
(selesai diana makan ia langsung kekamar untuk istirahat,, tiba dikamar diana langsung rebahan melepaskan kekesalan nya dengan memejamkan matanya sampai ketika ia tertidur,, sementara adrian sedang duduk dibalkon memikirkan apakah laila sengaja melakukan nya, namun adrian tiba* merasakan ngantuk yg berat,, saat ia berbalik membuka pintu balkon dia melihat diana yg tertidur pulas diatas kasur, masih dengan ikatan di rambut,, adrian pelan* berjalan menuju diana, adrian terus memandang wajah polos diana, adrian tidak lupa untuk membelai rambutnya, dan perlahan lahan melepaskan ikatan rambut diana, membuat rambut diana berantakan, wangi rambutnya membuat adrian semakin menyukai rambut tebal nya itu,, tanpa sadar adrian tidur disamping diana)
(hari sudah menjelang sore, sementara adrian dan diana sama* tertidur,, diana terbangun dan terkejut bahwa adrian tidur tepat di depan matanya, mereka tidur berhadap*an membuat diana terkesima dengan wajah adrian yg mulus putih hidung mancung, bulu mata lentik, alis tebal, diana meraba seluruh bagian wajah adrian, diana tidak tahu kalau ternyata adrian sudah bangun dari dia mengelus wajah adrian,, tapi adrian pura* tidur.. diana terus memandangi wajah adrian dan terkadang mengumpat nya karena terlalu gengsi, adrian pun tertawa dalam hati karena umpatan istrinya itu)
Diana : "hmmm kalo dilihat* kamu ganteng juga yaa,, pantas saja si laila teman mu itu menyukai mu sampai* ingin mencelakai ku haduhh cinta memang terkadang membuat orang lupa diri" (sambil memgelus wajah adrian,, dan tiba-tiba adrian memegang tangan diana dan langsung bertanya membuat diana terkejut bukan main)
__ADS_1
Adrian : "apa maksud kamu laila sengaja,,dan apa maksud nya kalo laila menyukai ku" (adrian bertanya dengan serius, bukan karena alasan laila menyukai nya, ia bertanya serius karena laila ternyata sengaja mencelakai diana membuatnya sangat marah dan ingin langsung memberi pelajaran pada laila, tapi diana langsung menahannya)
Diana : (diana berfikir, kenapa bertanya seserius itu, apa ia senang karena laila menyukai dia, dasar laki-laki, ketus diana dalam hati) "kenapa,, kamu menyesal,, karena baru tau laila memyukai mu,, dan kamu sudah menikah mau bagaimana lagi,, mau mengejar nya hah??" (diana sangat kesal akan adrian, dia mengira adrian menyukai laila, diana terus* saja mengoceh, membuat adrian tersenyum karena ekspresi diana)
Adrian : (Adrian menyentil dahi diana, membuat diana kesal, dalam hati adrian terbesit, apakah ia cemburu?? adrian pun merasa senang jika diana memang cemburu) "jangan berfikir yg aneh* ,aku hanya terkejut laila melakukan nya dengan sengaja" (tanpa sadar memainkan rambut diana, membuat diana merasa aneh sekaligus gugup karena perlakuan adrian, buru* diana bangkit duduk dan mengikat rambutnya, adrian pun sontak bingung karena tanpa sadar ia memainkan rambut diana)
__ADS_1
Adrian : "jika itu maumu, aku akan melakukan nya" (iya, adrian sebenarnya bukanlah es kutub utara yg selalu bersikap dingin,, ia akan secara spontan mencair ketika ia nyaman berada disamping seseorang, termasuk diana,, perkataan adrian membuat diana merinding dan langsung menolak)
Diana : "ahh tidak, tidak,, aku tidak sekejam itu,, sudahlah lupakan saja, aku tidak mau membahasnya,, aku mau mandi" (diana buru* beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi)
(adrian sangat menyukai sifat terang*an diana yg tidak bisa menyembunyikan perasaan nya yg selalu terbuka)
__ADS_1
Bersambung..