
dengan perasaan puas adrian merasa betapa imut nya kalau diana sedang malu, adrian melihat nomor hp yg sedang menelpon nya, langsung raut wajah adrian berubah"
Adrian : "halo" seperti biasa adrian selalu cuek dan tidak peduli apapun tentang fely sekarang
fely : "adrian" dengan suara berat dan air mata yg keluar fely memanggil adrian dengan harapan adrian akan menemuinya di rumah sakit "aku sedang dirumah sakit apa kamu bisa datang kesini, aku sangat rindu padamu"
mendengar fely mengatakan rindu, adrian begitu muak ia merasa itu semua adalah alasan fely, jika ia memang rindu, kenapa baru sekarang mengatakan nya, selama bertahun² apakah dia tidak rindu terhadap ku bahkan aku hampir gila waktu itu, tapi kali ini adrian tidak akan tertipu lagi bahkan ia sudah tidak punya perasaan apapun kepada fely bahkan rasa simpati nya sudah tidak ada
adrian : "maaf aku tidak bisa, aku takut istriku akan cemburu jika aku datang menemuimu, semoga cepat sembuh" tanpa pikir panjang ia mematikan telepon nya dan beranjak pergi untuk mandi
fely yg mendengar itu tidak bisa berkata² lagi ia hanya diam dan menyesali semua perbuatan nya, kenapa ia dulu lebih memilih pergi tanpa kabar, seandainya ia tidak pergi pasti mereka masih bersama, bahkan adrian sekarang sudah menikah membuat fely frustrasi dan hanya duduk terdiam
disisi lain diana sedang menyiapkan makan malam untuk adrian, masih dengan perasaan malu mengingat kejadian dikamar tadi membuat jantung diana berdegup kencang, ia merasa ada apa dengan jantung nya, diana meletakkan tangan nya didada nya dan bergumam sendiri, tiba² adrian datang dari belakang dan mengejutkan diana
__ADS_1
adrian : "kamu sedang apa?? dan ada apa dengan jantung mu?? kamu sakit?? adrian terus bertanya membuat diana semakin tak karuan diana merasa gugup bahwa ia baru sadar kalau suaminya itu benar² tampan dengan jarak dekat
tiba² adrian menepuk jidat diana dengan lembut membuat diana tersadar dari lamunana nya, diana terkejut dan merasa merinding memikirkan tentang apa yg ia bayangkan itu
saat makan malam mereka berdua tidak berbicara karena diana merasa tak karuan hatinya ia hanya ingin cepat² pergi dari hadapan suaminya itu yg terus memandangi nya dari tadi, diana enggan untuk bertanya karena ia takut adrian akan menggoda nya kembali, setelah diana selesai makan ia langsung pergi tanpa bicara pada adrian, adrian tersenyum kecil melihat istrinya malu begitu..
saat diruang kerja adrian melihat foto pernikahan nya dengan diana, ia merasa jauh lebih baik setelah menikah, ia merasa sangat beruntung tidak menolak pernikahan waktu itu,, walaupun ia belum tahu seperti apa persaan nya terhadap istrinya itu, tapi dengan setiap pagi ia melihat kesamping ada wajah istrinya yg begitu tenang yg membuat orang akan jatuh cinta melihatnya,, ia senyum² memikirkan itu semua..
pagi yg indah membuat diana bersemangat untuk lari pagi, karena hari ini ia tidak ada pekerjaan ia berencana untuk rebahan dirumah satu harian, saat diana melihat kesamping, ia melihat suaminya yg masih tidur dengan posisi menghadap kepadanya, diana melihat dengat dekat satu persatu mulai dari mata, hidung ia merasa adrian lumayan tampan bahkan bukan lumayan sangat tampan, tiba² ia menepuk jidatnya merasa ia sudah tidak waras memikirkan itu semua, saat diana ingin menyentuh mata adrian, tiba² ia terbangun dan ingin kabur adrian langsung menangkap diana dari belakang dan memeluk nya, wahh betapa terkejut diana tentang perlakuan suaminya, ia mencoba untuk melepasnya kemudian adrian berkata..
adrian : "sebentar, hanya sebentar " dengan memeluk dan mencium rambut diana, adrian memohon untuk sebentar memeluknya ,diana mulai panik bukan karena ia tidak mau tapi jantung nya mulai memberikan reaksi yg membuat nya keringat dingin, diana tidak tahan dan langsung melepaskan tangan adrian..
diana : "aku mau ke kamar mandi, aku pergi dulu" dengan berjalan cepat diana pergi ke kamar mandi, diana merasakan detak jantung nya berdegup kencang membuat nya keringat dingin, sesekali ia menarik nafas untuk membuat nya rileks detak jantung nya berangsur normal dan ia keluar dari kamar mandi, saat ia akan pergi untuk lari pagi ia melihat adrian masih tertidur ia tidak merasa ada yg aneh terhadap nya,, saat ia akan mengambil hp nya disamping bantal ia tidak sengaja menyentuh tangan adrian kalau sebenarnya adrian sedang sakit,, waktu diana melepaskan tangan adrian tadi dia tidak merasakan apapun mungkin karena ia begitu panik ia tidak sadar kalau suaminya itu sedang demam..
__ADS_1
diana memegang dahi suaminya itu dan sangat panas,, ia lalu mengambil air untuk menurunkan panas adrian, lalu ia turun kebawah untuk memasak bubur dan membawakan obat pereda panas,, diana membangunkan adrian untuk minum air hangat dan menyuapi nya makan bubur,, adrian sangat senang diperhatikan seperti ini oleh diana, daian begitu serius merawat adrian,,
diana : "apa kamu merasakan ada yg sakit?? bagaimana dengan perut mu apa kamu mual?? diana begitu serius merawat adrian membuat adrian semakin jatuh cinta pada istri nya itu dengan senyum adrian menggoda istrinya itu
adrian : "ada kamu, aku pasti baik² saja" wajah diana langsung memerah dan malu tentang perkataan suaminya itu, setelah adrian selesai makan diana membawa mangkuk nya kebawah untuk dicuci
adrian kembali tidur dikasur untuk istirahat, saat diana kembali ia memeriksa apakah panas nya sudah turun apa belum, diana merasa tenang karena adrian mulai membaik diana naik ke kasur untuk memijat kepala adrian, tapi adrian langsung memegang tangan diana dan menidurkan nya disampingnya sambil berhdapan sangat dekat diana merasa gugup dan panik, sementara adrian langsung tertidur begitu memeluk diana,, karena adrian sedang sakit diana tidak melepaskan pelukan nya,, tak lama kemudian hp adrian berdering itu dari sekretaris nya, diana tidak membangunkannya dia justru menerima telepon itu jimmy hanya bertanya kenapa bos tidak masuk, diana langsung mengatakan kalau bosnya itu sedang sakit dan menyerahkam pekerjaan nya untuk ditangani jimmy,, dengan posisi tangan adrian memeluk tubuh diana layaknya bantal guling diana merasa canggung untuk bergerak..
dengan lembut diana membelai kepala adrian ada perasaan yg tak dapat di ungkapkan oleh diana, ia merasa sayang terhadap suaminya itu, mungkin sudah saatnya ia membuka hati untuk suaminya dengan perasaan yg gugup diana mencium kening adrian dan membelai kepala adrian,, adrian terkejut saat dicium diana, ia tidak berani bangun karena takut membuat diana malu, ia hanya pura² tidur,, dalam hati adrian, ingin rasanya dia mencium bibir mungil diana yg mencium kening nya,, tapi ia tetap bertahan,, betapa senangnya adrian atas perlakuan istrinya itu membuat dia merasa bersyukur karena demam..
(hihihih namanya juga lagi jatuh cinta gaiss mau sakit apapun itu tetap bersyukur asalkan kekasih disamping)
bersambung..
__ADS_1