
“Gak enak ya Kenanga gak masuk, lagian kenapa bisa sakit sih itu bocah satu” ucap Rora baru saja mendapat kabar kalau Kenanga tidak masuk karena sakit.
“Pasti dia begadang deh gue yakin, dia kan gitu biasanya. kita jenguk yuk pulang sekolah nanti?” ucap Megumi.
“Yaa kuylah, gue kangen juga sama suasa rumah Kenanga” ucap Rora
Sudah sebulan memang mereka tidak pernah main lagi ke rumah Kenanga karena aktivitas mereka yang lumayan sibuk karena menjadi panitia ulang tahun sekolah.
***
Suasana kantin begitu ramai, mereka melihat-lihat tempat duduk yang kosong yang mungkin bisa mereka gunakan untuk duduk. Setelah melihat satu meja kosong mereka pergi kesana dan memesan makanan. Saat tengah asik makan, empat orang laki-laki datang dan duduk di meja mereka.
“Hai… kok kalian berdua aja Kenanga mana?’ ucap El langsung pada mereka
“Hai kak, iya kak Kenanga gak masuk hari ini kak” ucap Megumi sambil memakan makanannya
“Gak masuk? Kenapa?” tanya Bhuana dengan muka penasaran
“I itu kak, Kenanga sakit tadi mamahnya ngabrin” ucap Megumi gugup dengan pertanyaan Bhuana.
Bhuana terdiam mendengar jawaban Megumi, seketika perasaanya tidak enak memikirkan keadaan Kenanga. Namun disisi lain dia takut kedua teman Kenanga ini mengetahuai jika dia khawatir dan menyukai Kenanga. Bhuana takut jika Kenanga menjauhi dia, padahal belakang ini mereka sering menghaiskan waktu bersama walaupun bersama untuk membahas kepanitian.
__ADS_1
Melihat perubahan wajah sang sahabat Andra bertanya pada dua gadis ini tentang keadaan Kenanga “Sakit apa? Terus gimana keadaan Kenanga sekarang?”
Mendengar pertanyaan Andra, Bhuana menoleh kearah temen Kenanga untuk mendengar jawaban mereka tentang kondisi Kenanga.
“Kata mamahnya tadi suhu tubuh Kenanga tinggi kak, mamahnya bilang nunggu siang kalau gak ada perubahan bakalan diajak ke rumah sakit” jawab Rora
Seketika perasaan Bhuana menjadi tidak karuan, mendengar jawaban Rora membuatnya memikirkan keadaan Kenanga. Gimana dengan Kenanga? Apakah separah itu demamnya? Batin Bhuana
“Nanti pulang sekolah kami mau jenguk dia kak, kalau kakak-kakak mau ikut silakan kak” ucap Megumi mengetahui perubahan raut wajah Bhuana.
“Boleh tuh, kita ikut aja sekalian liat keadaan Kenanga. Gimana Bhu mau gak?” jawab dan tanya Galih pada Bhuana.
Lama terdiam akhirnya Bhuana menjawab “Kalian aja deh, gue titip salam aja sama Kenanga”
Ketiga sahabat Bhuana menyeritkan alis heran dengan jawaban Bhuana, dalam keadaan seperti ini masih mementingkan ego.
“Gue pamit ke perpus aja ya ada yang harus gue cari nih” pamit Bhuana beranjak dari sana menuju ke perpus.
Melihat hal itu, mereka semua menghela napas dengan sikap yang Bhuana tunjukkan. Mereka terdiam lama memikirkan apa yang harus merek lakukan sekarang.
“Kak, apa bener kak Bhuana suka Kenanga? Kok kayaknya dia gak peduli gitu kalau Kenanga sakit?” tanya Megumi kesal dengan sikap Bhuana itu.
__ADS_1
“Bener kok, dia hanya bimbang sama pemikiran dia sendiri. Gue tau dia sebenarnya pengen ikut Cuma egonya dia tinggi makanya dia jawab gitu” jelas El pada kedua gadis itu
“Terus gimana kak, kakak-kakak jadi ikut gak?” tanya Rora pada mereka
Mereka saling tatap satu sama lain, mereka ingin ikut jika Bhuana juga ikut dengan mereka. Akhirnya mereka memikirkan ide untuk mengajak Bhuana menjenguk Kenanga.
“Gaes gimana kalau kita bilang aja kalau Kenanga sebenarnya suka sama Bhuana? Setidaknya kita bantu mereka untuk menyatakn perasaan masing-masing? Gue greget sama mereka, udah dekat tapi gak maju-maju, gimana menurut kalian?” ucap Galih menyampaikan idenya pada mereka.
“Nah gue setuju nih kayak gini, lama-lama greget juga. Kalian cewek-cewek gimana nih mau gak?” tanya El pada dua gadis yang ada didepannya.
“Hmm… gimana ya kak? Kami takut Kenanga marah tapi aku juga greget sih kak sama mereka” jawab Rora ragu
“Iyain aja yuk Ra, gue juga mau Kenanga bahagia. Siapa tau setelah dijenguk kak Bhuana dia jadi langsung sehat” tambah Megumi.
Lama berpikir akhirnya mereka setuju untuk mengatakan perasaan Kenanga pada Bhuana. Mereka menuju peprustakaan mencari keberadaan Bhuana.
🌸🌸🌸
*** Terimakasih sudah membaca cerita '7 Hari Bersama Senja' semoga ceritanya menarik untuk kalian baca. Jangan lupa tekan tombol like dan kasi saran pada kolom komentar yang, biat saya tambah semangat menulis.
Terimakasih 🌸🌸***
__ADS_1