
"mommy Daddy,.Viola berangkat kerja ya.?"
"kenapa buru-buru.? sarapan dulu."
"Vio, buru-buru karna mau ketemu Fika HRD."
"ya sudah, hati-hati di jalan"
"ya mommy"
Viola ke rumah sakit buru-buru karna ingin membuat surat pengunduran diri dan menyerahkan ke ruang HRD, Viola tidak berniat untuk bertemu dengan Presdir ataupun Charlos, malah Viola ingin menghindar dari kedua pria tersebut.
sampailah Viola di rumah masuk, Viola datang lebih dulu, ruangannya masih sepi, kesempatan untuk Viola membuat surat pengunduran diri. setelah membuatnya Viola menaruhnya di dalam tas kerjanya.
"selamat pagi Viola."
"pagi dok"
"Vio, hari ini kita ada jadwal operasi jam 9 pagi, dan ada 4pasien yang akan kita operasi hari ini."
"baik Dok."
bel apel berbunyi menandakan semua dokter dan perawat untuk berkumpul, arahannya langsung dari Presdir,Viola yang berdiri di belakang tidak kelihatan sama sekali, sengaja Viola memilih untuk berdiri di belakang agar tidak melihat wajah Presdir dan memang Viola tak ingin menampakan wajahnya di depan Presdir.
apel selesai Viola bergegas kembali ke ruangan nya.
"Vio, kamu sudah sarapan, ayok sarapan sama-sama"
"belum dok"
"ayok kita ke kantin"
sikap Charlos ke Viola seperti biasa, memberikan perhatian yang lebih, karna memang Charlos menyukai Viola. dan Viola berusaha untuk menghindar dari Charlos sejak mendengar suaranya di telpon.
sampai di kantin, memilih menu makan sesuai selera masing-masing.
mereka berdua duduk di pojok karna itu tempat favoritnya Charlos.
"Vio,,,sebentar malam kamu ada acara.?"
"tidak dok."
"sebentar malam aku ada acara, maukah kamu menemaniku."
"baiklah dok"
"apa kamu sakit Vio, kamu irit bicara pagi ini"
"tidak dok, hanya saja binggung mau bilang apa,hehehe"
"hahaha, kamu ini ada-ada saja."
"ya sudah, habisi makanannya"
merekapun kembali ke ruangan setelah menghabiskan makanannya.
sementara di ruangan Presdir Louise sedang sibuk menandatangani berkas dokumen.
"Tuan akan ada meeting bersama para petinggi rumah sakit pukul 10"
"ya, persiapkan semuanya"
"baik tuan."
"Erick, tolong pesankan bunga untukku"
"bunga.? untuk siapa.?"
"untuk seseorang."
"baiklah Tuan."
di ruangan operasi, Viola dengan serius melihat bagaimana proses operasi yang di lakukan Charlos, walaupun hanya sebagai asisten dokter tapi Viola dapat mempelajari semuanya dengan baik. operasi selesai pukul.11 siang dan masih ada beberapa operasi lagi yang akan mereka lakukan, Charlos mengajak Viola makan di resto langganannya.
"Viola, ayak kita makan siang bersama"
__ADS_1
"aku makan di kantin saja dok"
"Viola."
"baiklah dok."
Viola terpaksa menuruti permintaan Charlos.
sesampainya di resto mereka memesan makanan seperti biasa mereka makan dan tidak lupa selalu duduk di pojok.
"Viola, aku perhatikan dari pagi sampai sekarang ini kamu selalu berdiam diri, bahkan duduk selalu sendiri"
"aku tidak apa-apa dok"
"beneran.?"
"atau kamu berusaha menjauh dariku.? karna dari pagi kamu selalu menghindar.
Viola jawab seperti biasa seakan tidak terjadi apa-apa.
"aku beneran tidak apa-apa dok."
tidak lama kemudian, masuklah wanita cantik dan seksi di dalam Resto itu, duduk di meja yang telah di pesan sebelumnya. charlos melihat kearah wanita itu dan hanya tersenyum, Viola mengikuti arah mata Charlos.
"dokter mengenalnya.?" charlos menoleh ke arah Viola dan tersenyum.
"ya, aku mengenalnya dan saya rasa dia telah janjian sama seseorang."
arah pandangan mereka teralihkan saat Louise memasuki resto itu dengan membawa bunga. Louise memeluknya dan mencium pipi wanita itu.
Viola hanya melihat dan hanya tersenyum.
"apa itu kekasihnya Presdir.?"
"iya, yang ku dengar seperti itu"
"mereka sedang menjalin kasih."
"OOO..."
charlos dan Viola keluar dari resto, tapi sebelum keluar Charlos singgah di meja Louise. dan Louise pura-pura kaget akan kehadiran mereka berdua.
"wah, kalian makan siang di sini juga" padahal Louise telah mengetahui mereka berdua makan di resto ini.
"iya, kami makan siang di sini, tapi sudah selesai, kami balik dulu, kalian lanjutkan makan siangnya"
Viola hanya tersenyum ke arah wanita yang duduk bersama Louise.
"kamu apa kabar Charlos.?"
"seperti yang kamu lihat"
"kami permisi balik duluan."
"Viola, sebentar malam aku jemput ya."
"iya Dok"
"sebentar pulang kerja kita ke butik, aku mau beli baju sekalian dengan punyamu juga, dan jangan lupa dandalah yang cantik karna banyak orang penting yang akan hadir di pesta nanti"
"baiklah dok."
waktunya pulang kerja, Charlos mengajak Viola untuk membeli baju di butik langganannya.
"tolong pilihkan baju yang cocok untuknya, jangan yang terlalu seksi ataupun terbuka, pilihlah yang elegan."
dapatlah baju yang pas dengan Viola, dan Viola sangat menyukai gaun itu.
pulanglah mereka, karna acara akan di mulai pukul 8 malam, masih ada sisa waktu 2 jam dari sekarang untuk Viola membersihkan tubuh dan berdandan.
malam ini, Viola benar-benar sangat cantik, gaun yang di pilih terlihat sangat pas di tubuh Viola bahkan sangat elegan, makeup bold soft dan rambut yang di gerai.
charlos menjemputnya tepat waktu, Charlos melihat penampilan Viola dari ujung kaki hingga ujung rambut, "perfect" hanya itu kata yang keluar dari bibir Charlos.
Viola naik ke mobil dan mereka berdua pergi ke acara tersebut " Charlos " ini acara apa.?
__ADS_1
"aku lupa memberitahumu, ini acara tunangan Louise." Viola kaget, bahkan tak percaya Louise akan bertunangan. Viola kembali berdiam.
sesampainya di gedung acara, mereka berdua masuk, Charlos mengandeng tangan Viola dengan mesra, bahkan memperkenalkan Viola kepada rekan-rekan pengusaha lainnya.
"Lisa..."
charlos menoleh kearah Viola, dan mengikuti arah mata Viola. charlos seketika cuek dengan kehadiran Lisa.
"charlos, itu lisa kan.?"
"iya" jawab Charlos singkat..
"aku pengen ke sana.?"
"kamu di sini saja, temani aku, kalau dia perlu, pasti dia kesini"
"baiklah"
charlos semakin mempererat pegangan tangannya pada Viola, Viola hanya memperhatikan gerak-gerik Charlos dan Lisa.
"kenapa Charlos begitu cuek pada Lisa.? sebenarnya apa yang terjadi" ucap Viola dalam hati.
acara di mulai, Louise dan Miranda di persilahkan untuk naik ke podium, waktunya acara pemakaian cincin, mereka berdua saling memakaikan cincin di jari manis. Louise memakaikan cincin tapi matanya menatap ke Viola, Viola melihatnya sekilas dan beralih ke charlos.
selesai memakaikan cincin, acara di lanjutkan dengan makan bersama.
"setelah Louise bertunangan, kita akan segera menyusulnya." ucap Louise pada Viola, Viola hanya paksa tersenyum untuk charlos. karna Viola tak mau menyakiti hati Lisa.
"hai Viola,hai dokter Charlos" Viola berbalik melihat siapa yang menegurnya.
"OOO,,,hai Lisa." ucap Viola seperti biasa, bahkan Viola mulai menjaga jarak dengan Lisa, tidak seperti dulu lagi. charlos melihat Lisa hanya biasa saja, bahkan terkesan cuek.
"lama tidak ketemu ya."
"ya" ucap Viola dan tersenyum ke Lisa..
"apa kabarmu Viola.?"
"baik-baik saja lisa" Viola tersenyum..
"kapan-kapan kita nongkrong yuk.?"
"kalau ada waktu ya." ucap Viola seadanya.
"Vio, ayok kita ke Louise dan tunangannya.?"
"iya Charlos, Lisa aku permisi sebentar"
Lisa melihat perlakuan Charlos begitu lembut pada Viola, membuat dia marah tapi di tahan olehnya. charlos hanya menganggap Lisa teman tidurnya dan tak lebih karna Lisa yang lebih dulu mengoda Charlos hingga terjadilah adegan wik wik di antara mereka.
"Louise, selamat atas pertunangan kalian berdua"
"ya, terimakasih banyak" Charlos menjabat tangan pada Louise dan Miranda.
"Miranda, kenalkan ini calon tunanganku"
"benarkah itu Charlos.? dia sangat cantik Charlos."
Viola hanya tersenyum saat mereka membicarakannya. Louise terus melihat kearah Viola, Viola melihat kearah Louise sambil menaikan alisnya, seakan memberitahu Louise kalau dia sudah punya kekasih. Louise hanya memberi tatapan dingin untuk Viola.
"baiklah, kami berdua pamit pulang karna ini sudah larut."
"iya, terimakasih sudah datang ke acara kami" ucap Miranda.
charlos hanya menganggukkan kepalanya.
charlos mengantar Viola pulang kerumah "masuklah kedalam dan beristirahatlah, besok kita ketemu lagi di rumah sakit"
"baiklah Charlos, kamu hati-hati pulangnya"
"ya'.
Viola masuk dalam rumahnya tapi mommy dan Daddy nya sudah beristirahat, Viola naik ke kamarnya membersihkan diri dan wajahnya kemudian beristirahat.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1