
(setelah adrian selesai mandi, adrian lalu membuka laptop nya memeriksa dokumen* perusahaan nya,, sementara diana langsung mandi membersihkan kan diri, tiba-tiba ada ketukan pintu dari luar kamar, dan itu adalah pak mun)
pak mun : "permisi tuan adrian, nyonya besar mengajak tuan dan nyonya muda untuk makan malam bersama"
Adrian : "tunggu sebentar diana masih mandi, sebentar lagi kami akan turun pak mun" (sambil mengetik dilaptop, adrian sibuk mangurusi dokumen nya)
pak mun : "baiklah tuan kalau begitu saya pergi" (pak mun pun pergi untuk memberitahu kan hal ini pada orang tua adrian)
mama : "bagaimana pak mun, dimana mereka?? " (bertanya sambil melihat kebelakang pak mun)
__ADS_1
pak mun : "nyonya sebentar lagi mereka akan turun, karena nyonya muda sedang mandi, kalu begitu saya permisi nyonya" (pak mun kembali kedapur melihat makanan apa yg belum tersedia dimeja)
mama : "baiklah pak mun terimakasih" (sangat romantis sekali adrian menunggu diana selesai mandi, ucapnya dalam hati dengan gembira)
(adrian memang anak yg sangat baik bertanggung jawab, dulunya adrian itu adalah seseorang yg penyayang hangat dan ramah, tapi setelah 3tahun yg lalu dia dicampakkan, dia berubah 100 derajat dari yg ramah jadi dingin, sifat penyayang nya hilang sosok adrian yg hangat kini menjadi orang yg gila kerja, 3tahun dia melawan rasa sakit hati nya yg begitu mendalam dia tidak pernah melirik wanita manapun, bukan karena dia belum move on dari fely tapi justru membuat dia tidak akan pernah mempercayai akan adanya cinta sejati makanya dia tidak pernah menjalin hubungan dengan wanita lain, siapa sangka tingkah laku diana membuat hati adrian tergerak untuk menikahi nya)
Adrian : "diana.. kamu masih lama tidak?? mama sudah menunggu kita dibawah" (berdiri tepat di hadapan pintu, tiba-tiba diana membuka pintu kamar mandi tidak sengaja menabrak adrian, brukkkk)
Diana : "bolehkah kamu keluar dulu,, aku mau ganti pakaian, pakaian ku masih ada dikoper" (menunjuk koper merah yg disamping sofaa, adrian pun bergegas keluar tanpa mengucapkan sepatah kata pun karena ia juga merasa canggung akan situasi seperti ini)
__ADS_1
(diana pun selesai memakai pakaian dan turun kebawah, dengan rambutnya yg panjang hitam diana tidak mengucirnya karena dia tidak menemukan kuciran rambutnya yg mungkin terjatuh atau bahkan lupa memasukkan kedalam koper.. karena adrian merasa malu karena kejadian tadi, dia pun meninggalkan diana dan turun sendiri kebawah, setibanya diana kebawah, adrian menoleh kearah diana, adrian terpesona dengan rambut hitam nya diana,, dia berfikir bagaimana bisa di zaman sekarang masih ada yg memiliki rambut hitam dan lurus sangat langka ucapnya dalam hati)
mama : (mamanya melihat adrian yg begitu terpesona dengan diana, dan sedikit menggoda adrian) "bagaimana, apa cantik?? sampai tidak berkedip" (sambil tertawa menggoda adrian)
Adrian : (adrian merasa malu karena mamanya menggoda nya, tapi memang tidak dipungkiri diana memang sangat cantik, gumamnya dalam hati) "biasa aja" (sambil menundukkan mata, tersenyum tipis)
Diana : "maa,, apa aku terlambat?? aku benar* minta maaf karena riasan nya begitu tebal ma" (sambil memegang tangan mama mertuanya merasa tidak nyaman karena sudah terlalu lama menunggu nya)
mama : (mamanya pun tersenyum, merasakan diana begitu polos dan baik hati) "dasar bodoh untuk apa merasa bersalah, mulai sekarang aku adalah mama mu,, bagaimana mungkin hal seperti ini membuat mama marah,, sudah* ayo kita makan"
__ADS_1
(diana merasa senang akan perkataan mama mertuanya, diana pun makan dengan lahap karena seharian dia tidak makan cuma makan kue karena acara pernikahan nya)
Bersambung..