mun adalah bagian dari keluarga mereka)


Diana : "terimakasih pak mun sudah menyambut saya dengan begitu gembira" (diana berpikir ternyata mereka sangat baik dan ramah bahkan pengurus rumah pun dianggap saudra, hmm seperti nya aku terlalu banyak memikirkan yg aneh* tentang adrian, ucap nya dalam hati)


mama : "baiklah pak mun, saya akan mengantarkan diana kekamarnya, pak mun tolong bereskan barang* diana ya" (sambil menarik tangan diana naik ke atas)


Diana : "makasih banyak pak mun" (diana pun membalas senyum pak mun, pak mun merasa bahwa diana akan membawa keberuntungan bagi adrian)

__ADS_1


(sementara adrian dan ayah nya masih diluar membicarakan urusan perusahaan)


(diana dan mama nya telah sampai dipintu kamar, diana merasa sangat canggung sekaligus gugup bahwa dia akan sekamar dengan seorang laki-laki yg sudah sah menjadi suami nya, tiba-tiba mama memeluk nya sembari berkata)


mama : "Diana,, mama sangat bahagia dengan kehadiranmu dihidup adrian, mama berharap kamu dan adrian selamanya hidup bersama dalam suka maupun duka" (mama dengan lembut mengelus rambut diana yg terurai panjang)


Diana : (diana tidak tahu apa yg harus dikatakan nya, karena sebenarnya dia memang menentang pernikahan ini,, bagaimana bisa ia berfikir akan hidup selamanya dengan orang yg tidak ia cintai sama sekali, gumamnya dalam hati) "iya ma,, saya akan selalu berada disamping adrian" (oh ya tuhan bagaimana bisa aku mengucapkan kata-kata seperti itu, diana merasa geli akan perkataan nya terhadap mama mertuanya)


mama : "yasudah kalau begitu mama turun dulu,,kamu istirahat saja dulu nanti kita makan bersama" (dengan menyentuh pipi diana, mama mertuanya pun turun dan meninggalkan diana dikamar sendirian)

__ADS_1


(diana pun istirahat sambil melempar kan badan nya yg mungil ketempat tidur sambil berpikir akan perkataan mama mertuanya tadi membuatnya terlelap dalam pikiran nya dan memejamkan matanya)


Bersambung..


__ADS_2