
diana terbangun dari tidurnya adrian masih memeluk diana dan tidur pulas, diana memegang dahi adrian apakah panas nya sudah turun, diana legah karena adrian sudah tidak demam lagi, ia dengan sangat hati² melepaskan tangan adrian dari pinggang nya agar adrian tidak bangun,, diana lalu diam² bangkit dari tempat tidur mau menyiapkan bubur untuk adrian..
tidak lama kemudian adrian terbangun dari tidur nya ia melihat diana tidak disamping nya ia mengira diana tidak menemani nya tidur tapi ia merasakan kalau tempat tidur diana masih terasa panas karena suhu badannya dia mulai merasa senang karena diana menjaganya dengan memeluk nya sampai tertidur,, adrian lalu turun untuk melihat apa yg sedang dilakukan istri tercinta,, saat dia melihat ke dapur adrian begitu terpukau dengan pemandangan diana yg sedang sibuk menyiapkan makanan,, adrian melihat diana dengan rambut yg terurai panjang hanya di ikat begitu saja tiba² kuciran rambut diana lepas,, buru² adrian mengambil nya dan merapikan rambut diana, membuat diana terkejut sekaligus jantungan karena perlakuan suaminya itu,, dengan lembut adrian membelai rambut diana dengan serius dia merapikan nya membuat diana berdiri seperti patung yg tidak bergerak sama sekali ia merasa jantung nya akan meledak,, setelah selesai adrian sangat bahagia ia tidak harus diam² untuk membelai rambut istri nya itu, ini adalah kesempatan baginya untuk terang²an membelai rambut diana,,
diana begitu malu lalu mengucapkan terima kasih pada adrian.. adrian kemudian membisikan ketelinga diana mengatakan bahwa ini bukan apa² ini hanya bagian kecil dari perhatian seorang suami terhadap istrinya,, diana langsung merasa kaget akan perkataan adrian itu, membuat nya tak karuan.. semakin lama diana merasa adrian itu aneh, kenapa tidak akhir² ini dia lebih sering menggoda diana tidak seperti awal menikah mereka sama sekali tidak berbicara membuat diana kepikiran.. ia langsung mengambilkan bubur untuk adrian dan duduk disamping nya..
diana : Mm.. bagaimana keadaan mu apa masih ada yg sakit?? atau masih panas (diana memegang dahi adrian merasakan panas atau tidak, adrian langsung kaget sekaligus senang akan perhatian nya
__ADS_1
adrian : Mm.. sudah tidak apa²,, bagaimana kalau kita nanti pergi jalan² seharian dirumah tidak enak (adrian mulai mencoba untuk lebih dekat dengan istrinya)
diana : baiklah,, kamu habiskan dulu bubur nya, saya mau siap² dulu (diana langsung pergi kekamar untuk bersiap²,, diana sangat senang kepergian kali ini karena adrian berinisiatif mengajaknya keluar)
adrian sudah menunggu diana diruang tamu dengan tenang duduk sambil melihat ke hp nya,, saat diana turun ia terpaku atas kecantikan istrinya yg begitu alami dengan rambut di ikat dan dress yg indah membuat nya semakin yakin akan persaan nya itu
saat diana akan mulai mendekat,, tiba² diana berlari kearah adrian langsung menempelkan dahi nya pada adrian sontak ia langsung terkejut dan tak bergerak,, dalak hati adrian harum nyaa sambil tersipu malu
__ADS_1
adrian diam sebentar termenung karena diana tiba² memanggilnya dengan begitu santai,, ia merasa perasaannya ada kegembiraan hanya karena diana memanggil nya begitu
diana : "bolehkan kan aku panggil kamu ian,, soalnya adrian kepanjangan mulut ku jadi capek" dengan ekspresi manja diana memegang sudut mulut nya
adrian : yaudah ga ppa,, aku ga keberatan,, berarti kalo kamu boleh panggil aku ian,, berarti aku boleh panggil kamu ana dong "adrian sangat malu masa ia harus izin sih pikirannya udh ga karuan malu, senang, ah entah lah dalam pikirnya"
diana : ana?? bagus jugaa,, yaudah mulai sekarang kita panggil singkatan nama yaa..
__ADS_1
masa iya tentang singkat meningkat nama aja aku sesenang ini sih ucap nya dalam hati
yaa namanya juga lagi berbunga² guys apa aja pasti bikin bahagia :)