Tuan muda aku mencintaimu

Tuan muda aku mencintaimu
episode 28 diana menerima telepon fely


__ADS_3

(setelah mereka selesai makan, diana langsung kekamar dan meninggalkan adrian dan mama papanya dibawah, membuat adrian masih tersenyum² karena tingkah laku diana,, tanpa dia sadar mama nya melirik ke arah adrian yg senyum² sendiri,, membuat mamanya semakin heran, tadi siang tertawa sendiri, sekarang senyum² sendiri, membuat mamanya panik dan bertanya)


mama : "adrian, apa kamu yakin kamu tidak apa²,, tadi siang kamu tertawa sendiri, dan sekarang senyum² sendiri?? apa pekerjaan mu baik² saja??" (mamanya bertanya dengan begitu serius membuatnya papa nya adrian heran)


papa : "memang nya adrian kenapa ma?? apa ada masalah dikantor?? (papanya pun ikut panik karena perkataan mama adrian)


adrian : "ma, pa, tidak ada apa²,,aku sangat baik² saja,, amat sangat baik" (adrian langsung berdiri dan meninggalkan kedua orang tua nya, bergegas ke kamar sambil tersenyum)


(lagi² membuat mamanya heran, kenapa akhir² ini suasana adrian semakin baik,, tapi dibalik itu semuaa,, mamanya sangat senang, karena ia merasa pernikahan ini memang jalan terbaik untuk adrian, untuk melupakan masa lalu)


(sementara diana didalam kamar,, sedari tadi mendengar telepon adrian berbunyi,, ia tidak tahan dan mengangkat telepon nya)


diana : "astaga,, ini hp dari tadi bunyiii,, adrian juga keluar bukannya bawa hp" (diana terus mengumpat sebelum menerima telepon itu) "halo,, halo,,,

__ADS_1


(dan betapa terkejut nya fely, ya, itu adalah fely setelah bertahun²,, ia baru menghubungi adrian, siapa sangka malah perempuan yg mengangkat nya, membuat hati nya sesak dan sakit hati yg mendalam,, awalnya ia tak percaya tapi seketika ia mendengar suara adrian langsung membuat nya terkejut dan air mata nya mengalir membasahi pipi nya, ia tak berani bersuara fely menutup mulut nya menahankan sakit hati yg luar biasa)


adrian : (sesampai nya adrian ke kamar ia bertanya kepada diana siapa yg menelpon) "diana,, siapa yg menelpon??"


diana : "aku tidak tahu,, dari tadi hp mu terus berdering sangat mengganggu,, dan aku lihat tak ada namanya,, aku pikir ada hal sesuatu yg mendesak,, tapi dia malah tidak berbicara,, ini kukembalikan" (sambil melempar hp ke tangan adrian,, diana pun lanjut bersantai)


(disisi lain betapa terkejut nya fely, bahwa adrian telah menghapus nomornya semakin membuat fely hancur,, iya adrian memang sudah menghapus semua tentang fely, bahkan semua barang pemberian fely sudah adrian buang tanpa tersisa satu pun)


adrian : (adrian tidak ingat lagi nomor hp fely, ia langsung mengatakan) "halo,, halo,, ini siapa??"


(sementara adrian mencoba mengingat nomor yg menelepon nya,, karena ia merasa nomor itu tidak asing baginya,, dan tiba-tiba adrian dikejutkan dengan diana yg tiba² berteriak keras)


adrian : "diana,, kamu sedang apa?? bagaimana jika saya jantungan dan langsung mati,, kamu mau jadi janda??" (sambil mengelus² dadanya)

__ADS_1


diana : "maff,, tapi aku merasa teriakan ku tidak kuat,, hanya saja kamu memang dari tadi melamun,, kamu lagi mikirin apa?? sampai seserius itu" (diana penasaran apa yg dipikirkan adrian sedari tadi)


adrian : (rasa ingin tahu diana, membuat adrian mempunyai ide untuk mengerjainya) "kamu mau tau apa yg kupikirkan??


(diana langsung mengangguk) "kemari dekat lh kesini"


(diana pun berdiri dari tempat tidur dan mendekat pada adrian, dia tidak tahu bahwa adrian sedang mengerjainya,, lalu diana mendekatkan kuping nya kemulut adrian dan betapa terkejut nya diana karena adrian berteriak dikuping diana, membuat diana sangat panas dan langsung mencubit adrian dan meringkuk kesakitan memohon)


adrian : "dianaaa,, ampun,,ampunn tolongg itu sangat sakittt" (memohon pada diana dengan kesakitan)


diana : (sementara diana yg emosi tidak mau melepaskan cubitan nya) "rasakan kamu, beraninya kamu mengerjaiku rasanya kuping ku ingin meledak karena suara mu)


adrian : "aku, aku minta maaf, aku tidak akan mengulangi nya lagi, sekarang kamu lepaskan tanganmu dari perutku!!! (adrian pun berteriak, diana langsung kabur meninggalkannya dikamar, berlari sambil tertawa mengejek)

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2