Tuan Muda Buta Dan Gadis Lumpuh

Tuan Muda Buta Dan Gadis Lumpuh
Kecelakaan


__ADS_3

tiba lah Sofia di rumah yg sangat besar dan mewah, segera dia masuk kesana.


para satpan atau pelayan yg ada di sana tidak menghentikan sofia karena mereka memang sudah mengenal sofia.


" Dimass!! dimasss!! cepat panggilkan dimas!! aku harus bicara padanya!! cepat!!! " teriak sofia tidak sabar. dia bahkan meremas tangan nya sendiri.


tak lama seorang pria dan wanita turun dari atas tangga. iya itu adalah dimas dan sahabatnya sendiri belle.


bagaimana mereka bisa bersama? oh astaga bahkan sofia tak berpikir soal itu.


" dimass! kau harus jelaskan pada ku kenapa ada orang yg menculik adikku dan mereka bilang kau telah menjual adikku! " ucap sofia mengcengkram kerah dimas.


Belle pun mendorong sofia hingga terjatuh sangat keras di lantai.


" kau tidak usah berteriak begitu dan jangan menyentuh pacar ku!! " ucap belle sambil bersandar di bahu dimas.


" pacar!? kau selingkuh??! dengan sahabat ku??! " ucap sofia tak percaya sambil berusaha berdiri.


" Iya! memangnya kenapa hah??! sudah sana pergi!! mengganggu pemandangan saja!! "


" aku tidak peduli pad kalian! yg aku inginkan hanyalah kalian agar membebaskan adikku!! dasar penghianat!! bebaskan adiku!! " teriak sofia sambil mencengkeram kerah kemeja Dimas.


" hah! kau lupa kalau kau sudah menandatangani perjanjian jika adik mu akan secara suka rela menjadi pelacur di tempat pelacuran? kau sendiri yg menandatangani itu! " ucap Dimas sambil melepaskan tangan sofia lalu mengusap tangannya seolah jijik dengan sentuhan sofia.


" tanda tangan? kapan aku tanda tangan? " ucap sofia bingung tapi sedetik kemudian dia membelalakan matanya saat sadar.


" kau!! kau menipuku bajingan!! kalian benar benar tidak berguna!! matilah kalian berduaaaa!! " ucap sofia sambil berusaha menyerang dimas dan belle.


dua penghianat itu cuman tersenyum remeh, lalu sekerumpulan petugas berusaha memegangi tubuh sofia agar tak sampai melukai kedua bos mereka itu.


" lepaskan aku!! biarkan aku membunuh kedua sampah penghianat itu!! lepaskan adikku!!! lepaskan dia!! sampahhhhhh!!! pergilah kalian ke nerakaaaaa!! " ucap sofia memberontak tapi langsung di pegangi petugas yg ada di sana.


" hah! kau bilang kami sampah??! kau lah sampah yg sebenarnya!! kau tak berguna!! kau dan keluarga mu sama sama busuknya!! " ucap Dimas sambil menatap sinis sofia.


" dan satu lagi kalau kau ingin menyelamatkan adik mu maka hanya ada satu syarat. kau lah yang harus menggantikan posisi adik mu. kau lah yang harus menjadi pelacur. " ucap belle dengan sinis.


" penjaga lempar perempuan ini keluar dan jangan biarkan dia masuk ke sini!! " ucap Dimas tegas


para pengawal tersebut segera membawa tubuh lemah itu keluar walau sofia terus memberontak, tapi apalah artinya tenaga seorang wanita lemah.


" lepaskan aku!.. lepasssss!! " ucap sofia memberontak.


setelah sampai di luar para penjaga tersebut segera mengunci pintu dan berjaga jaga di sana.

__ADS_1


" apa yg harus aku lakukan? apa ? berpikir sofia!! dia adik mu!! " ucap sofia sambil meremas rambutnya frustasi. tiba tiba ucapan belle melintas di pikirannya.


kalau kau ingin menyelamatkan adik mu maka hanya ada satu syarat. kau lah yang harus menggantikan posisi adik mu. kau lah yang harus menjadi pelacur.


" aku harus mengganti kan adikku?? " ucap sofia bengong sembari meremas tangannya di depan motor matic nya yg baru kemarin dia beli menggunakan uang tabungannya.


" iya aku harus menyelamatkan adiku!! haruss!! aku yg membuat nya begitu, aku telah lalai menjaga adiku sendiri. maka aku pantas mendapatkannya. iya aku pantas mendapatkannya. " ucap sofia sambil memakai helm dan meng gass motornya


Sofia melajukan motornya dengan kecepatan tinggi, dia benar benar panik akan keadaan adiknya. dia sangat panik dan tidak memperdulikan apa pun.


bahkan pada truk yang ada di depan matanya pun dia tak peduli hingga truk tersebut menabraknya.


tubuh nya terjatuh dan terseret seret bersama motornya yg tersangkut di badan belakang truk tersebut.


dia terseret beberapa saat hingga terlepas dari motor dan badannya menabrak trotoar.


pandangannya mulai buram, rasa sakit di punggung nya benar benar menyakitkan hingga akhirnya dia pingsan sesaat sebelum ambulans datang.


.


.


.


cahaya ruangan perlahan masuk ke indra penglihatan nya. bau obat obatan tercium di hidungnya.


perlahan lahan kelopak mata indah itu terbuka, dia mengerjapkan matanya menyesuaikan cahaya yg masuk.


" dimana ini?! auuhhhh!! sa sakittt!!. " rintih sofia berusaha bangun dan menggerakkan tubuhnya.


" ahh kenapa aku gk bisa gerakin kakiku?. aahhhh aku harus menyelamatkan adik ku. " ucap Sofia sambil memaksa kakinya untuk bergerak.


beberapa saat kemudian, dokter datang dan segera menangani sofia.


" Dok kaki saya kenapa? kenapa kaki saya tidak bisa di gerak kan? " tanya Sofia dengan linangan air mata.


" maafkan saya tapi kecelakaan yg terjadi pada anda menyebabkan kedua kaki anda mengalami kelumpuhan. " ucap Dokter tersebut sambil menghela nafas.


" dok saya saya gk mungkin lumpuhh!! saya bisa berjalan!! saya gk mungkin lumpuh dokkk!! " ucap sofia sambil berteriak histeris.


sofia berusaha memberontak, mencabut infus nya hingga tangannya berdarah. hingga akhiranya dokter membius nya agar tenang.


Kelumpuhan atau paralisis adalah kondisi ketika satu atau beberapa bagian tubuh tidak dapat digerakkan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh gangguan pada otot atau saraf, akibat cedera atau penyakit tertentu.

__ADS_1


.


.


Di waktu yang sama namun tempat yang berbeda..


dua orang manusia berbeda kelamin tengah asik bercinta. setelah mendapatkan pelepasan yg di nantikan keduanya akhirnya ambruk sambil saling meraup udara sebanyak banyaknya.


" sayanggg.. aku tidak menyangka kalau kau akan melepaskan si sofia itu. " ucap Belle sambil memeluk Dimas yg masih dalam keadaan telanjang.


" tentu saja, untuk apa aku mempertahankan keturunan pembunuh. " ucap Dimas mengepalkan tangannya geram.


" sudah aku duga. kau pasti akan melepaskannya. " ucap sofia sambil tersenyum.


" tentu saja. dan sekarang kau membuatku kembali panas, kau harus menanggung akibatnya. " ucap Dimas sambil kembali mengungkung tubuh belle.


Treeeettt treetttt treettt...


bunyi ponsel mengganggu aktivitas mereka. dengan kesal Dimas menyambar telfonnya.


" ada apa??! " bentak dimas kesal


" mmm begini bos, nona Sofia mengalami kecelakaan. dan sekarang tengah di rawat di rumah sakit puja sakti. " ucap seseorang di seberang telfon.


" Apa kecelakaan?? baik aku kesana sekarang. " ucap Dimas sembari menutup telfon.


" ada apa sayang ?? " tanya Belle sambil mengusap wajah Dimas lembut


" Sofia kecelakaan, dan sekarang dia lumpuh. " ucap Dimas sembari termenung dan belle bisa melihat dengan jelas kekhawatiran di matanya.


belle mengeram melihat itu


" aku harus menyingkirkan nya. "


" sayang apa kau khawatir padanya? " tanya belle sedih


" tentu tidak bagaimana aku bisa khawatir pada anak pembunuh?? tentu saja tidak aku,, aku hanya,, hanya,, " ucap Dimas tergagap bingung ingin bilang apa karena dia memang khawatir.


.


.


.

__ADS_1


Bersambungg......


__ADS_2