Unexpected Loves By Kim Honey

Unexpected Loves By Kim Honey
Bab 3


__ADS_3

karena Aldo tidak ingin Calista marah lagi ia pun menasehati sahabat. "ya udah gih Al, ayo buruan ke rumah lo."


"tapi gimana dengan Calista?" melihat Calista yang sedang menekuk wajahnya kesal


"udah nggak apa-apa, lo kan tahu seberapa keras kepalanya tuh anak." melihat Calista yang juga tengah menatapnya kesal


"gue dengar ya Do" protes Calista karena merasa tidak dianggap ada


"iya iya. Lo tunggu di sini jangan kemana-mana! Gue sama Al pulang dulu, trus jemput Lo lagi kita pulang bareng. awas ya Lo kemana-mana." ancam Aldo karena dia tahu bagaimana sifat dari Calista sebenarnya.


"Iya bawel. Buruan gih". Calista menyuruh mereka seperti mengusir ayam


Tidak lama setelah itu mobil Alvaro melaju kencang tanpa memedulikan dan pamit pada Calista.


"apa-apaan dia langsung pulang saja, pamit dulu kek." Calista bertambah kesal karena Alvaro meninggalkannya tanpa mengatakan apapun.


Meninggalkan Calista di jalanan, di dalam mobil sport itu kini terjadi keheningan. Dengan wajah yang bingung Aldo menelisik wajah Alvaro yang tengah menahan kekesalan. untuk mengurangi kebosanan dia mencoba mengganggu.


"hmm.. hmm..." Aldo berdehem tapi Alvaro tetap saja mengabaikannya.


"ukhukk... ukhukk.. Al, Lo mau buat kita mati barengan ?" protes Aldo saat ia tengah minum tapi mobil yang ditumpanginya dengan kecepatan penuh direm mendadak.


Alvaro menoleh "jangan lebay deh Do." dengan muka datar ia lanjutkan menyetir "ada kucing tadi yang tiba-tiba menyebrang." sambungnya.


"ya kan Lo bisa pelan-pelan, baju gue basah nih" protes Aldo yang sedang membersihkan bajunya yang terkena air.


"iya maaf. Gitu aja marah" setelah itu keheningan terjadi lagi dan membuat Aldo yang berada di belakang tertidur.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian mereka akhirnya sampai.


Alvaro yang keluar lebih dulu


" Do kita udah sampai ayo turun". ajak Al


Aldo yang tengah tertidur tidak mendengar seruan Alvaro. Alvaro yang tengah fokus masuk dalam rumah tanpa sengaja telah mengunci mobilnya. Ia kira Aldo sudah keluar.


beberapa menit berlalu Aldo merasa kepanasan, saat ia sadar akan membuka pintu ternyata terkunci.


"Al, dasar Lo ya.. bukain gue. Gue kekunci nih" teriak Aldo dari dalam mobil sambil menggedor-gedor pintunya.


sedang Alvaro yang sudah mengganti baju turun ke ruang tamu mencari Hpnya.


"dimana sih Hp gue?" tanyanya dalam hati. lama berpikir ia baru teringat oh perasaan dia meninggalkannya di mobil.


Dengan api di atas kepalanya yang menyala-nyala ia mengepalkan tangannya dan beberapa detik kemudian memukul lengan Alvaro dengan keras.


"aww.........apaan sih lo Do? " sang biang masalah tidak merasa bersalah


"aww, aww," Aldo meledek Alvaro sambil melangkah keluar dari mobil. "minggir Lo" menggeser kasar Alvaro


"Lo kenapa sih? heran gue. Lo ketularan Calista ya ?" menebak


"Gue kenapa, gue kenapa?" dengan nada kesal ia menjelaskan. menunjuk Alvaro "Lo kunciin gue di dalam mobil bego! Telat sedetik gue udah jadi mayat hidup"


Menepuk jidat "hahah sorry gue kira Lo udah ikut keluar tadi."

__ADS_1


"Sudah keluar, sudah keluar. nyatanya gue terjebak di dalam. " Masih tidak terima dengan apa yang dialaminya Aldo masuk ke dalam rumah mengambil minum.


"Aldo pelan-pelan nak minumnya" Aldo menoleh melihat wanita anggun di belakangnya


"heheh Tante, maaf Tan habisnya anak Tante hampir ngebunuh saya di mobil" jelas Aldo


"Alvaro ngapain kamu? bilang sama Tante nanti tante hukum dia." mama Alvaro menenangkan


sebelum Aldo menjawab Alvaro sudah masuk.


"nggak apa-apa mah dia hanya terjebak di mobil beberapa menit, dianya aja yang lebay"


"Beberapa menit, tapi itu hampir ngebunuh gue."


"Astaga Al minta maaf nggak?" mama Al melotot ke anaknya


"Iya deh ma, Aldo maaf ya dan..... Lo buruan deh jemput Calista sebelum dia mencincang hidup-hidup Lo".


"Calista siapa do?" tanya mama Alvaro


"Calon mantu Tante." jawabnya spotan menggoda Alvaro


dari atas Alvaro berteriak. " Aldooo, jangan fitnah gue"


"hahah dasar gengsi.


oiya tan, saya pamit dulu." tawa Aldo sebelum pamit

__ADS_1


"ah iya, hati-hati nak." mama Alvaro Bingung melihat interaksi absurd anaknya bersama sahabatnya itu


__ADS_2