
Pagi harinya Viola bangun lebih dulu, di lihatnya wajah tampan suaminya, "sayang, ayok bangun, mandi dan bersiaplah ke kantor.".. dengan mata yang masih terpejam Louise berkata "apa kamu lupa honey, kalau aku pemilik sekaligus CEO di dua perusahaan.?".. Viola hanya tersenyum dan beranjak dari kasur.. dengan cepat Louise menahan tangan Viola " mau kemana honey.?".. aku mau mandi sayang, sudah waktunya untuk ke kantor."..
kamu melupakan morning kiss untukku.".. Viola tertawa melihat tingkah suaminya, baiklah tapi setelah itu kamu mandi dan bersiap untuk ke kantor.".. oke honey."..
setelah memberikan morning Kiss mereka mandi bersama dan sekali lagi melakukannya di kamar mandi, Louise tak pernah bosan melakukannya bersama istrinya karena dia ingin istrinya segera hamil.
honey kamu aku antar ke rumah sakit ya, setelah itu aku ke perusahaan XANDERS GLOBAL ENGINEERING, ada metting pukul 9 nanti. "ya sayang.".. selesai mengantar Viola, Louise pergi ke kantor XANDER GLOBAL..
Viola memasuki lobby rumah sakit, selalu menyapa para Dokter dan perawat yang berpapasan dengan, bahkan banyak perawat yang menyukai Viola karena dia satu-satunya dokter yang ramah pada siapapun di rumah sakit itu. tapi perawat dan sebagian dokter tidak mengetahui jika Viola istri dari Pemilik Rumah sakit itu.
__ADS_1
Viola masuk dalam ruangannya dan mengecek berkas-berkas pasien yang akan dia operasi, Viola tidak di ijinkan untuk operasi yang berat, karena Louise ingin dia punya banyak waktu untuk bersama istrinya.
tok tok tok,, "Masuk." jawab viola.. permisi dok, pesan dari Dokter Charlos agar segera tangani pasien korban kecelakaan. "baiklah, saya akan ke sana segera.".. "Lilis siapkan ruang operasi, dalam waktu 10 menit ya." Lilis asisten dokter Viola.. baik Dok".. Viola bergegas ke ruangan operasi, setelah semua perlengkapan operasi steril, Viola mulai melakukannya.. operasi memakan waktu kurang lebih 5 jam, hingga Viola melewatkan jam makan siang.
Louise berkali-kali menelfon Viola tapi tidak di angkatnya "mungkin dia sedang sibuk." gumam Louise...
setelah selesai operasi pasien korban kecelakaan, Viola mengajak teamnya untuk makan bersama di resto dekat rumah sakit. tiba di rumah sakit Viola mengecek handphone nya karena dia yakin Louise pasti menelfon dirinya. dan benar saja, Louise menelfon nya berkali-kali.
sementara Viola makan bersama teamnya, Louise datang ke resto untuk memastikan jika istri tercintanya benar-benar makan. "honey..." .. sayang.." jawab Viola, semua teamnya kaget dengan ucapan Louise dan Viola.. Viola berdiri dari meja dan mengecup bibir suaminya.
__ADS_1
kenapa tidak bilang kalau mau datang, aku bisa pesankan makanan sekalian.'.. aku sudah makan tadi sayang, aku cuma ingin memastikan kalau istri cantik ku.sedang makan bersama teamnya." Viola tersenyum malu.. ya sudah, di lanjutkan lagi makannya, aku tunggu di kantor ya.?".. ya sayang." Louise kembali mencium bibir viola. setelah Louise pergi, teamnya bertanya pada Viola dan Viola menjawabnya "Louise suamiku dan kami sudah menikah." Viola menjawab dan tersenyum..
Viola dan team kembali ke kantor, "Lilis, aku ke ruangan suamiku, jika ada yang mencari ku.segera hubungi aku ya.?" baik Dok.".. Viola berjalan menuju ruangan suaminya di lantai 21.. "tok tok tok,, sayang." Louise melihat istrinya masuk ke dari balik pintu. Louise berdiri dari kursinya dan menyambut Viola di depan pintu. Louise memeluk Viola dengan mesra dan berkata "aku merindukanmu sayang.".. tiap hari bertemu masih saja rindu, aneh." kata Viola dengan tawanya. "aku ingin bercinta denganmu sayang, di sini, di ruangan tempat aku beristirahat." Viola melihat wajah Louise untuk meyakinkan kata-katanya.. "kamu yakin sayang, aku takut akan banyak yang mendengar suaraku dan suaramu." Viola berkata denga wajah yang serius.. "hahaha,, wajahmu kenapa seperti itu sayang.?"... aku tidak becanda Louise.".. oke,, oke,, aku serius, ruang kerjaku kedap suara, apalagi ruangan tempatku beristirahat lebih kedap suara."
Louise mengendong Viola ala bridal style dan membawanya ke ruang istirahat. Louise menc"m dari bibir turun hingga ke leh"r.. Viola bahkan tidak sadar jika pakaiannya sudah terlepas semuanya.
Louise membuat Viola Mendes"h dan menggeliat seperti cacing kepanasan. Louise mengis"p daerah yang sangat di senangi nya, bukit kembar yang putih mulus itu, daerah yang paling di senangi Louise. setelah pu"s bermain di sana, Louise turun hingga di lembah yang membuatnya ter candu-candu. Louise mema"inkan Li"hnya, hingga Viola mende"ah dengan kuatnya, dan tak tahan Louise langsung memas"kan senjata pamungkasnya ke dalam goa Viola.
permainan berakhir hampir malam, dan Viola yang menyuruh untuk menghentikannya karena dia lelah dan minta segera pulang ke rumah.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...