Tuan muda aku mencintaimu

Tuan muda aku mencintaimu
episode 22 laila berkunjung


__ADS_3

(selesai diana dan keluarga makan malam bersama, diana dan adrian kembali kekamar, karena adrian sedang ada pekerjaan dari kantor, sementara diana hanya bersantai sambil memainkan hp nya, tiba-tiba mama mengetuk pintu memberitahu bahwa laila sedang menunggu mereka dibawah)


mama : "diana, adrian,, apa kalian sudah tidur?? (sambil mengetuk pintu kamar adrian)


Diana : (diana langsung bangkit dan membuka pintu dan bertanya kepada mama nya) "ada apa ma,, kami belum tidur ma"


mama : "itu,, ada laila anak nya pak asep,, dia sudah menceritakan kejadian tadi siang karena dia tidak sengaja menumpahkan kuah sop ketanganmu,, dia datang untuk meminta maaf karena kamu tadi langsung pergi dan mengabaikan nya"


(dasar wanita licik, seharusnya ia tahu kenapa aku mengabaikan nya, malah mengatakan hal seperti itu pada mama,, ucap nya kesal dalam hati, diana yakin kalau laila kemari pasti karena adrian marah dengannya,, dan memang benar dugaan diana tidak salah,, laila mau disuruh pak asep mengantar makanan bukan karena diana,, tapi laila mau karena ingin melihat adrian)


(dalam hati adrian berkata, kebetulan sekali dia datang jadi aku bisa bertanya langsung apa maksudnya melakukan hal seperti itu)

__ADS_1


(sebenarnya diana masih kesal dengan laila, ia berniat untuk tidak menemui nya ketika ia ingin mengatakan tidak mau bertemu, tiba-tiba adrian langsung berdiri dan mengatakan bahwa mereka akan turun)


Adrian : "baiklah ma, kami akan turun sebentar lagi" (sambil melirik diana, diana pun mengerti maksdu adrian, karena adrian ingin menanyakan benar apa tidak bahwa laila sengaja atau tidak)


(mereka pun turun, mama berjalan didepan disusul diana dan adrian dari belakang,, laila menoleh ketangga melihat adrian begitu tampan membuat laila semakin gila memikirkan nya, tiba-tiba ia melihat diana, yg langsung menggandeng tangan adrian, adrian hanya terdiam dan tidak menggubris diana, membuat laila semakin terbakar api cemburu)


laila : "adrian maaf telah mengganggu kalian,aku kesini mengantarkan rendang ayam kesukaan kamu waktu makan dirumah makan kami, ayah tidak enak hati karena kejadian tadi siang" (sambil memasang wajah polos nya laila melihat ke arah adrian,, adrian hanya melihat nya dengan tatapan sinis membuat laila sedikit takut)


Adrian : "laila aku ingin bicara dengan mu, kita diluar saja" (tiba-tiba suasana berubah jadi hening, laila mengangguk dengan senang dan mengikuti adrian dari belakang)


(sementara diana penasaran apa yg akan mereka bicarakan, dia pun berinisiatif mengikuti mereka diam2 dari belakang)

__ADS_1


Adrian : "langsung saja, apa benar kamu dengan sengaja menumpahkan kuah sop tadi pada diana??" (pertanyaan ini membuat laila terkejut dan takut ketahuan maka adrian pasti semakin tidak menyukai nya,, tapi ia tetap bersikeras tidak mengakui)


laila : (dengan suara terbata-bata) "ma,, mana mungkin aku dengan sengaja,, aku tidak pernah berfikir akan hal itu, lagi pula bukankah aku baru bertemu dengan nya, aku sama sekali tidak punya dendam dengan nya" (tidak berani menatap adrian)


Adrian : "tatap mata saya dan bicaralah dengan jujur" (adrian menatap laila dengan sangat tajam laila merasa takut)


Laila : "adrian kenapa kamu begitu kejam,, kita sudah berteman sangat lama tidak mungkin kamu tidak mengetahui sifat ku,, aku tidak mungkin berbuat jahat seperti" (laila masih bersikeras dan bahkan malah menuduh diana yg tidak* membuat adrian semakin marah karena laila menjelekkan diana)


Adrian : "ya aku tau betul sifat dan watak kamu" (laila merasa ia sekarang aman karena adrian akan percaya perkataan nya)


laila : "adrian mana mungkin aku akan melukai istri mu,, bagaimana bisa kamu berfikir seperti itu?? apa jangan-jangan perempuan itu menghasut kamu agar kamu membenci ku?? aku benar* tidak tahu apa salahku terhadap nya" (laila memerankan sebuah drama agar mendapatkan simpati dari adrian,, tapi siapa sangka adrian langsung menyangkal perkataan laila)

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2