
(diana berjalan dan diikuti adrian dari belakang, siapa sangka bahwa penampilan diana membuat para laki-laki terpesona melihat diana, apalagi diana berjalan sendiri didepan membuat para laki-laki mengira diana berjalan* sendiri, tiba-tiba ada pejalan kaki yg menghampiri diana, berusaha untuk mendekati diana)
pejalan : "hai, sendiri aja nih, (menatap diana dengan senyum, membuat diana merasa risih)
Diana : (dasar laki-laki tidak bisa melihat wanita cantik langsung didekati, membuat diana merasa risih, karena diana tidak suka dengan laki-laki banyak basa-basi,, diana pun menjawab laki-laki itu dengan ketus) "tidak,, aku tidak sendiri, aku bersama suamiku" (diana terus berjalan tanpa menghiraukan laki-laki yg menggodanya)
pejalan : (pejalan merasa agak kecewa karena wanita yg didekatinya itu ternyata sudah menikah, membuat dia tidak bersemangat, tapi dia tidak percaya karena dia melihat diana hanya sendiri,dia pun bertanya lagi pada diana) "ah masa iya kamu sudah menikah, suami mu mana kenapa dia tidak menemanimu?? apa kamu berantam dengan nya?? atau kalian ingin bercerai?? atau bahkan kamu belum menikah?? hanya untuk menghindari ku saja"
__ADS_1
(diana sangat geram akan pertanyaan laki-laki berengsek ini, kenapa tidak, ia baru saja menikah satu hari, laki-laki berengsek ini sudah mengatakan yg tidak*, membuat diana rasanya muak dan ingin menyumbat mulut laki-laki yg tidak tahu malu itu)
(dari kejauhan adrian dari tadi memandangi laki-laki yg menggoda istrinya itu, bukan dia tidak mau bertindak tapi dia masih melihat reaksi diana apakah ia tergoda atau tidak, sampai* dimana adrian terlihat sangat marah dan cemburu ketika pejalan kaki itu sengaja membelai rambut panjang diana yg dia ikat, membuat rasa cemburu adrian meledak seketika dan berlari menuju diana)
Diana : (kurang ajar, beraninya dia menyentuh rambut ku,, adrian kemana sih istrinya diganggu malah batang hidung nya tidak terlihat,, ucap nya ketus dalam hati) "jangan kurang ajar kamu ya sembarangan menyentuh rambut saya" (diana menatap laki-laki tidak tahu diri itu dengan kejam, membuat pejalan kaki itu merasa terkejut, dia mengira semua perempuan akan terpesona terhadap nya, dengan bangga laki-laki itu berkata pada diana)
(saat diana ingin mengeluarkan semua kata* makian terhadap laki-laki itu, tiba-tiba adrian muncul dan langsung merangkul pinggang diana yg ramping itu, membuat diana terkejut)
__ADS_1
Adrian : "sayang.. aku hanya sebentar tertinggal dibelakang mu, kamu sudah mendapat kan selingkuhan baru, apakah kamu tidak terlalu kejam dengan suami mu ini??" (adrian menatap diana selayaknya seperti istri yg amat ia cintai, membuat diana tak berkutik sedikit pun)
(disisi lain pejalan kaki merasa tidak nyaman karena sudah menggoda istri orang, tetapi ia tidak mau kalah ia mau memperlihatkan kesombongan nya pada wanita yg telah menolak nya)
pejalan : "oh jadi ini suami mu?? hah aku pikir dia orang hebat, ternyata biasa* saja,, lebih baik kamu bersamaku, aku akan memenuhi semua kebutuhan mu" (berkata dengan sombong, ia mengira bahwa diana akan memilih nya, karena ia merasa uang bisa mendapatkan segalanya, apalagi urusan perempuan baginya itu sangat gampang)
(diana begitu kesal dengan laki-laki yg secara langsung mengajaknya berperang, diana sudah tidak tahan lagi dan langsung,, brukkkk)
__ADS_1
Bersambung...