
Hari ini merupakan hari yng membahagiakan untuk siswa di sekolah ini, pasalnya seluruh guru sedang mengadakan rapat sehingga kegiatan belajar di tunda untuk sementara waktu. Ketika seluruh siswa menghabiskan waktu mereka di kantin, lain hal dengan Kenanga dia memilih menuju perpustakan untuk mencari buku yang bisa dijadikan referensi untuk tulisannya. Dia menemukan satu buku yang menarik lalu dia duduk di meja perpustakaan untuk membaca buku tersebut.
Saat tengah asik membaca buku dia dikejutkan dengan seseorang yang uduk disebelahnya. “Hai Kenanga ketemu lagi kita?” ucap orang tersebut
“Oh hh ha ii kak” ucap Kenanga gugup saat tau siapa yang berada disampingnya.
“Kok gak ke kantin?” tanyanya lagi
“I iini kak, aku lagi cari buku”
“Buku apa sih itu?”
“Ini buku karya sastra gitu kak, isinya bagus” ucap Kenanga sambil memperlihatkan bukunya pada Bhuana, ya laki-laki tadi adalah Bhuana pujaan hati Kenanga.
“Kamu suka buku karya sastra gini?” ucap Bhuana melihat Kenanga dengan satu alis terangkat.
Melihat respon Bhuana, Kenanga merasa apakah dia salah bicara “Kenapa kak kalau aku suka buku kayak gini?”
__ADS_1
“Gak kenapa sih, aneh aja gak biasanya cewek suka buku sastra begini biasanya kan cewek sukanya nonton serial gitu atau enggal novel modern gitu”
“Gak semua cewek gitu kak, aku buktinya” ucap Kenanga terkekeh pelan saat mendengar jawaban dari Bhuana
“Eh bisa ketawa juga ya kamu ternyata” ucap Bhuana ikut tertawa saat melihat Kenanga tertawa untuk pertama kalinya didekatnya.
“Ih apa sih kak, ya bisa dong aku kan manusia masak gak bisa ketawa sih” ucap Kenanga tanpa sengaja memukul lengan Bhuana dengan buku yang dia bawa. Menyadari hal tersebut Kenanga langsung menarik bukunya kembali. “Ehhh…. Maaf kak”
Bhuana yang juga kaget saat itu tersadar dan melihat respon Kenanga setelah itu ingin ketawa saja. Sebegitu menakutkankah dia dimata gadis ini “Hahaha gak apa-apa kok santai aja gak usah takut gitu aku gak gigit orang”. Setelah mengatakan itu Bhuana beranjak dari tempat itu dan tak lupa mengusap pelan rambut Kenanga.
***
Kenanga tengah duduk dengan teman-temannya di ruangan kelas, mereka tengah asik mendengar cerita Kenanga tentang apa yang terjadi tadi di perpustakaan sekolah. “Kalian harus tau gaes apa yang gue alami tadi diperpus”
“Emang lo kenapa Nga kayaknya senang banget gitu” ucap Megumi yang merasa sangat aneh dengan sahabatnya satu ini.
“Gue tadi habis ngobrol sama kak Bhuana di perpus, gue seneng banget” ucapnya dengan mata berbinar dan penuh semangat.
__ADS_1
Mendengar hal itu kedua sahabat Kenanga saling tatap-tatapan dan menaikkan satu alisnya bingung dengan tingkah sahabatnya itu. “Sebahagia itu lo Nga?” ucap Rora menimpati
“Bukan sebegitu bahagianya tapi gue bener-bener bahagia. Kalian tau apa yang terjadi lagi, dia ngusap rambut gue astaga rasanya gue gak mau cuci rambut sebulan” ucap Kenanga kembali sambil menujukkan rambut yang Bhuana sentuh tadi.
“Lebay banget lo Nga baru diusap rambut doang” ucap Megumi kembali karena jengah dengan sikap sahabatnya ini.
“Lo gak tau rasanya Gumi, ini rasanya beda tau”
“Yaudah terserah lo aja deh, gue ikut senang” ucap Megumi akhirnya.
Merekan pun hanya dapat melihat dengan pasrah kelakuan sahabatnya yang lagi berbahagia itu.
🌸🌸🌸
*** Terimakasih sudah membaca cerita '7 Hari Bersama Senja' semoga ceritanya menarik untuk kalian baca. Jangan lupa tekan tombol like dan kasi saran pada kolom komentar yang, biat saya tambah semangat menulis.
Terimakasih 🌸🌸***
__ADS_1