V I O L A

V I O L A
BAB - 27


__ADS_3

Viola seharian sibuk di rumah sakit, banyak pasien yang di operasinya, hingga malam hari..


"Bu Dokter, Dokter Charlos ingin menemui anda.".. suruh lah masuk Lilis." jawab Viola..


baik Bu Dokter..


"maaf menganggu.".. kata charlos..


"tidak sama sekali, silahkan duduk dokter Charlos', bagaimana dokter Charlos, ada yang bisa di bantu.?" tanya Viola...


"mengenai Louise.".. Viola yang awalnya sedang memeriksa laporan, tiba-tiba menoleh ke arah Charlos dan segera menutup laporan yang di pegang nya.


"kenapa dengan Louise.?" tanya Viola..


"aku mendengar dari teman-teman kuliah dulu kalau Louise sering mengajak mereka berkumpul di club' Nine teen. apa kamu mengetahuinya Viola.?"..


"aku tak ingin mendengar tentang Louise dokter Charlos, lebih baik tidak menyebut namanya dan itu akan membuatku semakin tenang." kata Viola...


"tapi sebaiknya kamu harus tahu Viola.!?" setelah berpikir lama dan bujukan dari Charlos akhirnya Viola mau mendengarkan cerita tentang Louise..


"baik, ceritakan lah yang kamu ketahui."

__ADS_1


"Louise sering ke club' bersama teman-teman kuliah, Louise ke sana karna mantannyai bekerja di club' tersebut, dulu Louise sangat mencintai dia bahkan mungkin sampe sekarang Louise masih mencintai dia. yang aku dengar Louise mengeluarkan dia dari club' itu dan sekarang bekerja pada perusahaan Louise XANDER GLOBAL ENGINEERING, dan dia di tempatkan sebagai sekertaris CEO, Louise menempatkan dia di sana.".. Charlos menjelaskan dengan panjang lebar... Viola bahkan tak sanggup lagi mendengarkannya, dia menutup telinga nya dan menangis.


"cukup Charlos, cukup.. aku sudah tahu semua tentang Louise, aku hanya pura-pura tidak mengetahuinya.. dan terimakasih untuk informasinya, sekarang keluarlah, biarkan aku sendiri."


charlos keluar dari ruangannya, Viola kembali menangis .. "sakit,,, benar-benar sakit.. Tuhan,, Mampukan aku untuk selalu kuat hadapi semua ini." Viola menangis hingga terjatuh di lantai akibat tak mampu lagi untuk berdiri.


charlos kembali masuk ke ruangan Viola dan melihat Viola terduduk di lantai sambil menangis. "ini nomor handphone Lisa, hubungi dia jika kamu ingin mencari tahu lebih detail lagi." setelah memberikan nomor Lisa Charlos pergi meninggalkan Viola sendiri..


Viola mengambil nomor Lisa dan menyimpannya di dalam tas, Viola merapikan dirinya dan berjalan pulang ke rumahnya.


tiba di mansion pukul sembilan malam, dan Louise belum ada di mansion, Viola naik ke kamar, dia membersihkan dirinya lalu beristirahat.


lagi-lagi Louise bangun dan tidak melihat Viola di sampingnya, Louise bergegas mandi dan bersiap untuk ke rumah sakit.


selama perjalanan ke rumah sakit, Louise menelfon Viola tapi handphone tidak aktif. tiba di rumah sakit, Louise berjalan menuju ruangan istrinya tapi tidak ketemu karena Viola sedang berada di ruang operasi.. Louise hanya menitipkan pesan pada perawat agar Viola segera menghubunginya.


Viola keluar dari ruang operasi dan berjalan kembali ke ruangannya. "maaf Bu dok, pak Presdir tadi mencari ibu dokter dan berpesan agar segera menghubungi Pak Presdir. Bu.".. Viola hanya tersenyum dan mengangguk..


Viola duduk di kursinya dan terus memikirkan ucapan Charlos, di ambilnya kertas yang bertuliskan nomor handphone Lisa. Dan Viola menghubunginya.


"hallo Lisa, aku Viola."..

__ADS_1


"hai Vio, apa kabarmu.?" tanya Lisa..


"aku tidak terlalu baik." jawab Viola...


"maksud kamu apa Vio."


"tidak ada, kabarku baik dan kamu.?


"kabarku juga baik."


"Lisa, bisakah kita bertemu.?"


"boleh Viola,.besok datanglah ke rumahku."


"baiklah, besok aku akan datang ke rumah mu."


"aku tutup telponnya ya, bye"


"bye Vio.."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2