Unexpected Loves By Kim Honey

Unexpected Loves By Kim Honey
Bab 7


__ADS_3

Hari menjelang malam Calista menuju rumah Aldo. Tidak berselang lama ia pun sampai. Sama seperti sebelum-sebelumnya Calista akan berteriak di depan rumah Aldo.


"Aldoooooo." si yang punya nama tidak keluar-keluar padahal biasanya ia akan langsung keluar melempar sesuatu. Hmmm tumben Aldo ngga keluar apa dia nggak di rumah ya. Tanya Calista didalam hatinya.


Coba lagi deh. sambil mengetik pintu "Al....... varo, mata Calista membulat dan mendadak jantungnya berdebar kencang. "Kok, kok Lo yang buka pintu sih. Gue nggak salah rumah kan. Bentar-bentat deh gue cek dulu. Eh bener ini rumah Aldo. Ngapain, ngapain Lo di sini?" Rasanya Calista ingin kabur saja. Bagaimana tidak ia selalu menghindari Alvaro tapi takdir seakan selalu berusaha mempertemukan mereka.


"Ngapai gue di sini? ya mau mainlah. Ngapain Lo yang sensi, kan ini rumah Aldo bukan rumah Lo" menunjuk Calista dengan senyum mengejek.


Calista baru akan membalas Alvaro tapi mama Aldo datang bersamaan dengan Aldo dari arah dapur.


"Eh ada nak Calista, sini masuk dulu nak. kenapa tinggal di depan pintu?" tanya mama Aldo pada Calista yang sejak tadi berdiri di depan pintu.


"iya tumben. Ngapain Lo tinggal di situ? biasanya langsung nyelonong masuk aja kalau sudah teriak." sambung Aldo


Sambil menunjuk Alvaro Calista mengadukannya pada mama Aldo. "Gara-gara dia ni Tan saya ngga bisa masuk."


Melihat Calista memberengut kesal, terlihat menggemaskan di mata Alvaro. Dalam hati Alvaro"Cal, kok Lo imut banget sih" . sedetik setelah ia menyadari apa yang diucapkannga ia langsung memukul pelan kepalanya, membuat Calista, Aldo dan mamanya heran.

__ADS_1


"kenapa Lo? sakit kepala?" tanya Calista bingung dengan sikap aneh Al


"iya, kenapa Lo Al? terpesona melihat Calista?" membuat dua orang itu melotot bersamaan.


"cieeee yang kompak banget" ledek Aldo


" Aldooooo!" teriak mereka bersamaan lagi dan berhasil mengundang gelak tawa Aldo dan senyum Tante Sarah.


"Sudah-sudah, ayo nak masuk dulu Cal." ajak Tante Sarah


"Aldo tuh Tan, gangguin Mulu." adu Calista


"Btw, itu apa Cal di tangan Lo? dari tadi Lo pegang trus, ngga pegal tuh tangan?" tanya Alvaro


"Cieee yang perhatian banget" ejek Aldo lagi


Calista mendengar itu langsung menoleh pada Tante Sarah. "Aldo sudah! Oya Apa yang kamu bawa itu nak?"

__ADS_1


"Hehe maaf Tante hampir lupa tadi ini ada kiriman masakan lauk dari mama katanya untuk Tante tapi gara-gara ada manusia menyebalkan jadi lambat deh ngasih ke Tante." Calista melirik ke Alvaro sebelum ia kembali menatap Tante Sarah


"Wah pasti enak Cal, mama kamu memang juara deh kalau masak. ayo langsung saja ke dapur kita siapkan menu makan malamnya."


"Ayoo Tante saya temani sebelum saya pulang ke rumah." kembali menggandeng tangan Tante Sarah .


Karena ruang keluarga dan ruang makan terhubung, memudahkan Alvaro yang tengah menunggu di depan televisi memperhatikan Calista dan Tante Sarah menyiapkan makan malam. Aldo yang menyadari itu langsung berdehem "hmm, Calista cantik ya Al?"


"Iya!" jawab Al spontan tanpa ia sadari membuat di orang yang bertanya tadi tertawa.


"Akhirnya Lo ngakuin juga." setelah mendengar jawaban Alvaro, Aldo langsung bangun dan ingin menghampiri Calista. "Cal, gue punya berita penting buat Lo." belum sempat berdiri sempurna Al sudah menarik baju Aldo dan mengancamnya.


"Aldo awas Lo ya Do bilang ke Calista tentang yang tadi. Lagian gue nggak sadar beg*. Muka Al sedang menahan malu sekarang.


" Haha Nggak janji gue. Kecuali, Lo ngabulin permintaan gue" si licik Aldo memanfaatkan situasi dan kondisi


"Apaan? nggak mau gue." tolak Al

__ADS_1


"Cal, itu si Al uuu....., Aldo berteriak dan langsung dibekap mulutnya oleh Alvaro.


__ADS_2