Unexpected Loves By Kim Honey

Unexpected Loves By Kim Honey
Bab 2


__ADS_3

Ini bukan tentang ego tapi ini tentang pilihan. Banyak yang mengatakan bahwa pilihan mu hari ini adalah apa yang akan kamu tuai dikemudian hari. Ini hidupmu, bukan hidup mereka jadi jangan biarkan orang lain menyetir hidupmu untuk sampai di tujuan akhir karena pada dasarnya ada beberapa orang yang memiliki niat buruk dalam hidupmu dan bisa jadi ia akan menyetirnya menuju tempat atau akhir yang buruk.


Sesaat setelah rapat selesai mereka semua sudah berpamitan pulang menyisahkan Alvaro, Calista dan Aldo.


Setelah membereskan semua perlengkapan Calista melirik pada Aldo yang merupakan sepupu Calista.


"Do, ayo pulang semua sudah beres nih" ajak Calista


"Bentar Cal, gue ambil tas dulu ya sama Alvaro." kebetulan mereka beda kelas


"Oke deh." singkat Calista.


,"Nah sudah siap tinggal tunggu Al dulu Cal" kata Aldo saat ia Kembali lebih dulu mengambil tasnya


"eh eh tunggu dulu kok Al ikut sih?" protes Calista


"memang kenapa sih Cal? " tanya aldo


"hmm nggak apa-apa sih. ok gue duluan ya, gue tunggu lo di depan gerbang aja sambil jalan - jalan juga." jelas Calista


,"sipp deh gue tungguin Al dulu"

__ADS_1


"ok. jangan lama." singkat Calista.


setelah mengatakan itu Calista berlalu meningglakn Aldo yang sedang menunggu alvaro dan beberapa saat kemudian Alvaro datang.


Menepuk punggung Aldo "hai, kok lo cuma sendiri Calista mana?"


"Udah jalan dari tadi katanya mau nunggu depan gerbang tapi seprtinya ia bosan deh jadi pasti udah jalan kaki tuh anak lagian lo tuh lama banget" protes Aldo


"Sorry kan gue ke toilet dulu lagian lo ngga cegah Calista keluar sendiri bahaya kali kalau dia ada yang culik gimana?" jawab Alvaro


"Hahah Apaan ngga usah lebay deh, mana ada yang mau culik nenek lampir kaya dia bisa-bisa habis mereka denger celotehannya plus wajah sinisnya." gelak Aldo


"hahah iya lo tuh bener banget. But ayo buruan nanti kita kena omelannya dia yang ngga bisa diukur Panjang kali lebar."


"Ayo." kedua lelaki tanpan itu bergegas ke parkiran menuju mobil Alvaro. Dan benar saja Calista sudah keluar berjalan kaki.


Di depan jalan sana sudah ada seorang gadis yang menunggunya di tepi jalan sambil memberenggut kesal.


alvaro menepikan mobilnya di samping Calista ia menurunkan kaca mobilnya


"hai Cal ayo masuk." tegur Alvaro

__ADS_1


dengan alis terangkat wajah heran "ngapain?" tetap lanjut jalan.


"ya ngantar lo pulanglah apalagi," mengikuti Calista dari belakang.


Dengan sedikit usaha alvaro menepikan mobilnya di samping Calista lagi "ayo buruan gih masuk" membuakan pintu mobil depan untuk Calista.


"nggak nggak, kenapa kamu sih ? Aldo mana?" awas ya do dalam hati memberenggut.


Dari kursi belakang Aldo muncul , "hai cal heheh" sambil menyengir "gue di sini ayo buruan masuk".


"nggak mau. kok lo di situ sih? motor lo mana ?" protesnya


sebelum aldo menjawab alvaro langsung memotongnya.


"Motor aldo ada di rumah gue tadi pagi setelah ngatar lo dia ke rumah gue dulu so supaya lebih simple gue nyuruh dia simpan mtornya di rumah nanti pulang bareng aja lebih simple kan?" jelas Alvaro Panjang lebar


"nggak. Aldo buruan ambil motor lo gue tungguin di sini." dengan wajah jengkel


"apa-apaan sih lo cal tinggal ikut doang lagian kita nggak berdua aja ingat kita bertiga ya jadi nggak usah takut". protes Alvaro


So what will happen ? apakah Calista akan ikut bareng mereka?

__ADS_1


__ADS_2