
(adrian sangat kesal akan tingkah laku fely yg seakan² berkuasa dengan mengatas namakan nya, dengan tegas ia bicara pada jimmy)
adrian : "mulai hari ini dan seterusnya hanya diana istri saya yg boleh masuk ruang kerja saya tanpa harus membuat janji, selain dari itu aku tidak mau siapapun orang masuk,, jika kamu melanggar ini kamu akan saya kirim ke Afrika Selatan dan jangan harap untuk kembali!!" (dengan tegas adrian mengatakan nya, jimmy tau bahwa kali ini adrian benar² marah dan tidak mau berurusan dengan fely lagi)
jimmy : "baik tuan saya mengerti, saya tidak akan melanggar nya,, nona fely silahkan anda pergi " (dengan ragu adrian menyuruh fely keluar ruang)
(perkataan adrian membuat fely kaku dan tak tau harus berbuat apa, betapa sakitnya hatinya mendengar perintah adrian kepada jimmy, ia merasa kalau sekarang adrian benar² akan mencampakkan nya, dengan air mata ia berkata pada adrian)
fely : "adrian, apa kamu sebenci itu kepadaku, sampai² kamu tidak menatap ku dan bahkan kamu tidak mau menyapa ku" (dengan air mata fely meminta agar adrian memandang nya,,tapi apa dayanya adrian sama sekali tidak menoleh bahkan ia sibuk memberikan salep ketangan diana, membuat nya semakin sakit dan berlari keluar)
__ADS_1
(sementara itu diana merasa, bukankah aku seperti orang ketiga disini yg tak tau apa²,, ucap diana dalam hati,, saat diana akan bertanya pada adrian, jimmy langsung memberikan kode agar tidak menanyakan apapun tentang kejadian ini, diana langsung mengerti maksud jimmy, diana mencoba untuk mencairkan suasana)
diana : "Mm,, apa kamu tidak mau mengajak aku makan??" (dengan raut wajah yg agak ragu, diana memberanikan diri untuk bertanya)
adrian : "maaf sudah membuat kamu tidak nyaman karena ini semua" (adrian tidak melihat diana, dia sibuk memberikan salep pada tangan diana)
diana : "ahh.. tidak, tidak, ini adalah masalah pribadi mu jadi aku tidak akan menanyakan apapun itu" (dengan tersenyum diana mencoba mengakhiri kecanggungan ini semua)
diana : "wahh okee tuan mudaa,, apapun itu makanan nya yg penting enak,, kamu yg menentukan kita makan dimana" (sambil tersenyum manis, membuat hati adrian luluh dan sejenak lupa akan masalah yg terjadi)
__ADS_1
(disisi lain fely yg keluar dan masih berada didalam mobil dan belum pergi, ia menangis mengingat perlakuan adrian, saat fely menoleh ke arah kantor adrian, ia melihat diana dan adrian keluar dengan canda tawa, disusul dengan adrian yg mengusap kepala diana, adegan itu membuat nya semakin sakit dan terbakar api cemburu, ingin rasanya ia menelan hidup² diana,, ia tidak menyangka bahwa adrian akan bersikap seperti itu, bahkan didepan istri nya, fely merasa terhina karena ia tidak mau kalah dari diana,, fely menghapus air matanya dan mulai memikirkan untuk merusak hubungan adrian dan diana, bagaimana pun caranya adrian adalah miliku hanya milikku, ucap nya dalam hati dengan amarah)
(saat dimobil diana memberanikan diri untuk bertanya, hanya satu pertanyaan mungkin tidak akan apa² ucapnya dalam hati)
diana : "ehem, ehem,,, Mm bolehkah aku bertanya??" (saat diana ingin bertanya adrian langsung menjawab pertanyaan diana)
adrian : "fely,, ya itu fely orang yg aku cintai dulu dan bahkan rela berkorban, lebih tepatnya mantan"
(diana tidak menyangka adrian bisa menebak isi pikirannya dengan tertawa diana menggoda adrian)
__ADS_1
diana : "wah, wah, wah hebat, hebattt kamu,, aku belum bertanya kamu sudah tau isi pikiran ku bahkan kamu langsung menjawab" (sambil tepuk tangan diana tertawa kecil)
Bersambung..