Tuan muda aku mencintaimu

Tuan muda aku mencintaimu
episode 5


__ADS_3

Vella terbangun dari tidurnya karena mendengar suara seorang wanita, ya ternyata itu adalah Lila yang membangunkannya. Lila menguncang tubuh Vella sedikit keras karena ia susah sekali di bangunkan. Vella mengucek-ngucek matanya lalu menguap.


"Ahhhh jam berapa ini Lila" merentangkan kedua tangannya sambil menguap.


"Pukul 10.14 Nona" Vella hanya melotot kearah Lila sambil beranjak dari ranjang.


"Apakah tuan muda sudah pergi kekantor"


"maaf nona, tuan muda tidak kekantor. Beliau sedang menunggu anda sedari tadi di meja makan" vella memukul kepalanya pelan, betapa bodohnya dia sampai membuat Dirga menunggu karena ia bangun kesiangan.


"Tolong bilang ke tuan muda, saya sebentar lagi turun kebawah" Lila membungkukan badannya.


" Ohh ya satu lagi, panggil namaku saja jika berdua" Lila membungkukan badannya lagi.

__ADS_1


"Maaf nona, saya tidak sanggup memanggil nama anda, saya undur diri" Lila meninggalkan Vella yang masih berdiri, Vella hanya bingung kemarin Lila mau memanggil nama panggilannya dan sekarang sudah berubah. Tanpa ambil pusing ia langsung mandi secepat kilat karena Dirga sudah menunggunya.


Dirga sudah bosan menunggu Vella dari tadi, jika bukan untuk rencananya dia tidak akan pernah menunggu seseorang yaitu Vella. ia sudah dua kali menunggu Vella karena rencananya.


"Dimana dia" Dirga mengetuk ngetuk jarinya di meja.


"Maaf tuan, izinkan saya memanggil nona"


" Ya, panggilah dia secepatnya" Bram melangkahkan kakinya ternyata orang yang mereka tunggu-tunggu datang.


"Ya" hanya suara dingin yang muncul di tenggorokan Dirga.


" Kenapa masih berdiri disitu" Vella hanya memincingkan alisnya.

__ADS_1


"Cepat ambilkan aku makanan, perutku sudah sakit karena menunggumu" entah kenapa Dirga mengucapkan kalimat itu, apakah dia mulai merasa menjadi seorang suami?.


"Baik tuan" Vella mengikuti perintah Dirga untuk mengambilkan makanan yang di minta Dirga. Mereka makan bersama walaupun tidak ada cinta di antara mereka.


"Bram, apakah kau tidak mau ikut makan bersama kami" Tanya Dirga yang masih memasukan makanannya kedalam mulutnya.


"Terimakasih Tuan muda, saya sudah sarapan tadi pagi" mendengar hal itu Vella terbatuk-batuk karena ia bukan sarapan lagi karna hari sudah siang. Sementara Dirga hanya tersenyum, karena ia tahu bahwa Bram menyindir Vella yang bangun kesiangan akibatnya jam sarapan menjadi telat.


Mereka sudah selesai sarapan lebih tepatnya sarapan siang hehehe mana ada ya guys sarapan siang adanya makan siang. Bram kemudian menjelaskan rencananya, dengan susah payah ia menjelaskan, ternyata penjelasannya tidak masuk ke dalam kepala Vella. Dirga hanya menghela nafas sambil menompang kepala dengan tangannya yang tidak pusing, kenapa ia memilih gadis bodoh menjadi istrinya untuk sebuah rencana, Bram juga seperti Dirga yang melepas nafas sabar untuk Vella. Bram menjelaskan rencana mereka lagi dengan sedetail detailnya agar Vella paham.


" Nona apakah anda paham dengan apa yang saya ucapkan?" Vella hanya mengangguk anggukan kepalanya bertanda ia mengerti, namun di dalam hati kecilnya ia sedikit tidak mengerti.


" Baiklah jika kau sudah mengerti, sekarang kita akan menjalankan rencana kita" Dirga berdiri di ikuti oleh Bram. Vella hanya mengikuti arah mereka menuju mobil. Dia hanya memikirkan Dirga adalah seseorang yang bisa berbuat apapun untuk menghancurkan seseorang, kenapa hanya sebuah mantan kekasih ia melakukan sebuah rencana yang sangat konyol, batin Vella.

__ADS_1


Jangan lupa like👍


__ADS_2