
Pagi gaes” sapa Kenanga dengan senyum manisnya. Kenanga memutuskan untuk melupakan kejadian kemarin, dia memilih bertahan di samping Bhuana walaupun dia tau rasanya akan sangat menyakitkan. Tapi dia ingin disisi Bhuana walaupun hanya sebentar.
“Udah ceria lagi aja lo Nga” Megumi sangat heran dengan perubahan mood sahabatnya ini.
“Emang gue kenapa?” ucap Kenanga menggoda sahabatnya
“Gak tau Nga, sebahagia lo aja” ucap Megumi malas
Mendengar hal itu Kenanga tertawa melihat tingkah sahabatnya itu. Mereka duduk sambil bercerita-cerita hingga bel menghentikan kegiatan mereka.
***
“Nga maaf ya, lo jangan marah sama gue”
Kenanga menyeritkan alisnya heran dengan temannya ini, apa maksud Megumi ini. Perasaan Kenanga jadi tidak enak.
“Emang kenapa?”
“Gue kok sering ngeliat kak Bhuana sama si murid baru itu ya?”
“Lo liat dimana emangnya?” tanya Rora penasaran
“Gue liat di perpus sih kemarin”
“Gimana Nga?”
Kenanga bingung apa yang harus diucapkan pada sahabatnya itu. Sebenarnya dia tak ingin sahabatnya mengetahui jika Bhuana memang sering bersama murid baru itu.
“Gue gak tau juga mungkin teman lama kali, kalian kan tau kak Bhuana terkenal banget”
“Hmmm mungkin juga ya, tau ah bingung mending ke kantin aja”
“Yaudah yuk ke kantin aja” Kenanga sedikit lega karena sahabatnya tidak menanyakan lebih jauh tentang Bhuana.
***
“Duduk di pojok sana aja biar gue yang pesen, kayak biasa kan”
“Iyaaa Ra”
Mereka mencari duduk di pojok kantin, agak mereka tak terusik saat makan. Menunggu makanan datang tak ada pembicaraan diantara mereka. Mereka hanya sibuk dengan ponsel masing-masing.
...\~chat\~...
...Kak Bhuana...
__ADS_1
...Online...
Kamu dimana?
^^^Di Kantin kak,^^^
^^^Kenapa kak?^^^
Cariin tempat dong, bentar lagi aku nyusul
^^^Buat berapa orang kak?^^^
4 kayak biasanya
^^^Oke kak^^^
Read
Kenanga meletakan ponselnya dan bicara pada sahabatnya “Sisain tempat buat kak Bhuana sama temen-temen nya dong”
“Mereka mau kesini?”
“Katanya iya barusan gue di chat”
“Ini masih bisa buat empat orang kok”
Tak lama muncul empat orang anak laki-laki menuju meja mereka.
“Hai gaes, kita gabung ya” ucap Andra sambil mencari posisi duduknya
“Duduk aja kak gak apa-apa” ucap Megumi sambil melanjutkan makannya
“Maaf ya nunggu lama jadinya, tadi kami ada ulangan matematika”
“Gak apa kak, kita kan emang mau makan disini”
“Iya juga ya hehehe” Bhuana terkekeh pelan sambil mengusap lembut kepala Kenanga
Teman yang lain melihat itu hanya bisa tersenyum melihat kebahagiaan dua sahabatnya ini.
“Entar jadi pergi ya?”
“Gak tau kak hehehe” Kenanga ragu kali ini dengan Bhuana, dia tak mau lagi menunggu seperti kemarin.
“Nanti aku yang nunggu kamu, gak usah khawatir ya” ucapnya meyakinkan Kenanga.
__ADS_1
Kenanga balas dengan anggukan ringan dan mereka melanjutkan acara makan mereka.
***
“Haii sini”
Kenanga menoleh ke sumber suara yang memanggilnya. Seketika senyum terbit di bibirnya, hari ini Bhuana tidak melupakan janjinya.
“Kenapa bengong sih? Takut aku gak datang ya”
“Iyaaaa hehe”
Gemas dengan gadis di depannya, Bhuana mengacak rambut Kenanga pelan.
“Yaudah kita berangkat yuk? Mau pakai mobil siapa?”
“Aku aja deh kak, ehh tapi nanti kakak pulang gimana? Mobil kakak gimana?”
“Udah gak usah khawatir itu, nanti aku suruh temanku ambil mobil sekalian jemput nanti”
Kenanga mengangguk paham dan mereka menuju mobil Kenanga.
“Kak kita mau kemana?”
“Kemana ya enaknya?”
Kenanga mengerutkan dahi bingung dengan pertanyaan Bhuana, dia pikir mereka sudah tau mau kemana.
“Udah gak usah di kerutin gitu, jelek hahah”
Kenanga memajukan bibirnya kesal diledek oleh Bhuana.
“Malah makin lucu, aku udah tau kemana. Gimana kalau pantai?”
Kenanga menoleh ke arah Bhuana dengan mata berbinar “Beneran?”
Gemas dengan tingkah gadis di sampingnya dia mengacak rambut Kenanga “iya bener”
Mereka menuju ke pantai menikmati pemandangan di jalan tanpa suara.
***
🌸🌸🌸
*** Terimakasih sudah membaca cerita '7 Hari Bersama Senja' semoga ceritanya menarik untuk kalian baca. Jangan lupa tekan tombol like dan kasi saran pada kolom komentar yang, i saya tambah semangat menulis.
__ADS_1
Terimakasih 🌸🌸***