
Adrian : "Diana.. namanya Diana safitri istri dari adrian perwira,," (mengatakan dengan jelas kepada laila karena laila dari tadi tidak menyebut nama diana, membuat kuping adrian risih)
Laila: "ah iya diana" (laila merasa kesal dengan ucapan Adrian) "adrian apa kamu hanya menganggap aku sebagai teman??" (laila memberanikan diri untuk mengetahui jawaban adrian)
(adrian dan laila memang sudah lama berteman, dan bukan hanya adrian tidak tahu sifat dan watak laila, dia sangat tahu bagaimana sifat dari laila sampai* ia benar* tidak memiliki sedikit perasaan apapun terhadap nya,, bukan karena laila tidak baik, tapi dimana adrian mengetahui bahwa semasa sekolah laila hanya berpura-pura baik dan polos dihadapan nya,,sampai suatu ketika disiang hari, adrian berlari dengan begitu semangat ingin memberikan bekal untuk laila karena ibunya adrian membuatkan nya dua,, mereka memang sedekat itu, tiba-tiba adrian dikejutkan dengan pernyataan laila, yg hanya memanfaatkan kepolosan adrian untuk kepentingan pribadi nya, yaitu laila ingin menjadi pacar adrian lalu menikah dan menikmati harta kekayaan adrian, laila sama sekali tidak mencintai adrian sepenuhnya dia mencintai sebagian harta adrian,, ya adrian mendengar itu semua membuat hatinya sakit dan pergi, tidak lupa bekal itu ia buang di tong sampah, mulai hari itu adrian merubah sikap nya, yg sampai sekarang laila tidak tahu apa sebabnya)
Adrian : "iya aku hanya menganggap kamu teman tidak lebih, dan takkan pernah lebih" (adrian mengatakan nya tanpa berkedip,, membuat laila terasa sesak didada karena perkataan adrian)
__ADS_1
Laila : "kenapa!!!! kenapa adrian!!! (laila berteriak pada adrian) " kenapa kamu tidak mau kita bahkan lebih dari teman?? apa aku tidak pantas untuk mu?? apa karena aku miskin sehingga kamu tidak mau denganku??" (laila hanya pura* agar adrian bersimpati terhadap nya)
(disisi lain diana dengan serius mendengarkan mereka berbincang, diana merasa, sungguh tragis film percintaan yg sedang ia tonton itu, ucapnya sambil tertawa dalam hati)
Adrian : (sekarang adrian merasa yakin bahwa laila memang sengaja untuk mencelakai diana, karena ia tahu dulu ia juga dibodohi karena kepolosannya) "aku tidak menyukai mu kamu pasti tahu karena apa"
laila : "kenapa adrian?? apa alasan kamu, aku sungguh* mencintai kamu,, aku siap jadi istri kedua mu aku rela asalkan kamu bersama ku" (laila sangat berharap adrian melihat ketulusan nya, tapi sayang laila memang tidak mencintai adrian sepenuh nya ia hanya ingin menjadi nyoya adrian)
__ADS_1
Adrian : "istri kedua?? seandainya dunia ini hanya tinggal kita berdua, aku lebih baik hidup sendiri" (adrian sudah muak dengan laila yg berpura* polos dan ingin masuk kedalam)
Laila : "baiklah aku hanya ingin tahu apa alasan kamu tidak menyukai ku" (laila memaksa adrian untuk memeberinya jawaban)
Adrian : "kamu mau tau jawabannya?? (laila mengangguk adrian pun mengatakan nya) "ingat dulu waktu sekolah dibawah pohon dekat taman?? coba kamu ingat* apa perkataan mu tentangku dan keluarga ku kepada teman*mu,sudah jelas?? silahkan kamu pulang dan ingat perkataan mu itu" (adrian langsung masuk kedalam rumah sekaligus mengajak diana masuk seketika diana terkejut karena adrian menyentuh bahunya) adrian tahu bahwa diana pasti mengikuti mereka, dengan sikap diana yg terang*an tidak mungkin ia melewatkan pertunjukan barusan)
(laila terkejut akan pernyataan adrian seketika ia teringat perkataan nya tentang adrian dan keluarga nya, ia pun memutuskan untuk menyerah karena adrian sudah tau tujuan nya, laila pun pulang dengan perasaan campur aduk)
__ADS_1
Diana : "apakah begitu saja?? kamu tidak menyatakan cinta mu padanya" (diana berkata sambil tertawa kecil dan mengejek adrian, adrian hanya tersenyum tipis diujung bibirnya yg merah)
Bersambung..