
Viola bersama mommy dan daddy nya pergi ke rumah grandma, Viola pamit pada grandma karna besok dia akan berangkat ke USA untuk melanjutkan kuliah S2, Viola sengaja mempercepat keberangkatannya karna dia tak mau lagi bertemu dengan Louise.
"grandma, besok Viola berangkat ke USA melanjutkan S2, Vio akan selalu kangen Dengan kue buatan grandma."
"Oya,,, wah cucu grandma sungguh hebat, kalau kangen sama kue grandma, belajarlah bikin kue saat di sana."
"iya grandma, Viola akan belajar bikin kue, walaupun rasanya tak sama seperti punya grandma"
Viola paling di sayang sama grandma, karna Viola cucu perempuan sendiri di keluarganya, 2 lagi cucu laki-laki.
menjelang sore hari, Viola serta mommy dan Daddy pamit pulang ke rumah, mereka pulang karna Vio mau menyiapkan keperluan untuk besok.
"Vio, tidak perlu bawa barang yang banyak, yang penting-penting saja di bawa, karna sampai di sana pasti beli lagi yang baru."
"iya mommy"
"besok setelah kamu berangkat, malamnya mommy dan Daddy akan terbang ke Indonesia."
__ADS_1
"di Indonesia mommy dan Daddy akan tinggal di mana.?"
"Daddy mempunyai rumah pribadi di Indonesia, jadi tak perlu khawatir, lagian karna Daddy seorang rektor di sana, Daddy di berikan rumah dinas untuk di tinggali, tapi Daddy memilih untuk tinggal di rumah pribadi Daddy."
"iya mommy, Vio pasti merindukan kalian, apalagi rumah ini, rumah ini penuh kenangan"
"iya benar, rumah yang penuh dengan kenangan. mommy dan Daddy akan menetap di Indonesia, dan rumah ini sudah ada yang beli, mungkin besok atau lusa orangnya pindah ke sini."
"iya mommy.! mommy Viola istirahat duluan ya karma besok Viola berangkat jam 8 pagi."
Viola bangun pagi-pagi sekali, Viola membersihkan diri, makeup tipis dan menguncir rambutnya, sekali lagi Viola memeriksa semua barang-barang yang akan dia bawa, " semua sudah lengkap ". mommy dan Daddy mengantar Viola ke bandara tetapi sebelumnya Viola mampir ke rumah sakit, memberikan surat pengunduran diri yang telah dia buat sebelumnya, Viola masuk dari depan pintu lobby dengan buru-buru menuju ruangan HRD.
"pagi Fika"
"maaf aku tidak kerja hari ini, aku hanya ingin menyerahkan surat pengunduran diri"
"Surat pengunduran diri.? dokter Viola kenapa mengundurkan diri.?"
__ADS_1
Viola tidak menjawab, hanya tersenyum pada Fika. "baiklah, itu hak kamu, mau menjawab atau tidak, saya terima surat ini ya.!" Fika menerima surat pengunduran diri Viola. "Terimakasih Fika, saya permisi ya" akhirnya Viola bergegas keluar dari ruangan Fika, Viola buru-buru ke mobil karna takut bertemu dengan Louise. Viola memakai syal dan kacamata sehingga orang-orang yang berada di lobby rumah sakit tidak mengenalnya.
Viola tiba di bandara, berpelukan sama mommy dan Daddy-nya.
"jaga kesehatan di sana, rajin-rajinlah kasih kabar, biar mommy dan Daddy tidak khawatir "
"iya mommy, Vio akan selalu memberi kabar."
pesawat yang akan di tumpangi Viola 20 menit lagi akan berangkat.
"mommy Daddy, sudah waktunya Viola berangkat, Vio pergi dulu ya"
"iya sayang"
mereka berpisah di bandara, akhirnya Viola berangkat juga, itulah yang dia mau. saat di dalam pesawat Viola menangis, menangis mengingat kejadian yang menimpanya malam itu. Viola bertekad untuk melupakan kejadian saat itu, dia ingin membuka lembaran yang baru di tempat yang baru.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1