V I O L A

V I O L A
BAB - 23


__ADS_3

Viola pulang lebih awal dari rumah sakit, tiba di mansion, Viola mencari Louise tapi Louise tidak berada di sana "dia kemana.? handphone nya tidak aktif, di kantor tidak ada, aku sendiri tidak punya nomor Erick." gumam Viola.. viola pulang di antar rekan dokter cewek..


Viola membersihkan dirinya dan setelah itu dia menunggu Louise, sambil menunggu Louise pulang ke mansion, Viola membuat kue kesukaannya di dapur bersama maid.


pukul delapan malam Louise tak kunjung pulang, bahkan Viola telah menunggunya sejak sore tadi, Viola makan malam sendirian di mansion, karena sudah ngantuk, Viola memutuskan untuk istirahat lebih dulu.


Louise pulang sudah tengah malam, saat masuk dalam kamarnya, Louise melihat viola sudah tertidur di kasur. Louise membersihkan dirinya dan ikut bergabung bersama Viola di kasur empuknya.


menjelang pagi Viola bangun dari tidurnya dan melihat Louise tidak berada di sampingnya, "apa semalam dia tidak pulang.? aku yakin dia marah padaku." Viola segera bangun dan mandi, setelah itu dia bersiap untuk ke rumah sakit, turun ke lantai bawah Viola tidak sempat sarapan karena ingin segera menemui Louise di rumah sakit.

__ADS_1


viola mengunakan taksi online yang di pesannya.


sampai di rumah sakit, apel pagi telah usai, Viola langsung naik ke ruangan louise untuk mencarinya tapi Louise tidak berada di ruangannya "Louise kemana.? kenapa dia menghindar dariku.?" akhirnya Viola kembali ke ruangannya.


Ternyata Louise selalu memperhatikan gerak gerik Viola melalui Cctv, Louise tahu jika Viola mencarinya baik di mansion ataupun di rumah sakit. Louise sengaja melakukannya agar Viola tahu suaminya itu sedang marah padanya, tapi di satu sisi Louise juga sedang sibuk mengurus proyek pada perusahaan Xander Global Engineering.


"kalau kamu marah bilang padaku, jangan menghindari ku seperti ini, rasanya sungguh sangat tidak enak Louise." Viola kembali memeluk Louise dengan erat.. "seperti inilah jika kamu bekerja di rumah sakit, kamu tidak akan punya banyak waktu untukku, untuk keluarga kita Viola.".. mmmm, aku tahu Louise, baiklah jika mau mu seperti itu, aku akan turuti, tapi jangan menghindar lagi dariku.?" kata Viola dengan sedikit manja pada Louise. Louise hanya tersenyum saat memeluk Viola. ya sudah, aku mandi dulu.".. Viola hanya mengangguk, mencium bibir Louise dan melepaskan pelukannya pada Louise.


selesai mandi dan berganti pakaian, Louise duduk bersama Viola di sofa "aku lapar honey, temani aku makan di bawah.".. let's go sayang.".. Viola memegang tangan Louise dan turun ke lantai bawah, Louise hanya tersenyum melihat tingkah istrinya itu.

__ADS_1


Louise makan di temani viola, setelah makan Louise mengajak Viola untuk duduk di ruang tengah, mereka berbincang sambil menonton film kesukaan Viola "honey, kamu boleh bekerja tapi jika waktunya untuk pulang maka kamu harus pulang, aku tak ingin kamu lembur atau berlama-lama di rumah sakit.".. Viola yang tadinya berbaring di paha Louise, seketika bangun dan menatap wajah Louise. "jangan khawatir sayang, aku akan melakukannya, aku akan pulang tepat waktu." Viola mencium bibir Louise dan Louise menahan pinggul Viola agar lebih merapat padanya. "sayang, jangan di sini, malu di lihat maid"...


Louise tersenyum dan membawa Viola ke kamar "ayok kita lanjutkan di kamar.".. Louise mengoda Viola dan Viola hanya tertawa mendengarnya.. "sayang, beberapa hari di rumah sakit aku tak pernah melihat Lisa.. "Lisa.? siapa Lisa.?".. dia dokter di bagian UGD, setahuku dia dulu pernah..., akh sudahlah jangan di bahas lagi, lagian sudah lewat.".. Louise penasaran dengan yang di katakan Viola. ayok kita lanjut bercerita di kamar honey, aku ingin mendengar ceritamu."..


Sampai di kamar, Viola melanjutkan ceritanya pada Louise dan sejak itu Louise tahu, Viola ke apartemen Charlos karena mendapatkan pesan dan malam itu juga Louise yang mengambil keperawanan Viola.


"maafkan aku atas kejadian dulu Honey..".. Louise meminta maaf pada Viola atas kejadian dulu yang di lakukan Louise pada Viola. Viola memeluk Louise dan mencium bibir Louise. "aku sudah memaafkan mu sejak dulu Louise." Louise mencium bibir viola terus menerus hingga terjadilah malam yang panas.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2